Kamis, 05 Februari 2026

Penumpang Diharuskan Tetap Jalankan Protokol Kesehatan

Administrator
Kamis, 11 Juni 2020 08:47 WIB
Penumpang Diharuskan Tetap Jalankan Protokol Kesehatan

MEDAN, Halomedan.co

Suasana di stasiun bus antar kota antar provinsi di Medan kembali bergeliat. Sejumlah penumpang tampak menunggu keberangkatan menuju sejumlah daerah dari Sumatera hingga Jawa.

Penumpang tetap diwajibkan menjalankan protokol kesehatan selama dalam perjalanan.

Di stasiun bus ALS di Jalan Sisingamangaraja, keriuhan mulai terlihat sejak Selasa (10/6/2020) pagi tadi, Seorang sekuriti yang menjaga loket, I. Panjaitan tampak sibuk membuka dan menutup pintu kaca.

Setiap orang yang akan memasuki ruangan, diarahkannya untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Setelah itu, dia pun mengecek suhu tubuhnya dengan thermometer infra merah.

Kepada wartawan, keramaian penumpang sudah terlihat sejak hari Senin (8/6/2020). Namun, keramaian itu tidak seperti biasanya. Keramaian penumpang tahun ini sangat jauh lebih sedikit dibandingkan tahun lalu.

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan mewabahnya Corona. Bahkan, sejak Maret ?” April, pernah tidak ada penumpang sama sekali.

“Sekarang sudah mulai ramai lah. Tapi beda dari yang dulu. Karena Corona ini lah,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT ALS, Chandra Lubis mengatakan, kembali bergeliatnya aktifitas penumpang dimulai setelah pihaknya menerima surat dari kementrian perhubungan pada Sabtu (6/6/2020).

Baca Juga:

Di dalam surat itu, kata dia, transportasi penumpang sudah diperbolehkan beroperasi namun dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sebagaimana yang sudah diatur oleh Gugus Tugas Percepatan Penangana Covid-19.

“Semua yang sudah diatur Gugus Tugas tetap dilaksanakan sesuai aturan yang ada. Kemudian penumpang yang diisi di bis 50 persen. Tapi ada keputusan baru dari kementrian untuk penumpang dibolehkan 75 persen hingga di Juli nanti 85 persen,” katanya.

Dijelaskannya, pada saat pertama kali dibuka setelah hampir 1 bulan ditutup, belum ada penambahan penumpang secara signifikan. Hanya ada beberapa saja ke wilayah Jawa. Menurutnya, hal tersebut karena masyarkat belum begitu yakin dengan kondisi saat ini.

“Ada penambahan tapi belum signifikan. Dengan begini, pegawai yang sebelumnya dirumahkan dapat kembali menghidupi keluarganya,” katanya.

Dijelaskannya, saat ini, ALS memiliki 300 armada. Dari kesemuanya itu, memiliki rute ke Jawa dan Sumatera. Pandemi memuat ratusan armada tidak bisa berjalan. Dicontohkanya, saat ini baru 7 unit yang ke Jawa.

Dari biasanya 20 unit. Untuk yang di Sumatera, baru 4 unit, dari biasanya 8 unit. Begitu halnya dengan armada yang menuju Bandara Internasional Kuala Namu.

“Ada 18 yang ke bandara. Dari Ringroad ada 8 unit, Binjai 10 unit. Tapi, baru 2 yang jalan dari Binjai dan Ringroad. Itupun jumlah penumpangnya belum mencukupi,” katanya.

Suasana sedikit berbeda di stasiun bus Makmur yang berada tak jauh dari stasiun bus ALS. Tampak beberapa orang menyusun barang-barang di bagian atas bus yang panjangnya lebih dari 10 meter itu. Hanya beberapa penumpang yang sudah bersiap diri untuk berangkat menuju Padang. (red)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Warga Aceh Tamiang Korban Bencana Disebut “TMK”: Pengamat Nilai Negara Kehilangan Nurani

Warga Aceh Tamiang Korban Bencana Disebut “TMK”: Pengamat Nilai Negara Kehilangan Nurani

Bobby Nasution Minta Dirut Baru Bawa Bank Sumut Lebih Progresif di Sektor Keuangan

Bobby Nasution Minta Dirut Baru Bawa Bank Sumut Lebih Progresif di Sektor Keuangan

UNIQLO Luncurkan Majalah LifeWear Edisi Ke-14

UNIQLO Luncurkan Majalah LifeWear Edisi Ke-14

Wamenaker Minta Perusahaan Konsisten Jalankan Norma Ketenagakerjaan agar Pekerja Terlindungi

Wamenaker Minta Perusahaan Konsisten Jalankan Norma Ketenagakerjaan agar Pekerja Terlindungi

Pj Sekdaprov Sumut Dukung Program Kerja KPID 2026

Pj Sekdaprov Sumut Dukung Program Kerja KPID 2026

Pelayanan Publik Makin Profesional,  Pemprov Sumut Raih Opini Tertinggi Ombudsman

Pelayanan Publik Makin Profesional, Pemprov Sumut Raih Opini Tertinggi Ombudsman

Komentar
Berita Terbaru