Ini Kondisi Kota Padangan Sidempuan Soal Virus Covid 19
Padang Sidimpuan, Kota Padang Sidimpuan dinaikkan statusnya dari Siaga menjadi Darurat Corona (Covid-19) menyusul bertambahnya angka Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Wali Kota yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Padang Sidimpuan, Irsan Efendi Nasution mengumumkan kenaikan status itu pada konfrensi pers bersama Kapolres AKBP Juliani Prihartini, Dandim 0212/TS Letkol Inf Akbar Nofrizal Yusananto, Danyon 123/RW Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing, Minggu (5/4/2020) malam.
“Kami ucapkan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya saudari kita PDP 01 saat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik dan telah dimakamkan di Medan. Semoga di tempat yang sebaik-baiknya dan keluarga diberikan ketabahan,” kata Irsan Efendi Nasution.
Dikatakan, setelah PDP 01 dirawat di ruang isolasi RSUD Padang Sidimpuan yang pada akhirnya dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGPP) C0VID-19 langsung menjaring dan memetakan siapa saja yang sempat berinteraksi dengan pasien.
Dari upaya yang dilakukan sampai pukul 18.00, Minggu (5/4/2020), tim menemukan 49 kontak erat dan semuanya sudah melakukan isolasi.
“Dari 49 kontak erat yang sebelumnya berinteraksi dengan PDP 01 itu, dua di antaranya berdomisili di Kabupaten Tapanuli Selatan,” katanya.
Satu orang kontak erat dengan PDP 1 telah ditingkatkan statusnya menjadi PDP 2 menajalani isolasi di RSUD Sidimpuan sejak Minggu 5 April 2020 siang.
“TGPP Covid-19 Kota PadangSidimpuan sudah meneruskan informasi ini kepada TGPP Covid-19 Tapsel bagi warga Tapsel yang memiliki riwayat berintegrasi dengan PDP 1,”tambahnya.
Dikatakan bahwa PDP 02 ini merupakan kontak erat nomor ke 28 dari PDP 01. Keputusan tim medis RSUD Padang Sidimpuan untuk mengisolasinya.
“Secara klinis, saya tidak berkompoten menjelaskannya. Tetapi saya yakin tim dokter COVID-19 telah bekerja profesional sesuai protokol yang diatur dalam Protap Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus,” ujar Irsan.
Baca Juga:
Bagi orang-orang yang sudah sempat berinteraksi dengan PDP 02 ini, TGPP sedang menjaring dan memetakannya, guna pelaksanaan ketentuan isolasi selama 14 hari.red