Minggu, 22 Maret 2026

Polda Sumut Minta Maaf ke Iskandar, Salah Tangkap di Pesawat Garuda Gegerkan Publik

Administrator
Kamis, 16 Oktober 2025 16:03 WIB
Polda Sumut Minta Maaf ke Iskandar, Salah Tangkap di Pesawat Garuda Gegerkan Publik
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan.ist

HALOMEDAN.COM – MEDAN | Insiden salah tangkap yang menimpa Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar, dalam penerbangan Garuda Indonesia rute Kualanamu – Soekarno Hatta, kini menjadi perhatian serius Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut). Aparat kepolisian yang sempat mengamankan Iskandar karena dugaan keterlibatan judi online, kini menyatakan kesalahan tersebut murni akibat kekeliruan identitas.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (15/10/2025) di Bandara Kualanamu, saat aparat mengidentifikasi nama yang mirip dengan seorang tersangka dalam daftar pencarian orang (DPO). Iskandar yang kala itu hendak bertolak ke Jakarta, diturunkan paksa dari pesawat Garuda GA 193, meski pihak maskapai telah menyatakan keberatan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, secara terbuka menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang menimbulkan keresahan publik ini.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Iskandar dan keluarga atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami akui adanya kekeliruan dalam proses identifikasi, dan akan melakukan evaluasi menyeluruh," ujarnya saat konferensi pers, Kamis (16/10/2025).

Menurut Ferry, penindakan terhadap DPO dilakukan berdasarkan data yang tersedia, namun dalam kasus ini, kesamaan nama dalam manifest penerbangan menjadi penyebab utama kekeliruan.

Baca Juga:
Sementara itu, Iskandar menyampaikan kekecewaannya kepada media. Ia menilai tindakan aparat terlalu gegabah dan mempermalukan dirinya secara publik. Bahkan menurutnya, pihak Garuda Indonesia sudah menolak permintaan aparat, karena tidak sesuai dengan prosedur keamanan penerbangan.

"Saya bukan penjahat. Saya dipaksa turun dari pesawat tanpa dasar yang jelas. Ini bukan hanya memalukan, tapi juga mencemarkan nama baik saya," ungkap Iskandar.

Pihak Garuda Indonesia juga membenarkan bahwa insiden itu terjadi tanpa prosedur hukum yang lengkap. "Kabin sudah steril. Tidak bisa sembarangan masuk, apalagi tanpa surat resmi," ujar Andri, salah satu manajer operasional Garuda.

Kasus ini memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, terutama karena menyangkut prosedur hukum dan perlindungan hak sipil. Polda Sumut menyatakan akan melakukan evaluasi internal terhadap SOP penangkapan, serta menegaskan komitmennya untuk menjunjung asas kehati-hatian dan profesionalisme dalam setiap tindakan penegakan hukum.rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polda Sumut dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Stabilkan Harga Jelang Idulfitri

Polda Sumut dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Stabilkan Harga Jelang Idulfitri

Kapolda Sumut Buka Puasa Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi dengan Media

Kapolda Sumut Buka Puasa Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi dengan Media

Silaturahmi Kapolda Sumut dengan Media, Pererat Sinergi Sambut Idul Fitri 1447

Silaturahmi Kapolda Sumut dengan Media, Pererat Sinergi Sambut Idul Fitri 1447

Kapolda Sumut Lakukan Tes Urine Serentak Tindaklanjuti Instruksi Kapolri dalam Rapim 2026

Kapolda Sumut Lakukan Tes Urine Serentak Tindaklanjuti Instruksi Kapolri dalam Rapim 2026

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers

Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta Panen Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 Di Wilayah Hukum Polres Solok Kota

Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta Panen Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 Di Wilayah Hukum Polres Solok Kota

Komentar
Berita Terbaru