Jumat, 25 September 2026

Jangan Intervensi Soliditas Musda XI GOLKAR Sumut

Administrator
Minggu, 01 Februari 2026 10:13 WIB
Jangan Intervensi Soliditas Musda XI GOLKAR Sumut
Istimewa

Medan - Wakil Ketua Korbid Politik DPD Partai GOLKAR Sumut, Riza Fakhrumi Tahir, mengingatkan semua pihak tidak mengintervensi soliditas Musda XI Partai GOLKAR Sumut.

"Siapapun jangan intervensi soliditas kader Partai GOLKAR bermusda. Sepekan terakhir kami telah membangun kebersamaan dan soliditas untuk menyukseskan Musda XI Partai GOLKAR Sumut. Saya harapkan semua pihak agar menghormati soliditas yang telah kami bangun," kata Riza kepada wartawan.

Musda XI Partai GOLKAR Sumut dilaksanakan di Medan pada 31 Januari s/d 2 Februari 2026. Musda ini, selain diikuti Pengurus DPP Partai GOLKAR, DPD Partai GOLKAR Sumut dan 33 DPD Partai GOLKAR kabupaten dan kota, juga dihadiri utusan Dewan Pertimbangan, Ormas Pendiri dan Didirikan serta organisasi sayap Partai GOLKAR.

Mengutip sumber-sumber di internal Partai GOLKAR Sumut, hingga tadi malam, hanya satu bakal calon ketua yang memenuhi syarat, yakni Andar Amin Harahap. Anggota DPR RI ini mengantongi 33 suara dari 39 suara yang diperebutkan. "Saya dapat informasi, hanya Andar yang memenuhi syarat sebagai calon Ketua GOLKAR Sumut. Jika informasi ini benar, maka sangat besar peluang Andar terpilih sebagai ketua secara aklamasi," ujarnya.

Riza mengimbau agar kader-kader GOLKAR di Sumut tidak mau diprovokasi untuk bertindak di luar kewenangan dan pemahamannya, apalagi jika provokasi dari pihak luar GOLKAR. "Tidak tertutup kemungkinan pihak luar ingin menggangu Musda XI. Kalau kami di internal sudah solid. Modusnya bisa beragam. Bahkan, ada pula yang mau menggugat ke Mahkamah Partai GOLKAR. Ini indikasi tidak bagus," ujarnya.

Dia juga mengungkap menerima pesan WA dari seorang teman, ada pihak yang akan menggugat ke Mahkamah Partai GOLKAR (MPG) jika hasil verifikasi dokumen pencalonan diumumkan ke publik karena hal itu dinilai melanggar Juklak No. 02/2025 tentang Pelaksanaan Musda Partai GOLKAR. Politisi senior ini memersilahkan jika ada yang ingin menggugat ke MPG, karena hal itu hak konstitusional setiap kader.

Riza menjelaskan, pencalonan seseorang menjadi ketua, diproses di steering committee (SC) Musda. Setiap dokumen pencalonan diverifikasi oleh SC. Selesai verifikasi, maka hasilnya diumumkan. Pengumuman hasil verifikasi merupakan bagian dari proses pencalonan. Juklak No. 02/2025 menginstruksikan SC untuk mengumumkan hasil verifikasi. "Jadi, kalau SC mengumumkan hasil verifikasi, sudah sesuai Juklak. Tidak ada yang dilanggar. Kalau tidak diumumkan justru melanggar Juklak," katanya.

Ketua KOSGORO 1957 Sumut 2021-2026 ini mengimbau agar pihak-pihak yang ingin mengganggu Musda dan hasil-hasilnya untuk mengurungkan niatnya. "Jangan ada pihak-pihak yang memaksakan kader memersoalkan Musda dan hasil-hasilnya. Pasti gagal. Saya berada di depan menghadapi para pengganggu GOLKAR," kata Riza.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ini Selengkapnya Daftar Nama 186 Pengurus DPD Golkar Sumut Periode 2026–2031

Ini Selengkapnya Daftar Nama 186 Pengurus DPD Golkar Sumut Periode 2026–2031

Resmi Jadi Sekretaris Golkar Sumut, Viktor Silaen Hadapi Tantangan Konsolidasi

Resmi Jadi Sekretaris Golkar Sumut, Viktor Silaen Hadapi Tantangan Konsolidasi

Golkar Sumut Gelar Pleno Perdana, 186 Pengurus Baru Mulai Konsolidasi

Golkar Sumut Gelar Pleno Perdana, 186 Pengurus Baru Mulai Konsolidasi

SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025–2030*

SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025–2030*

Ketum GARUDA 08 Syamsul Rizal Apresiasi Kinerja Menko Perekonomian Ir. Airlangga Hartarto

Ketum GARUDA 08 Syamsul Rizal Apresiasi Kinerja Menko Perekonomian Ir. Airlangga Hartarto

Balitbang Partai Golkar Luncurkan Buku General Check-Up Keuangan Negara, Dorong Pemahaman Sistemik atas Anggaran Publik

Balitbang Partai Golkar Luncurkan Buku General Check-Up Keuangan Negara, Dorong Pemahaman Sistemik atas Anggaran Publik

Komentar
Berita Terbaru