Jumat, 14 Agustus 2026

Driver Ojol yang Ditemukan Tewas Diduga Dilakukan Orang Dekat

Administrator
Selasa, 01 September 2020 09:54 WIB
Driver Ojol yang Ditemukan Tewas Diduga Dilakukan Orang Dekat

MEDAN, Halomedan.co

Fitri Yanti (FY), wanita yang ditemukan tewas di Pasar II Tembung, Jalan Tambak Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (30/8/2020) pagi yang berprofesi sebagai driver ojek online diduga dilakukan orang terdekat. Wanita itu disebut tewas dengan kondisi leher bekas sayatan benda tajam.

Profesi Fitri Yanti tersebut dipastikan akun Donald Bastian di Grup Facebook ‘Brotherhood Gojek – Grab Medan and Customer >> G_O_S_H, Minggu (30/8/2020), pukul 21:37 Wib. “Innalillahi wa Inaillahi ra’jiun… Telah berpulang ke Rahmatullah sahabat/saudara kita Pejuang Keluarga seorang driver Ojol Kota Medan : NAMA : FITRI YANTI ALAMAT : JL. BROMO GG. BAHAGIA (SEKITAR 200 METER MASUK DR SIMPANG RS MADANI KE DALAM JL BROMO, GG BAHAGIA SEBELAH KANAN)

Perihal : Meninggal karena kena begal (leher kena gorok). Status : OFF BID. Kronologi : Korban keluar rumah pada hari Sabtu, 29/8/2020 pukul 20.30 WIB, dan tidak pulang hingga hari minggu.

Jenazah korban ditemukan di semak2 di pasar 2 Tembung. Hari Minggu, 30/8/2020 pukul 13.30 polisi datang ke rumah duka untuk memberikan kabar ke keluarga. Untuk itu, sebagai RASA SOLIDARITAS, yok mari kita memberikan PENGHORMATAN TERAKHIR bagi sahabat kita : Hari : Senin, 31 Agustus 2020 Pukul : 08.00 WIB (Ontime, karna dikebumikan jam 10.00 WIB) Titik Kumpul : Stadion Teladan AYOK KITA TUNJUKKAN RASA SOLIDARITAS OJOL KOTA MEDAN Tetaplah jaga kesehatan dan berhati2 dalam berkendara. Terima kasih…

Beberapa temannya menduga, Fitri dibunuh orang dekatnya. Modus hilangnya sepedamotor milik wanita itu diduga hanya untuk mengelabui polisi. Pasalnya, sebelum ditemukan tewas, Fitri diketahui sedang ‘off bid’ atau tidak menerima order.

“Almarhumah pada saat sebelum ditemukan, dlm posisi off bid.. Kemudian beliau keluar pd saat diatas pukul 20.00 mlm. Kemudian almarhum jg ditemukan di semak2..

Ini seperti upaya utk menghilangkan jejak dri terduga pelaku,” tulis salah seorang teman seprofesi Fitri di grup tersebut. Informasi yang berhasil dihimpun wartawan, Fitri keluar dari rumah pada hari Sabtu (29/8/2020) sekira pukul 20.30 WIB hingga akhirnya ditemukan tewas Minggu (30/8/2020) pagi.

Polisi kemudian datang ke rumah duka untuk mengabari keluarga sekira pukul 13.30 Wib. Sementara itu dari salah satu akun lain menyebutkan, sebelumnya Fitri mengaku ketakutan terhadap salah seorang teman dekatnya.

Baca Juga:

“Iya lehernya digorok, tapi sebelum kejadian dia (Fitri) pernah bilang, takutlah digorok sama si ‘Itu’. Gitu katanya kak,” sebut akun FM dalam salah satu pembicaraan dengan temannya di Facebook.

Diberitakan sebelumnya, mayat Fitri Yanti ditemukan warga dalam posisi telungkup di dalam parit di Pasar II Tembung, Jalan Tambak Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (30/8/2020) pagi. Hingga saat ini, polisi yang masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut, belum memberikan keterangan resmi terkait terduga pelaku maupun motif pembunuhan.(red)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Tempo 24 Jam,Tim Jatanras Polda Sumut Ringkus Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online Pelaku Terpaksa Ditembak Mencoba Melawan Petugas

Tempo 24 Jam,Tim Jatanras Polda Sumut Ringkus Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online Pelaku Terpaksa Ditembak Mencoba Melawan Petugas

Wujudkan Pembelajaran Berkualitas, UNPAB Perbarui RPS dan Bahan Ajar Semester Ganjil 2026/2027

Wujudkan Pembelajaran Berkualitas, UNPAB Perbarui RPS dan Bahan Ajar Semester Ganjil 2026/2027

Ijeck Apresiasi Arah Pembangunan Prabowo, Dorong Program Nasional Berkesinambungan

Ijeck Apresiasi Arah Pembangunan Prabowo, Dorong Program Nasional Berkesinambungan

Ketum PNPI: Negara Harus Tegas terhadap Warga yang Terindikasi Jadi Agen Asing

Ketum PNPI: Negara Harus Tegas terhadap Warga yang Terindikasi Jadi Agen Asing

Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia: Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045

Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia: Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045

Jum’at Berkah Konco Ngopi: Dari Masjid Al Ma’sum Tebar Kepedulian, Konco Ngopi Jum’at Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersamaan

Jum’at Berkah Konco Ngopi: Dari Masjid Al Ma’sum Tebar Kepedulian, Konco Ngopi Jum’at Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersamaan

Komentar
Berita Terbaru