Kamis, 18 Juni 2026

Kalahkan Kwarta 5-1, Pelatih PSMS Evaluasi Kolektifitas Anak Asuhnya

Administrator
Jumat, 02 Juli 2021 13:59 WIB
Kalahkan Kwarta 5-1, Pelatih PSMS Evaluasi Kolektifitas Anak Asuhnya

MEDAN, Halomedan.co
PSMS Medan kembali melakoni laga ujicoba dalam agenda persiapan menatap kompetisi yang diketahui mendapatkan pengunduran jadwal hingga Agustus mendatang.

Jika pekan sebelumnya bertandang ke Aceh menghadapi lawan dengan level di atasnya yakni Persiraja Banda Aceh, kali ini yang menjadi lawan yakni tim lokal yang berstatus Liga 3, PS Kwarta.

Pada laga ujicoba yang berlangsung di lapangan TGM, Jumat (2/7/2021) sore, Syaiful Ramadhan Cs berhasil menang telak dengan skor 5-1.

Kendati menang besar, namun sang arsitek Ansyari Lubis mengaku tetap mengevaluasi anak asuhnya terutama dalam kolektifitas ataupun transisi pemainnya.

“Kita apresiasi kemenangan hari ini. Banyak yang perlu kita evaluasi. Saat kita menyerang kita sering gelagapan ketika bertahan, ini yang perlu diperbaiki yakni kolektifitas. Gak asal transisi, kontrol passing tapi semuanya harus lebih kolektif lagi itu yang terlihat,” sebut pelatih yang akrab disapa Uwak itu kepada awak media usai laga.

Dalam kesempatan itu, Uwak juga mengakui adanya beberapa pemain yang coba dirotasi dalam posisi yang tak biasa dilakukan terkhusus di lini bawahnya.

“Ini kan alternatif tapi tidak menjadi pakem. Semua pemain bawah harus bisa di dua atau tiga posisi, mengantisipasi cidera saat bertanding dalam kompetisi,” sebutnya.

Disinggung mengenai semanagat para pemain terkait adanya kabar penundaan kompetisi, Uwak tak melihat adanya penurunan.

“Kalau saya lihat anak-anak tetap on the track. Mereka punya semangat. Selama belum ada keputusan resmi, pemain jangan berfikir negatif. Itu motivasi dari manajer, mereka harus berlatih sesuai biasa. Gak menurunkan perform dan semangat saat berlatih,” ujarnya.

Baca Juga:

Dalam kesempatan yang sama, manajer PSMS, Mulyadi Simatupang yang melihat langsung ujicoba menilai positif akan perkembangan para pemain.

“Kalau saya melihat tentu ada perkembangan positif, artinya kerjasamanya walau transisinya gelagapan tapi siapapun yang diturunkan tidak terlalu jauh kualitasnua. Ada pengertian antar pemain, tinggal bagaimana meningkatkan kerjasamanya lagi,” sebut Mulyadi.

Disinggung penundaan liga, Mulyadi tak ingin berspekulasi. Baginya pemain hanya perlu fokus berlatih sampai ada putusan resmi dari PSSI.

“Kita kan belum terima putusan resmi, sejauh mana ditunda dan sampai kapan belum ada kepastian. Tetapi saya sampaikan kepada pemain sebelum adanya surat resmi dari PSSI yang kita terima, maka kita tetap memutuskan berlatih seperti biasa, profesional sesuai kontrak yang ditandatangani,” ujarnya mengakhiri.

Laga sendiri berjalan dengan posisi yang kurang sebanding dengan penguasaan bola yang lebih dikuasai oleh PSMS sejak menit pertama berlangsung.

Babak pertama PSMS berhasil menciptakan tiga gol tanpa balas. Sementara memasuki babak kedua Kwarta berhasil mengecilkan selisih gol menjadi 3-1. Namun gencarnya permainan yang diperagakan Syaiful Ramadhan tak dapat diimbangi Kwarta dan harus merelakan gawangnya kembali kebobolan dua gol dan menutup laga dengan skor 5-1.

Adapun kelima gol PSMS terculipta melalui Rizki Sena (2), Anis Nabar, Rachmad Hidayat, dan Yudhi Aditya.

Sementara satu-satunya gol Kwarta disumbangkan pemainnya, Amirul. (red)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Terima Pendataan BPS, Rico Waas Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Terima Pendataan BPS, Rico Waas Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Tiba di Asrama Haji, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Sambut Hangat Kepulangan Jemaah Haji Kloter 14 Asal Kota Medan

Tiba di Asrama Haji, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Sambut Hangat Kepulangan Jemaah Haji Kloter 14 Asal Kota Medan

Puluhan Massa Geruduk Kejatisu Minta Periksa HD dan  AD Atas Dugaan Korupsi di PUTR Simalungun

Puluhan Massa Geruduk Kejatisu Minta Periksa HD dan AD Atas Dugaan Korupsi di PUTR Simalungun

Waket Komisi XIII Nilai Komnas HAM Keliru Sebut Program MBG Langgar HAM

Waket Komisi XIII Nilai Komnas HAM Keliru Sebut Program MBG Langgar HAM

Polemik Imum Chiek Abu Indrapuri Kian Membesar, Ketidakhadiran Bupati dalam Klarifikasi Ombudsman Jadi Sorotan

Polemik Imum Chiek Abu Indrapuri Kian Membesar, Ketidakhadiran Bupati dalam Klarifikasi Ombudsman Jadi Sorotan

Wiriya Serahkan Penentuan Pengganti kepada Wali Kota, Bantah Ada Nama Titipan

Wiriya Serahkan Penentuan Pengganti kepada Wali Kota, Bantah Ada Nama Titipan

Komentar
Berita Terbaru