Jumat, 21 Agustus 2026

Terkait Teror Ketua Ferari Batubara, Tim Polres Sedang Bekerja

Administrator
Sabtu, 31 Desember 2022 03:01 WIB
Terkait Teror Ketua Ferari Batubara, Tim Polres Sedang Bekerja

BATUBARA | Halomedan.co
Terkait kasus teror pecah kaca depan dan samping mobil Fortuner B 1612 PK milik Ketua Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari) Kabupaten Batubara Helmi Syam Damanik SH, polisi terus memburu orang tak dikenal (OTK).
Kasat Reskrim Polres Batubara AKP Jhon Heber Tarigan SH menjelaskan, kasus perusakan itu, personil Sat Reskrim sudah turun langsung kelapangan usai menerima informasi kejadian.
“Untuk kasus ini kita sudah turun langsung ke objek tempat kejadian pada saat itu, dan melakukan penyidikan. Sudah mencari CCTV yang berada di seputaran tempat kejadian dan sudah dilakukan,”jawab Jhon Heber Tarigan dihadapkan wartawan, Jum’at (30/12/22) petang, di Aula Bayangkari Mapolres Batubara.
Jhon Heber Tarigan juga menjelaskan, saat ini Satreskrim sedang lidik dari keterangan saksi-saksi.
“Kami berupaya maksimal untuk kasus terungkap. Cepat atau lambatnya itu tergantung rizki juga. Tapi kami di tim Satreskrim Polres Batubara sedang bekerja. Kita sudah mengambil beberapa CCTV yang ada,”terang Tarigan.
Peristiwa teror pengerusakan pecah kaca depan dan samping mobil Fortuner B 1612 PK milik Ketua Ferari Batubara Helmi Syam Damanik, di Desa Empat Negeri Kecamatan Datuk Lima Puluh,Kabupaten Batubara, Kamis (29/12/22) sekira pukul 03.40 Wib.
Kemudian dilaporkan sesuai Laporan Polisi Nomor LP/EV/850/X11/2022/5PKT/POLRES BATUBARA /POLDA SUMATERA UTARA, Kamis (29/12/22) sekira pukul 22.50 Wib.
“Tadi malam sepeluang dari Pengadilan Tinggi (PT) Sumut, saya buat laporan resmi ke SPKT Polres Batu Bara,”kata Helmi.
Ia berharap pengaduannya secepatnya diproses dan mengungkap kasusnya serta menemukan dua terduga pelaku.
Melihat kondisi mobil sepertinya kedua pelaku melakukan merusak menggunakan benda keras seperti palu besi. Sehingga  kaca depan dan samping mobil miliknya pecah berantakan.
“Kejadiannya berlangsung cepat. Karena saat mendengar suara pecahan kaca, saya sempat mencoba melihat situasi diluar rumah dan hanya melihat sekilas. 2 orang berboncengen mengendarai sepeda motor,”sebut Helmi.
Ia juga mengaku telah mencurigai beberapa orang yang diduga kuat terlibat melakukan pengerusakan tersebut. Aksi perusakan bisa jadi merupakan upaya teror, yang berkaitan dengan profesinya sebagai penegak hukum yang berada di luar pemerintahan.
Dugaan tersebut semakin kuat, lantaran pelaku tak mengambil satupun barang yang ada di dalam mobil. Dari peristiwa itu, Helmi mengalami kerugian sekitar Rp.10 juta. (Jo)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
KPK Amankan Uang Rp1,5 Miliar di Bogor, Enam Pejabat Dikabarkan Diperiksa

KPK Amankan Uang Rp1,5 Miliar di Bogor, Enam Pejabat Dikabarkan Diperiksa

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

GPIB Immanuel Kunjungan Ke Masjid Agung

GPIB Immanuel Kunjungan Ke Masjid Agung

Rakor SPPG Se-Sumatera Utara, Ombudsman RI : Tutup Permanen SPPG Sebabkan Keracunan, Tidak Punya IPAL dan SLHS

Rakor SPPG Se-Sumatera Utara, Ombudsman RI : Tutup Permanen SPPG Sebabkan Keracunan, Tidak Punya IPAL dan SLHS

Bank Sumut Hadirkan Smartcash, Dukung Transformasi Digital Transportasi Publik BRT Mebidang

Bank Sumut Hadirkan Smartcash, Dukung Transformasi Digital Transportasi Publik BRT Mebidang

Aceh dan Sumatera: Modal dan Penyangga Keberlangsungan Republik

Aceh dan Sumatera: Modal dan Penyangga Keberlangsungan Republik

Komentar
Berita Terbaru