Jumat, 06 Februari 2026

Bupati Toba Dorong Sistem Pertanian Terpadu Melalui Kepala Desa

Administrator
Rabu, 31 Agustus 2022 12:58 WIB
Bupati Toba Dorong Sistem Pertanian Terpadu Melalui Kepala Desa

BALIGE, Bupati Toba, Poltak Sitorus meminta gerakan tanam dua kali panen dua kali ( model tanam cepat panen)
dan pemakaian pupuk organik segera disosialisasikan para kepala desa bersama perangkatnya kepada masyarakat petani.

Hal ini dikemukakan Bupati Poltak Sitorus dalam arahannya pada acara
Pengarahan Pengendalian Inflasi dan Model Tanam Cepat Panen Cepat bersama Kepala Desa se-Kecamatan Laguboti di Aula Kantor Camat Laguboti, Rabu, (31/8/2022).

Menurut bupati, keseluruhan gerakan yang bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat petani ini disebut juga dengan Integrated Farming System atau sistem pertanian terpadu.

Ini merupakan sistem pertanian yang mengintegrasikan hal pertanian dengan peternakan.

“Harus kita dorong masyarakat dengan integrated farming system -sistem pertanian terpadu, ini yang paling tepat sekarang karena inflasi, juga kekurangan telor ayam,daging di Toba minus (kekurangan) 70 persen,”kata Bupati Poltak

Gerakan tanam dua kali panen dua kali bisa menyesuaikan sesuai kondisi lahan petani. Bisa padi dilanjut padi, padi -jagung, padi-beternak ikan, atau padi -tanaman palawija lainnya.

Guna mengatasi sulitnya secara nasional akan pemenuhan pupuk kimia yang biasa dipakai petani di daerah ini,jalan keluarnya,harus mencoba penggunaan pupuk organik yang bahannya berasal dari tanaman dan atau kotoran hewan yang telah melalui proses, hasilnya dapat berbentuk padat atau cair.

Dalam sesi tanya jawab yang dipandu Camat Laguboti Aprillia Nessy Tampubolon , para kepala desa menyatakan kesediaan desanya untuk dilatih bagaimana membuat pupuk organik.

Bupati Poltak pun langsung merespon dengan memerintahkan Kepala Dinas Pertanian T.H Sitorus bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sahat Manullang agar membuat pelatihan pembuatannya dengan dibimbing ahlinya.

Baca Juga:

Mengenai permintaan bibit jagung, Bupati dan Kadis Pertanian sama-sama menginformasikan bahwa bantuan bibit jagung nantinya diprioritaskan bagi petani dan masyarakat yang belum menerima pada periode tahun lalu.

Pada bagian akhir pengarahan tanam dua kali panen dua kali ini, Bupati,Kadis Pertanian,Kadis Ketapang ,Camat Laguboti ,staf Kantor Camat Laguboti bersama para peserta yaitu Kepala Desa , beberapa perangkat desa yang mewakili Kepala Desa, Penyuluh Pertanian, dan Mahasiswa PKL Polbangtan Medan secara serentak bersemangat menyerukan ucapan “Sukseskan tanam dua kali panen dua kali ,asa mamora hita (supaya kita sejahtera).” (Wels)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Tentang Bonsai

Tentang Bonsai

LBH Medan Desak Penghentian Dugaan Kriminalisasi Ketua MPTW

LBH Medan Desak Penghentian Dugaan Kriminalisasi Ketua MPTW

Kejati Sumut Diminta  Ambil Alih Pemeriksaan Dugaan Korupsi Perlengkapan Siswa Miskin Rp 16 Miliar di Dinas Pendidikan Medan

Kejati Sumut Diminta Ambil Alih Pemeriksaan Dugaan Korupsi Perlengkapan Siswa Miskin Rp 16 Miliar di Dinas Pendidikan Medan

Perumda Tirtanadi–BPKP Sumut Sinkronkan Status Aset KSO Lewat FGD

Perumda Tirtanadi–BPKP Sumut Sinkronkan Status Aset KSO Lewat FGD

Bela Mesjid Jadi Tersangka, LBH Medan: Desak Kapolrestabes Medan Hentikan Dugaan Kriminalisasi Terhadap Pembela Tanah Wakaf

Bela Mesjid Jadi Tersangka, LBH Medan: Desak Kapolrestabes Medan Hentikan Dugaan Kriminalisasi Terhadap Pembela Tanah Wakaf

Rektor UNPAB Silaturahmi dengan Komisaris Utama Bank Sumut

Rektor UNPAB Silaturahmi dengan Komisaris Utama Bank Sumut

Komentar
Berita Terbaru