Medan, —
Wakil Bupati Kabupaten Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, S.S., menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kapasitas akademik dengan mengikuti bimbingan tugas akhir di Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Senin (23/2).
Lom Lom Suwondo tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Magister Manajemen UNPAB. Kehadirannya di kampus bukan dalam kapasitas sebagai pejabat daerah, melainkan sebagai akademisi yang tengah menyelesaikan tahapan akhir studi pascasarjana.
Bimbingan berlangsung dalam suasana diskusi ilmiah bersama dosen pembimbing, Dr. Kiki Farida Ferine, S.E., M.Si. Diskusi tersebut turut dihadiri oleh dosen pascasarjana Dr. Erwansyah, S.E., M.M., yang memberikan penguatan akademik terhadap substansi penelitian.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari jajaran pimpinan akademik. Kepala Pusat Riset, Inovasi, dan Kerja Sama UNPAB, Dr. Hasrul Azwar Hasibuan, S.E., M.M., hadir memberikan dukungan terhadap proses riset yang dijalankan. Selain itu, Kepala Urusan, Rahul Ardian Fikri, S.H., M.H., turut menyaksikan jalannya diskusi.
Dalam sesi bimbingan tersebut, pembahasan difokuskan pada penyempurnaan analisis penelitian, ketajaman metodologi, serta relevansi hasil kajian terhadap kebutuhan manajerial dan tata kelola pemerintahan. Proses akademik berlangsung interaktif, dengan penekanan pada integritas ilmiah dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Kehadiran
Wakil Bupati Deli Serdang sebagai mahasiswa aktif di jenjang magister menjadi simbol bahwa pendidikan merupakan proses pembelajaran sepanjang hayat, termasuk bagi pejabat publik. Langkah ini dinilai mencerminkan keseriusan dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan berbasis ilmu pengetahuan dan riset.
UNPAB sebagai institusi pendidikan tinggi terus mendorong penguatan budaya akademik yang inklusif dan profesional, di mana setiap mahasiswa, tanpa memandang latar belakang jabatan, menjalani proses ilmiah secara objektif dan terukur.
Kegiatan bimbingan ini menjadi bagian dari komitmen UNPAB dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul yang berdampak langsung bagi masyarakat dan tata kelola pemerintahan daerah.rel