Sergai – Majelis Dakwah PW Al Jam'iyatul Washliyah Sumatera Utara menggelar kegiatan
Safari Ramadhan 1447 H di Masjid Jamik Desa Suka Jadi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (23/02/2026).
Kegiatan rutin tahunan selama bulan suci Ramadhan ini diawali di Kabupaten Serdang Bedagai dan terselenggara atas kerja sama Majelis Dakwah PW Al Washliyah Sumut, PD Al Washliyah Sergai, serta PC Al Washliyah Perbaungan. Selanjutnya,
Safari Ramadhan juga akan digelar di sejumlah daerah lainnya seperti pedalaman Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Karo, Kota Medan, dan wilayah lainnya di Sumatera Utara.
Ketua PW Al Jam'iyatul Washliyah Sumatera Utara, Dedi Iskandar Batubara, yang turut membersamai kegiatan tersebut, menegaskan bahwa
Safari Ramadhan merupakan upaya merawat dan menjaga laju akselerasi dakwah agar tetap hidup di tengah umat.
"Majelis Dakwah PW Al Washliyah Sumut merupakan lini terdepan dalam mengajak umat pada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Dakwah tidak boleh berhenti. Lajunya harus terus terjaga dalam berbagai situasi dan kondisi apa pun. Harus tetap ada golongan yang keluar menjadi da'i untuk mencerdaskan umat dan membimbingnya di jalan Allah. Ramadhan dengan
Safari Dakwahnya adalah bulan terbaik untuk menjalankan misi kenabian tersebut tanpa meninggalkan bulan-bulan lainnya," tegas senator asal Sumatera Utara itu.
Sementara itu, Ketua Majelis Dakwah PW Al Washliyah Sumut, Alexander Zulkarnaen, didampingi Sekretaris Ustadz Hasanuddin Parinduri, MA, menyampaikan bahwa Ramadhan sebagai Syahrud Dakwah sangat relevan untuk menggelar
Safari guna menyemangati umat dalam meningkatkan ibadah, khususnya di daerah-daerah.
"Al Washliyah tetap concern terhadap dakwah. Apalagi Ramadhan memiliki sejarah besar, di mana para pendiri, mujahid, dan ulama Washliyah selalu berdakwah penuh ghirah serta rutin mengirimkan da'i dan da'iyah ke pelosok pada bulan penuh berkah ini," ujarnya.
Ia menambahkan,
Safari Ramadhan Majelis Dakwah Al Washliyah Sumut tahun ini menurunkan Tim
Safari yang terdiri dari Ustadz Hasanuddin Parinduri, MA, Ustadz Fery Saptadiputra, S.Pd.I., Ustadz Izhar Syafawi, S.Pd.I (UIS), Ustadz Banu Wira Baskara, S.Pd., Ustadz Dr. H. Marasakti Bangunan, MA., Ustadz Khoirul Azmi Harahap, S.Ag., MA., Ustadz Julkhaidir Sembiring, S.Ag., Ustadz Suriadi, S.Ag., Ustadz Ikram Akmal Tarigan, MH., Ustadz Tengku Muhammad Nizamuddin, S.Ag., SH., M.Pd., Ustadz Drs. Nasiruddin Saragih, Ustadz Affan Suaidi, MA., Ustadz Muhammad Tholib, MA., dan Ustadz Drs. H. Abidin Azhar.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Fery Saptadiputra berpesan agar umat Islam menghidupkan Ramadhan dan "meramadhankan" hidup.
"Jangan berlalu waktu meski sedetik pun di bulan Ramadhan ini tanpa amal ibadah. Bayangkan, satu rakaat shalat, satu hari puasa, dan satu zikir di bulan Ramadhan itu jauh lebih afdhal seribu kali lipat dibandingkan bulan lainnya," terang da'i Washliyah yang juga pimpinan Pondok Pesantren Abu Al Fatih Galang tersebut.
Baca Juga:
Safari Ramadhan di titik pertama ini turut dihadiri Ketua PW Al Washliyah Sumut Ustadz Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, S.Sos., SH., MSP., MH., pengurus Majelis Dakwah Ustadz Fery Saptadiputra, Ustadz Izhar Syafawi, Ustadz Banu Wira Baskara, Ketua PD Al Washliyah Serdang Bedagai Buya Dauli Damanik, Ketua PC Al Washliyah Perbaungan Ustadz Edi Rahman, Majelis Dakwah Al Washliyah Sergai M. Nur Rivai, Kepala Desa Suka Jadi, serta para ustadz dan alim ulama Al Washliyah Perbaungan.rel