Kamis, 18 Juni 2026

Mantan Kabag Keuangan PDAM DS divonis 10 tahun penjara, terbukti korupsi Rp 10,8 miliar

Administrator
Senin, 02 Agustus 2021 11:28 WIB
Mantan Kabag Keuangan PDAM DS divonis 10 tahun penjara, terbukti korupsi Rp 10,8 miliar

Medan, HALOMEDAN.CO
Zainal Sinulingga, mantan Kabag Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Cabang Deliserdang divonis 10 tahun penjara, karena terbukti bersalah melakukan korupsi sebesar Rp 10, 8 miliar.

Putusan itu disampaikan majelis hakim diketuai As’ad Rahim Lubis dalam persidangan virtual di ruang Cakra-8 Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Senin (2/8/2021).

Selain divonis 10 tahun penjara, Zainal juga dikenai denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan dan diwajibkan membayar Uang Pengganti (UP) kerugian-kerugian negara sebesar Rp 10,8 miliar.

Putusan majelis hakim sama persis dengan tuntutan JPU Kanin Agusta dari Kejari Deliserdang.

Disebutkan, terdakwa Zainal Sinulingga terbukti bersalah, secara berkelanjutan merubah nominal angka beserta jumlah uangĀ  yang tertera pada cek yang akan dicairkan ke PT Bank Sumut.

Akibat dari perbuatan terdakwa yang berkelanjutan, PDAM Tirtanadi Cabang Deliserdang, Sumatera Utara, mengalami kerugian sebesar Rp 10,8 miliar.

Menurut majelis hakim, terdakwa Zainal Sinulingga melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2001 perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Jo Pasal 64 KUHP .

Selain itu, majelis hakim diketuai As’ad Rahim Lubis, pada persidangan yang sama juga menghukum terdakwa Asran Siregar, mantan Kepala Cabang PDAM Tirtanadi Cabang Deliserdang dengan hukuman 2 tahun penjara, denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Menurut majelis hakim, terdakwa Asran terbukti bersalah, secara bersama melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara, khususnya PDAM Tirtanadi Cabang Deliserdang sebesar Rp 10,8 miliar.

Baca Juga:

Terdakwa Asran Siregar terbukti lalai dalam melaksanakan tugasnya selaku pimpinan di PDAM Tirtanadi Cabang Deliserdang.

” Dalam melaksanakan tugasnya, terdakwa tidak melakukan fungsi pengawasan dan tata kelola keuangan sebagaimana mestinya,” urai majelis hakim.

Terdakwa, sebut majelis hakim, tidak melakukan croscek tentang uang masuk dan keluar, sehingga terdakwa Zainal Sinulingga sangat leluasa menguasai uang kas.

Putusan majelis hakim terhadap terdakwa Arsan Siregar beda tipis dengan tuntutan JPU Kanin Agusta yang menuntut 3 tahun penjara denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurunga . (zul)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Terima Pendataan BPS, Rico Waas Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Terima Pendataan BPS, Rico Waas Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Tiba di Asrama Haji, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Sambut Hangat Kepulangan Jemaah Haji Kloter 14 Asal Kota Medan

Tiba di Asrama Haji, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Sambut Hangat Kepulangan Jemaah Haji Kloter 14 Asal Kota Medan

Puluhan Massa Geruduk Kejatisu Minta Periksa HD dan  AD Atas Dugaan Korupsi di PUTR Simalungun

Puluhan Massa Geruduk Kejatisu Minta Periksa HD dan AD Atas Dugaan Korupsi di PUTR Simalungun

Waket Komisi XIII Nilai Komnas HAM Keliru Sebut Program MBG Langgar HAM

Waket Komisi XIII Nilai Komnas HAM Keliru Sebut Program MBG Langgar HAM

Polemik Imum Chiek Abu Indrapuri Kian Membesar, Ketidakhadiran Bupati dalam Klarifikasi Ombudsman Jadi Sorotan

Polemik Imum Chiek Abu Indrapuri Kian Membesar, Ketidakhadiran Bupati dalam Klarifikasi Ombudsman Jadi Sorotan

Wiriya Serahkan Penentuan Pengganti kepada Wali Kota, Bantah Ada Nama Titipan

Wiriya Serahkan Penentuan Pengganti kepada Wali Kota, Bantah Ada Nama Titipan

Komentar
Berita Terbaru