Sabtu, 28 Maret 2026

BBKSDA Sumut Lepasliarkan 628 Ekor Burung Jalak Kerbau dan 259 Burung Kacer Poci

Administrator
Kamis, 09 Juli 2020 06:34 WIB
BBKSDA Sumut Lepasliarkan 628 Ekor Burung Jalak Kerbau dan 259 Burung Kacer Poci

MEDAN, Halomedan.co

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara (Sumut) melepasliarkan 628 ekor satwa burung jalak kerbau.

Selain itu juga 259 ekor burung kacer poci ke Taman Wisata Alam Sibolangit di Kabupaten Deliserdang.

Kepala BBKSDA Sumut Hotmauli Sianturi, menjelaskan, ratusan burung tersebut merupakan hasil tangkapan petugas Resor Konservasi Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang karena tidak memiliki dokumen Surat Angkut Tumbuhan/Satwa Dalam Negeri (SATS-DN).

Petugas menemukan lima koli barang dicurigai berisi satwa yang akan dikirim ke Bandara Adisucipto Yogyakarta.

Hasil pemeriksaan, satwa burung itu tanpa dilengkapi dokumen yang sah. Selanjutnya petugas mengamankan dan membawanya ke kantor BBKSDA Sumut.

“Petugas menemukan lima koli barang dicurigai berisi satwa yang akan dikirim ke Bandara Adisucipto Yogyakarta. Hasil pemeriksaan, satwa burung itu tanpa dilengkapi dokumen yang sah,” ucap Hotmauli, Rabu (8/7/2020).

“Kemudian, dilakukan pembongkaran terhadap lima koli barang tersebut dan ditemukan 61 keranjang sedang dan kecil sebagai tempat penyimpanan burung. Rinciannya 41 keranjang ukuran sedang dan 20 ukuran kecil,” sambungnya.

Lanjut Kepala BBKSDA ini, dari 41 keranjang ukuran sedang itu ditemukan 637 ekor burung Jalak Kerbau (Acridotheres Javanicus). Sebanyak sembilan ekor dalam keadaan mati dan 628 ekor masih hidup.

Baca Juga:

Kemudian dari 20 keranjang ukuran kecil ditemukan 269 ekor burung Kacer Poci (Copsychus Saularis). Sebanyak 10 ekor dalam keadaan mati dan 259 ekor masih hidup.

“Untuk satwa burung yang masih hidup, petugas melepasliarkan di kawasan TWA Sibolangit pada hari itu juga dan yang mati dikuburkan di lokasi yang sama. Terhadap kasus ini sedang dilaksanakan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket),” ucap Hotmauli.

Menurutnya, upaya pengiriman satwa liar tanpa SATS-DN kini mulai intens terjadi melalui Bandara Kualanamu Deliserdang.

“Kami mengimbau kepada masyarakat apabila ingin membawa tumbuhan dan satwa liar untuk keperluan komersil, cinderamata dan penelitian harus dilengkapi SATS-DN untuk tujuan Dalam Negeri dan SATS-LN untuk tujuan Luar Negeri,” ujar Hotmauli. (red)
—-

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi ke Koperasi Jasa Plasma Barumun Agro  Nusantara

BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi ke Koperasi Jasa Plasma Barumun Agro Nusantara

Menjalin Silaturahmi, Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan Kunjungan ke PT PHI

Menjalin Silaturahmi, Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan Kunjungan ke PT PHI

BRI BO Sibuhuan Mendukung Pasar Rakyat PT Agrinas Palma Nusantara

BRI BO Sibuhuan Mendukung Pasar Rakyat PT Agrinas Palma Nusantara

Layanan Payroll BRI Memberi Kemudahan Transaksi Perbankan Dilingkungan Perusahaan

Layanan Payroll BRI Memberi Kemudahan Transaksi Perbankan Dilingkungan Perusahaan

Perkuat Sinergi, BRI BO Sibuhuan Kunjungan Kerja ke STA Group

Perkuat Sinergi, BRI BO Sibuhuan Kunjungan Kerja ke STA Group

Madina Bergejolak! Pengunduran Diri Pejabat Jadi Alarm Keras Kepemimpinan Bupati

Madina Bergejolak! Pengunduran Diri Pejabat Jadi Alarm Keras Kepemimpinan Bupati

Komentar
Berita Terbaru