Senin, 10 Agustus 2026

Kornas: Pembakaran Rumah Hakim Khamozaro Waruwu Adalah Teror terhadap Negara

Administrator
Rabu, 05 November 2025 12:08 WIB
Kornas: Pembakaran Rumah Hakim Khamozaro Waruwu Adalah Teror terhadap Negara
Istimewa
JAKARTA | Kongres Rakyat Nasional (Kornas) menilai pembakaran rumah milik Hakim Adhoc Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Medan, YM Khamozaro Waruwu, sebagai tindakan teror terhadap negara. Teror tersebut disebut bukan hanya serangan pribadi terhadap hakim, tetapi juga serangan terhadap simbol keadilan dan kedaulatan hukum di Indonesia.

"Pelakunya adalah teroris, dan mereka adalah musuh negara. Pemerintah berkewajiban menangkap para teroris, sutradara, dan aktor intelektual di balik tindakan keji ini," tegas Sutrisno Pangaribuan, Presidium Kornas sekaligus Presidium Perkumpulan Semangat Rakyat Anti Korupsi (Semarak), dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (5/11).

Menurut Sutrisno, ancaman terhadap keselamatan Hakim Khamozaro dan keluarganya merupakan ancaman terhadap kedaulatan negara. Karena itu, penanganan kasus ini tidak boleh hanya dilakukan di tingkat Polsek Sunggal, tetapi harus diambil alih oleh Mabes Polri.

"YM Khamozaro Waruwu tengah menangani kasus besar dugaan korupsi proyek jalan di Sumatera Utara yang diduga melibatkan orang besar. Negara wajib melindunginya," ujar Sutrisno.

Teror Terkait Kasus Korupsi

Kornas menduga pembakaran rumah hakim ini memiliki keterkaitan langsung dengan perkara korupsi yang tengah disidangkan. Sutrisno menyebut, setiap pihak yang pernah menyerang atau mengancam hakim tersebut secara terbuka perlu ditelusuri jejak digitalnya.

"Tidak ada teror tanpa perencanaan matang. Semua berawal dari perang kata-kata, hingga akhirnya berujung pada aksi pembakaran," tegasnya.

Ia menambahkan, serangan ini diduga kuat merupakan bentuk upaya pembungkaman terhadap hakim yang berani mengungkap kebenaran dalam sidang kasus korupsi jalan di Sumut.

Baca Juga:
Desakan kepada Presiden dan Kapolri

Untuk memastikan penegakan hukum dan keselamatan aparat penegak hukum, Kornas dan Semarak menyampaikan lima sikap tegas:

1. Presiden RI Prabowo Subianto diminta memberi jaminan proteksi negara bagi seluruh hakim, dan memerintahkan penangkapan segera terhadap para pelaku dan otak di balik pembakaran rumah Hakim Khamozaro Waruwu.

2. TNI AL dan Marinir diminta turut menjaga keamanan para hakim yang tengah menangani perkara korupsi besar yang melibatkan penyelenggara negara atau pihak berpengaruh.

3. Negara wajib melindungi seluruh hakim dan warga negara yang berani melawan korupsi, karena korupsi adalah kejahatan luar biasa.

Baca Juga:
4. Presiden Prabowo diminta memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas semua pelaku, termasuk aktor intelektual di balik aksi teror.

5. Kornas menyerukan dukungan nasional untuk seluruh hakim tipikor agar tidak takut dan tetap tegas memerintahkan jaksa membuka penyidikan baru berdasarkan fakta persidangan.

"Sebagai bangsa yang menjunjung hukum, kita harus berdiri di belakang hakim-hakim berintegritas. Tidak boleh ada yang dibiarkan sendirian menghadapi tekanan para koruptor," tandas Sutrisno.

Gerakan nasional pun digelorakan melalui tagar #SaveHakimKhamozaro dan #SaveHakimTipikor sebagai bentuk solidaritas masyarakat terhadap aparat penegak hukum yang berani melawan mafia korupsi.rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
POLRESTABES MEDAN DIDUGA LAKUKAN "PEMBELOKAN" PENANGANAN PERKARA?

POLRESTABES MEDAN DIDUGA LAKUKAN "PEMBELOKAN" PENANGANAN PERKARA?

MENYIKAPI KONDISI GLOBAL, KETUA UMUM PNPI SYAMSUL RIZAL MENDORONG PEMERINTAH MEMPERKUAT SISTEM DAN INFRASTRUKTUR INTELIJEN NEGARA

MENYIKAPI KONDISI GLOBAL, KETUA UMUM PNPI SYAMSUL RIZAL MENDORONG PEMERINTAH MEMPERKUAT SISTEM DAN INFRASTRUKTUR INTELIJEN NEGARA

Diduga Berdiri di Lahan Sawah Dilindungi dan Tanpa PBG, Perumahan Paya Gambar Residence  Jadi Sorotan

Diduga Berdiri di Lahan Sawah Dilindungi dan Tanpa PBG, Perumahan Paya Gambar Residence Jadi Sorotan

Ketum PP PNPI: Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Kunci Mewujudkan Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ketum PP PNPI: Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Kunci Mewujudkan Amanat Pasal 33 UUD 1945

Dentuman Maut di Grand Polonia: Rumah Mewah Luluh Lantak, 4 Orang Terjebak di Reruntuhan, 6 Korban Luka

Dentuman Maut di Grand Polonia: Rumah Mewah Luluh Lantak, 4 Orang Terjebak di Reruntuhan, 6 Korban Luka

Tim Keamanan PTPN I Regional 1 Tindak dan Laporkan 7 Terduga Penambang llegal di Lahan Negara

Tim Keamanan PTPN I Regional 1 Tindak dan Laporkan 7 Terduga Penambang llegal di Lahan Negara

Komentar
Berita Terbaru