Jumat, 27 Maret 2026

HUT TAKO ke 57, Ziarah ke Makam Suhu Syarun Isa, Potong Nasi Tumpeng dan Doa 

Administrator
Minggu, 23 Februari 2020 20:00 WIB
HUT TAKO ke 57, Ziarah ke Makam Suhu Syarun Isa, Potong Nasi Tumpeng dan Doa 

Medan , halomedan.co

Siang tadi, Minggu (23/2), kami menghadiri HUT ke-57 Perguruan Karate-Do (TAKO Indonesia) (1963-2020). Acaranya digelar di rumah Alm Suhu Syahrun Isa secara sederhana dan guyub, serta dihadiri para Dewan Guru TAKO dan murid TAKO lintas generasi.

Perguruan Karate-Do TAKO Indonesia, sampai dengan saat ini masih merupakan salah satu Perguruan Karate-Do yang bernaung dibawah Federasi Olah Raga Karate-Do Indonesia (FORKI). Perguruan ini didirikan oleh Alm. Drs. Syahrun Isa, pada 24 Januari 1963 di Kota Tebing Tinggi.

Modal pokok berdirinya perguruan ini adalah teknik bertahan dan menyerang dengan tangan kosong ajaran Tuan Ondo Takugawa yang dikemudian hari baru diketahui sebagai Seni Karate dari kelompok Jiu Jitsu Karate (Crooked Karate).

Tapi teknik ilmu bela diri tangan kosong ini juga ada unsur sedikit pencak silatnya. TAKO adalah ilmu bela diri asli lahir dari Sumatera Utara.  Alm Syahrun Isa-Pendiri TAKO lebih dikenal sebagai SUHU di dunia persilatan di Sumut.

Sepak terjang SUHU mirip Ip Man-master Ilmu Bela Diri Wing-Chun, menjadi guru para petarung jalanan di era 70-an di Sumut. Tokoh tokoh preman saat itu segan dan hormat dengan SUHU. Selain karena ilmu bela dirinya yang mumpuni, Suhu juga mengayomi para petarung jalanan.

Banyak para muridnya sudah malang melintang di dunia politik, bisnis, dan kekuasaan, baik tingkat nasional maupun lokal Sumatera Utara. Suhu adalah legenda bagi para pendekar ilmu bela diri tangan kosong di Sumut.

Sementara itu Nya Alm Suhu Hj Ratna Lubis, “mengajak agar semua murid Tako untuk bersatu dan sama-sama besarkan Tako,” katanya.

Sebelumnya Reza Mutiara, menyampaikan agar semua murid Tako untuk bisa sama-sama melakukan latihan bersama-sama dan keliling ke Dojo-dojo. Dalam waktu dekat para Guru Tako akan melakukan latihan bersama, kata Reza.

Baca Juga:

Hadir dalam acara tersebut semua Pengcab Tako. Juga hadir para Guru TAKO diantaranya, Guru Reza Mutiara, Daya Munse, Sampe Siahaan, Sintaro Purba, Rahmat Aidin (Abi), Suhantak Paulus (Atak), Rupina Aruan, Fredy Tobing dan Sofyan Rizal.

Kalau ilmu bela diri Wing-Chun punya Ip Man, maka TAKO punya Suhu sebagai legenda abadinya. Met HUT TAKO ke-57 Tahun, Hosshhh. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Rektor UNPAB Hadiri Syukuran 15 Tahun Monumen Nasional Keadilan

Rektor UNPAB Hadiri Syukuran 15 Tahun Monumen Nasional Keadilan

Seminggu Idul Fitri 1447 H, Ketua Pewarta Polrestabes Medan Gelar Jumat Barokah

Seminggu Idul Fitri 1447 H, Ketua Pewarta Polrestabes Medan Gelar Jumat Barokah

Legitimasi Kuat! Perda Tanah Ulayat Angkola Dan  Mandailing Tidak Bertentangan, Justru Memperkuat Asas Nasionalitas”

Legitimasi Kuat! Perda Tanah Ulayat Angkola Dan Mandailing Tidak Bertentangan, Justru Memperkuat Asas Nasionalitas”

APA YANG HILANG DARI TANAH MANDAILING???

APA YANG HILANG DARI TANAH MANDAILING???

Perkuat Kolaborasi Pendidikan, UNPAB Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Program Kebanksentralan Bank Indonesia

Perkuat Kolaborasi Pendidikan, UNPAB Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Program Kebanksentralan Bank Indonesia

Hangatnya Idul Fitri, Kapolda Sumatera Utara melalui Irwasda Bersilaturrahim ke Sejumlah Ulama

Hangatnya Idul Fitri, Kapolda Sumatera Utara melalui Irwasda Bersilaturrahim ke Sejumlah Ulama

Komentar
Berita Terbaru