Selasa, 11 Agustus 2026

77 TKI Masuk Dari Pelabuhan Tikus Pantai Sejarah

Administrator
Selasa, 21 April 2020 06:53 WIB
77 TKI Masuk Dari Pelabuhan Tikus Pantai Sejarah

BATUBARA , halomedan.co – Markas Polairud Batubara, membenarkan telah mene
Sebanyak 77 orang ditemukan TKI Ilegal yang masuk dari jalur tikus Pantai Sejarah Desa Perupuk Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batubara, Senin (20/4) sekira pukul 03:00 dini hari.

77 orang TKI Ilegal itu diantaranya, 66 laki-laki dan 16 orang perempuan.

“Setelah melakukan interogasi, bahwa sekumpulan orang tersebut merupakan TKI yang datang dari Negeri Jiran Malaysia yang terdampar dihutan mangrove di Pinggir Pantai Sejarah,”tulis Kanit Markas Polairud Batubara Ipda Edison Sihombing, melalui pesan Whatsapp Brigpol A. Perangin diterima wartawan ersyah.com.

Dijelaskan, pada hari Senin tanggal 20 april 2020 sekitar pukul 03.00 Wib dini hari, kami menemukan sekumpulan orang yang berjalan dengan membawa tas / koper pakaian di sekitar Pantai Sejarah, dan itu benar adalah TKI yang datang dari negara tetangga Malaysia.
Sebelum para TKI itu ditemukan, Ka unit Markas Polairud telah melakukan pencarian para TKI tersebut dengan mengelilingi seluruh jalur tikus disekitar Pantai Sejarah Desa Perupuk yang diduga akan masuk ke daerah wilayah Perairan Kabupaten Batubara.

Kemudian Kepala Unit Markas berkordinasi dengan BPBD dan Kepala Desa Perupuk untuk membawa TKI menuju kantor Camat Tanjung Tiram dan melakukan cek kesehatan kepada seluruh TKI tersebut oleh tim dokter.

Kemudian satu persatu dilakukan interogasi terhadap 77 orang tersebut yang merupakan datang dari negara malaysia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batubara Anwarwi dihubungi melalui telpon celluler membenarkan bahwa para TKI yang masuk melalui jalur tikus hutan mangrove Pantai Sejarah tersebut berasal dari berbagai daerah.

“Selain dari Batubara, TKI yang masuk juga ada berasal dari luar Batubara seperti dari Pulau Jawa. Untuk sementara TKI yang datang itu sedang di Validkan data dirinya, dan saat ini mereka sudah dalam pengamanan dan penanganan,”ungkap Anuardi.(jo)

 

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Rico Waas dan Zakiyuddin: 17 Bulan Memimpin, Publik Menanti Bukti Bukan Sekadar Janji

Rico Waas dan Zakiyuddin: 17 Bulan Memimpin, Publik Menanti Bukti Bukan Sekadar Janji

APRC 2026 di Simalungun Berakhir, Bupati Anton: Buka Ruang Event Nasional dan Internasional

APRC 2026 di Simalungun Berakhir, Bupati Anton: Buka Ruang Event Nasional dan Internasional

Rico Waas Lantik Erfin Fachrur Razi Jadi Pj Sekda Medan, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Rico Waas Lantik Erfin Fachrur Razi Jadi Pj Sekda Medan, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

BAKOPAM SUMUT YAKIN BUNDA YIN MAMPU MEMBAWA WALUBI SUMUT LEBIH BAIK

BAKOPAM SUMUT YAKIN BUNDA YIN MAMPU MEMBAWA WALUBI SUMUT LEBIH BAIK

*KETUM GARDA MUDA PRABOWO / GARUDA 08 SYAMSUL RIZAL : MENGAWAL PRESIDEN PRABOWO SAMA HALNYA MENGAWAL UUD 1945*

*KETUM GARDA MUDA PRABOWO / GARUDA 08 SYAMSUL RIZAL : MENGAWAL PRESIDEN PRABOWO SAMA HALNYA MENGAWAL UUD 1945*

Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto Saksikan Penandatanganan MOU Antara UT dan KSPSI

Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto Saksikan Penandatanganan MOU Antara UT dan KSPSI

Komentar
Berita Terbaru