Kepsek SMP N 1 Labuhan Deli, Indrasyah Disebut Sebut Mark Up Baju Batik dan Olahraga Siswa Tahun Ajaran Baru 2022
MEDAN | Halomedan.co
Kepala Sekolah SMP Negri 1 Labuhan Deli, Indrasyah Sitompul disebut sebut melakukan dugaan mark up baju batik dan olah raga siswa Tahun Ajaran Baru 2022.
Dugaan mark up dilakukan Kepsek SMP Negri 1 Labuhan Deli dari desas desus yang didapat melalui masyarakat dan orang tua murid.
Menurut informasi adanya dugaan mark up, Kepsek SMP Negri 1 Labuhan Deli mematokan harga baju batik dan olahraga kepada orang tua murid dengan harga yang disinyalair sangat fantastis.
Harga baju batik dan Olahraga juga Topi dan Dasi Siswa yang harus dibayarkan oleh orang tua murid kepihak sekolah dikabarkan sangat mahal yakni sebesar Rp 350.000,’.
Sedangkan, dari investigasi yang dilakukan wartawan di Pasar/Pajak Pandu, untuk harga Baju Batik Kemeja Tangan Pendek Rp 61.000,’ sedangkan Baju Batik Kemeja tangan Panjang Rp 68.000,’. Untuk Baju Kaos Olahraga dengan sanlon disesuaikan dengan sekolah, harga sepasang dengan celana Rp 80.000,”.
Dan bila dikalkulasikan dari harga yang dibeli pihak sekolah dari pasar/pajak dengan yang harus dibayarkan orang tua murid, harganya cukup fantastis. Apa lagi pihak sekolah tidak dibenarkan ada melakukan kerjasama dengan pihak lain terkait baju batik dan olahraga siswa.
Namun, pihak sekolah SMP Negri 1 Labuhan Deli, terkesan ada dugaan melakukan mark up harga yang disinyalir mendapat keuntungan besar dari penjualan baju batik dan olah raga siswa.
Kepala Sekolah SMP Negri 1 Labuhan Deli, Indrasyah Sitompul yng dikonfirmasi melalui voa WhatsApl terkait dugaan mark up baju batik dan olahraga siswa sejak kemarin, Selasa (20/12/2022) hingga sekarang, Rabu (21/12/2022) belum ada memberikan klarifikasi.
Baca Juga: