Kamis, 18 Juni 2026

Kolaborasi GJS Bersama Ketua Komnas HAM , Ini Kata Taufan Damanik

Administrator
Minggu, 17 Oktober 2021 07:37 WIB
Kolaborasi GJS Bersama Ketua Komnas HAM , Ini Kata Taufan Damanik

Medan, Halomedan.co
Komunitas Gowes Jurnalis Sumut (GJS) kali ini berkolaborasi dengan Ketua Komnas HAM, A. Taufan Damanik, di Lapangan Merdeka Medan, Minggu 17 Oktober 2021.

Gowes menjadi lebih serius karena kehadiran Ketua Komnas HAM Taufan Damanik. Namanya wartawan lebih banyak membahas masalah HAM dan perpolitikan nasional termasuk soal TWK (tes wawasan kebangsaan) dari pegawai KPK, hingga hak lansia untuk berolahraga secara ideal.

Taufan Damanik mengungkapkan, dirinya lebih senang olahraga berjalan kaki dengan tracking atau rute-rute pegunungan khususnya di wilayah Jawa Barat. “Saya sering berjalan kaki di pegunungan kawasan Hambalang Jawa Barat,” ujar Taufan Damanik, yang akan menjadi narasumber satu kegiatan di Medan.

Taufan mengatakan, dirinya bersama istri rencanannya akan mengitari Lapangan Merdeka. “Olahraga berjalan kaki untuk menjaga stamina tubuh tetap bugar dan fikiran sehat.”

Ketua GJS Choking Susilo Sakeh yang dikenal nyeleneh mengusulkan kepada Ketua Komnas HAM Taufan Damanik agar pemeribtah menyiapkan perlindungan dan fasilitas kepada lansia untuk merasa nyaman berolahraga di tempat-tempat umum.

Usai pertemuan singkat bersama Ketua Komnas HAM, gowes dilanjutkan mengitari beberapa jalan inti kota Medan. Jurnalis foto Emo Purnomo si penggemar sepeda Sempai, ternyata sibuk mengabadikan peserta Gowes lainnya di depan Gedung Keuangan Negara Jalan Diponegoro.

GJS kali ini diikuti Nian Poloan (wartawan senior Republika) menggunakan sepeda listrik, Armin Nasution (penulis Harian Waspada) menggunakan sepeda roadbike, Ketum GJS Choking Susilo Sakeh (sepeda MTB) dan David Susanto (sepeda MTB). Sedangkan pengacara senior Alamsyah Hamdani, hanya istirahat di Taman Ahmad Yani mendampingi isterinya.

Gowes berakhir di Cafe Akur Jalan Wajir Medan menikmati kopi hitam, teh panas dan roti bakar sembari diskusi bersama Khairil (pensiunan dari Kantor Imigrasi Medan) dan Toharuddin (pensiunan Pemko Medan.

Sang penggowes tangguh Armin Nasution, waktu untuk ngopinya berlangsung singkat, tapi gowesnya cukup lama dengan target menggowes minimal 35 km. Beda dengan Komunitas GJS, gowesnya sebentar, tapi ngopinya lama.rel

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Alisansi CS KERAS Geruduk Kejatisu dan Bakar Foto Walikota, Goklif Manurung: Kajati SUMUT SEGERA Periksa & Tangkap Wesly Silalahi Terkait Gurita Korup

Alisansi CS KERAS Geruduk Kejatisu dan Bakar Foto Walikota, Goklif Manurung: Kajati SUMUT SEGERA Periksa & Tangkap Wesly Silalahi Terkait Gurita Korup

Pinca BRI BO Sibuhuan : Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Dalam Bekerja Melayani Nasabah

Pinca BRI BO Sibuhuan : Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Dalam Bekerja Melayani Nasabah

Soliditas dan Gotong Royong Jadi Tradisi Kader, Balitbang Partai Golkar Rayakan Milad ke-63 Prof. Ganjar Razuni

Soliditas dan Gotong Royong Jadi Tradisi Kader, Balitbang Partai Golkar Rayakan Milad ke-63 Prof. Ganjar Razuni

Di Balik Pujian Pensi Al-Hikmah, Wakil Wali Kota Medan Beri Warning Soal Narkoba dan Judol

Di Balik Pujian Pensi Al-Hikmah, Wakil Wali Kota Medan Beri Warning Soal Narkoba dan Judol

Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia

Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia

Transformasi Mutu Layanan: Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional

Transformasi Mutu Layanan: Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional

Komentar
Berita Terbaru