Jumat, 03 April 2026

SD Negeri 060786 Jalan Purwo Medan Timur Kerap Disatroni Maling

Administrator
Sabtu, 01 Oktober 2022 06:07 WIB
SD Negeri 060786 Jalan Purwo Medan Timur Kerap Disatroni Maling
MEDAN | Halomedan.co
Untuk kesekian kalinya, aksi pencurian kembali terjadi di sekolah SD Negeri 060786 Jalan Purwo, Kecamatan Medan Timur. Atas peristiwa itu, barang milik investaris sekolah lenyap digondol maling.
Pihak sekolah dinaungi Dinas Pendidikan Kota Medan (Pemko Medan) yang merasa dirugikan melaporkan kasus pencurian inventaris sekolah itu ke Polsek Medan Timur.
“Atas kejadian ini, pihak sekolah merugi puluhan juta atas kehilangan TV LED 32 Inc, Printer, AC, Pintu besi kantor Kepsek, Loudspeaker werless sebagai pengeras suara upacara, tas koper rainbow dari ruangan Kepsek,” ujar Kepsek SD Negri 060786, Rohana Barus Spd, Sabtu (1/10/2022) pagi.
Ali Udin Siregar selaku Guru Olahraga di sekolah itu kepada wartawan mengatakan, pencurian itu diduga terjadi tadi malam, sewaktu hujan mengguyur kota Medan dan sekitarnya.
“Diduga lebih satu orang pelakunya atau kalaupun satu orang pasti pakai alat seperti becak, karena barang yang diangkutnya banyak,” kata Ali Udin, sambil menunjukan bukti laporan polisi Nomor : STTLP / 516 / IX / 2022 / SPKT / Polsek Medan Timur.
Lanjut Kepsek, pihak sekolah mengetahui pencurian itu sewaktu memasuki halaman sekolah sekira pukul 07.00 WIB. Pagi tadi begitu tiba di sekolah, Ali Udin bertemu dengan guru kelas 1 ibu Herni Pane, Spd yang melihat pintu kantor Kepsek sudah raib.
“Sudah beberapa kali aksi pencurian disini. Kami sudah mengajukan proposal ke Perkim dari Pemko Medan agar memberi bantuan untuk memasang pagar besi dan juga tembok yang rusak agar lebih nyaman dari aksi pencurian,” aku Rohana Barus Spd dengan penuh harapan.
Sementara, Ali Udin seorang guru mengajar  olah raga menceritakan, kalau tempatnya mengajar itu kerap dijadikan sasaran empuk maling. Sebab, kejadian serupa bukan kali pertama.
“Sudah beberapa kali sekolah ini menjadi sasaran aksi pencurian. Aksi pencurian juga pernah terjadi beberapa waktu lalu. Maling menggasak pagar besi sekolah sepanjang 15 meter. Pencurian itu telah di laporkan ke Polsek Medan Timur, namun pelakunya belum terungkap. Bahkan laporan polisi juga dibuat karena sepeda motor guru sekolah hilang di halaman sekolah SD 060786.
Kemudian sambungnya, pada Selasa (1/2/2022) lalu sekitar pukul 03.00 dini hari, pelaku pencurian dengan mudahnya masuk ke halaman sekolah dikarenakan samping kanan sekolah tidak lagi memiliki pagar besi karena hilang dicuri.
“Untuk laporan polisinya sudah ada 3 kali, termaksud kehilangan sepeda motor guru di halaman sekolah. Kalau yang lain banyak tapi tidak dilaporkan, karena sudah terlalu sering,” bilangnya dan kembali menunjukan bukti lapor terdahulu Nomor : STTLP / 481/ VII / 2020 / Restabes Medan / Sek. Medan Timur.
Selain itu, sambung Ali Udin, kondisi pagar besi yang telah hilang semakin memicu aksi pencurian di sekolah dengan mudah. Bahkan, kini halaman sekolah jadi lokasi pedagang Tuak dengan seringnya ditongkrongi para pemabuk.
“Kami pun jadi resah, sudah ada 3 sepeda motor hilang disekolah ini bahkan lektop dan inventaris sekolah sebelumnya juga pernah kehilangan. Ditambah lagi sering ramai orang nongkrong di halaman sekolah karena ada penjual Tuak. Kami sudah larang, tapi mereka nggak menggubris,” bilangnya.
Abdul Muis Tanjung (64) seorang tukang pangkas yang sudah puluhan tahun membuka usaha pangkasnya di sebelah sekolah tersebut mengaku, SD Negeri 060786 mengaku memang sekolah itu kerap menjadi sasaran pencuri.
Sampai-sampai suatu saat ia pernah melihat orang lain yang hendak mencuri pagar besi sekolah dengan cara merusak dan memotong besinya. “Naik angkot pelakunya, saya melihatnya lalu saya tegur, kemudian pria itu kabur,” terangnya.
Dirinya menduga pelaku pencuri besi pagar sekolah itu menggunakan becak atau mobil sebagai alat angkut. “Saya tau dulu pagar ini besi, mungkin ini dicuri waktu malam, dan saya siang membuka pangkas disini,” tutur Abdul Muis sembari menunjuk ke tempat usahanya yang bersebelahan dengan pagar sekolah.
Bukan hanya pihak sekolah, beberapa orangtua yang menyekolahkan anaknya di SD Negeri 060786 juga kerap mendengar kemalingan di sekolah itu. Orang tua murid juga menilai, adanya tembok pagar beton di depan sekolah yang nyaris runtuh sangat membahayakan anak-anak dan para siswa. Sebab, tembok beton nyaris tumbang termakan usia.
“Ini karena sudah lama, jadi butuh diperbaiki ulang. Kalau tidak segera dibangun dan diperbaiki, kita takutkan memakan korban,” ujar Muhammad Suhendri Sitepu salah seorang wali murid yang anaknya duduk di kelas 3 SD Negeri 060786 tersebut.
Menanggapi laporan itu, Kapolsek Medan Timur Kompol Rona Tambunan, SIK menegaskan akan segera melakukan penyelidikan guna mengungkap dan menangkap pelakunya. “Kami upayakan segera mengungkapnya,” tegas Rona. (W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga Meninggal, Ketua Pewarta Melayat dan Berikan Bantuan

Warga Meninggal, Ketua Pewarta Melayat dan Berikan Bantuan

Bakopam Bersama Polda Sumut Sukses Gelar Desiminasi Pemilu Damai 2024 di Kota Sibolga

Bakopam Bersama Polda Sumut Sukses Gelar Desiminasi Pemilu Damai 2024 di Kota Sibolga

Kapolsek Tegaskan tidak Ada Judi Tembak Ikan di Wilkum Polsek Delitua

Kapolsek Tegaskan tidak Ada Judi Tembak Ikan di Wilkum Polsek Delitua

Polda Sumut Atensi Kasus Pelemparan Bom Molotov Ke Rumah Wartawan di Pancur Batu

Polda Sumut Atensi Kasus Pelemparan Bom Molotov Ke Rumah Wartawan di Pancur Batu

GKN di Pemukiman Padat Penduduk, Satresnarkoba Polrestabes Medan Tangkap Pengedar Narkoba

GKN di Pemukiman Padat Penduduk, Satresnarkoba Polrestabes Medan Tangkap Pengedar Narkoba

Polres Madina Bakar Ganja Hasil Operasi Oktober- Desember 2023

Polres Madina Bakar Ganja Hasil Operasi Oktober- Desember 2023

Komentar
Berita Terbaru