Jumat, 14 Agustus 2026

Kejati Sumut Tahan 2 Tersangka, diduga rugikan Bank Sumut Rp 31 M

Administrator
Kamis, 03 Juni 2021 16:00 WIB
Kejati Sumut Tahan 2 Tersangka, diduga rugikan Bank Sumut Rp 31 M

Medan , Halomedan co
Kejati Sumut tahan 2 tersangka kasus dugaan korupsi Rp 31 miliar di Bank Sumut, R (40) mantan pegawai PT. Bank Sumut KCP Galang dan SL (43) wiraswasta selaku debitur Bank Sumut.

“Kedua tersangka ditahan selama 20 hari di RTP Polda Sumut,” ujar
Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian dalam pers relisnya, Kamis (3/6/2021),

Dikatakan, sejak tahun 2013, tersangka SL mengajukan pinjaman kredit KUR (Kredit Usaha Rakyat), KPP SS (Kredit Pemilikan Property Sumut Sejahtera) dan KAL (Kredit Angsuran Lainnya) di Bank Sumut, Kantor Cabang Pembantu (KCP) Galang, Deliserdang.

“Selain menggunakan nama sendiri, SL juga menggunakan nama orang lain untuk usaha ternak ayam, rumah makan dll,” ujar Sumanggar.

Disebutkan pula, untuk memuluskan proses pengajuan dan pencairan dana, dengan menggunakan nama orang lain, SL mengiming imingkan sesuatu sehingga para pemohon memberikan KTP – nya

Dalam praktiknya, SL bekerjasama dengan Pimpinan/Wakil Pimpinan PT Bank Sumut KCP Galang yang menjadi Komite Pemutus Kredit pada PT Bank Sumut KCP Galang.

Setidaknya, Pimpinan dan Wakil Pimpinan mengintervensi proses analisa kredit, sehingga satu persatu berkas permohonan disetujui tanpa dilakukan analisa kredit

Lebih lanjut, SL membangun beberapa bidang usaha, antara lain perumahan yang berlokasi di Kabupaten Serdang Bedagai dan Kabupaten Deli Serdang.

Kacaunya, sejak tahun 2014 kredit yang diajukan SL mulai bermasalah, untuk menutupi cicilan SL kembali mengajukan kredit bekerjasama dengan Pimpinan PT Bank Sumut KCP Galang LG dan Wakil Pimpinan R.

Baca Juga:

Tercatat, sejak 2013 sampai 2015, SL memperoleh sekitar 127 perjanjian kredit dengan total sekitar Rp. 35.775.000.000. ujungnya macet berkisar Rp. 31.692.690.986,65.-.

Menurut Sumanggar, pencairan dana dengan memanfaatkan kredit KUR, KPP dan KAL yang tidak sesuai ketentuan kredit dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum yang dapat merugikan keuangan negara

Tersangka diancam pasal 2 jo pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (zul)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia: Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045

Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia: Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045

Jum’at Berkah Konco Ngopi: Dari Masjid Al Ma’sum Tebar Kepedulian, Konco Ngopi Jum’at Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersamaan

Jum’at Berkah Konco Ngopi: Dari Masjid Al Ma’sum Tebar Kepedulian, Konco Ngopi Jum’at Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersamaan

Makna Berbagi Berkah di Hari Jum’at

Makna Berbagi Berkah di Hari Jum’at

Dari Gerakan Ekonomi Syariah Menuju Kekuatan Ekonomi Nasional

Dari Gerakan Ekonomi Syariah Menuju Kekuatan Ekonomi Nasional

PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi di Samosir, Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor DPC Samosir

PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi di Samosir, Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor DPC Samosir

Komisi B DPRD Sumut Diduga Kecolongan, Ketua KTH Pantai Labu Firestey Disebut Eks Napi Kasus Curanmor

Komisi B DPRD Sumut Diduga Kecolongan, Ketua KTH Pantai Labu Firestey Disebut Eks Napi Kasus Curanmor

Komentar
Berita Terbaru