Jumat, 14 Agustus 2026

Kapolri Tegaskan Nataru di Sumut Tidak Menimbulkan Varian Baru Covid-19

Administrator
Rabu, 03 November 2021 14:39 WIB
Kapolri Tegaskan Nataru di Sumut Tidak Menimbulkan Varian Baru Covid-19

MEDAN I HALOMEDAN.CO
Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tidak menimbulkan varian baru penyebaran Covid-19 di Sumatera Utara.

Pasalnya, tradisi pulang kampung masih kental di Sumut. Karena itu, agar Forkopimda Sumatera Utara melakukan berbagai persiapan dalam menghadapi Perayaan Natal dan Tahun Baru 2022.

“Di Sumut ada tradisi pulang kampung saat liburan panjang sehingga berpotensi terjadinya lonjakan Covid. Karena itu harus ada upaya untuk mengendalikan mobilitas masyarakat saat Perayaan Nataru 2022,” kata Kapolri dan Panglima TNI saat melakukan zoom meeting di rumah dinas Gubernur Sumut, Rabu (03/11/21).

Kapolri mengatakan, untuk mencegah terjadinya lonjakan pasca pulang kampung Nataru, agar Forkopimda melakukan langkah-langkah antisipasi dan ini harus menjadi perhatian tersendiri. Kita harus waspada dengan lonjakan internasional. Kemudian varian ini lebih mirip dengan varian delta. Begitu diberikan kelonggaran, maka angkanya naik lagi. Kegiatan akhir tahun yang sifatnya menyebabkan kerumunan agar dihindari,” katanya dihadapan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Kapoldasu Irjen Panca Putra Simanjuntak, Kajatisu, Ketua DPRDSU, para PJU Kodam I/BB dan Poldasu serta unsur Forkopimda, saat melakukan zoom meeting di rumah Aula Tengku Rizal Nurdin Gubernuran.

Listyo mengakui, saat ini perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia semakin membaik. Meski angka penularan semakin menurun namun masyarakat tetap harus menjalankan protokol kesehatan.

“Pesan Presiden walaupun angka semakin baik kita harus prokes. Bahwa kondisi angka itu bisa berubah kalau lengah. Kita berada di rangking 1 di Asia Tenggara untuk penanganan pengendalian Covid-19 terbaik. Tapi kita tak boleh lengah dengan angka itu,” akunya.
Jenderal bintang empat itu menegaskan, ketika masyarakat lengah dan mengabaikan protokol kesehatan Covid-19, maka resiko terjadinya gelombang ketiga Covid-19 menghantui Indonesia seperti yang dialami negara-negara maju.

“Kalau kita lengah dan abai dengan Prokes maka ada resiko terjadinya gelombang ketiga. Di Inggris walaupun vaksinasinya sudah 67 persen tapi masih terjadi fluktuasi. Secara nasional kita di angka 50 persen lebih, ini yang harus diantisipasi,” tegas Kapolri.(W05)

Foto:Kapolri dan Panglima TNI ketika saat melakukan zoom meeting di rumah dinas Gubernur Sumut,(W05)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi di Samosir, Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor DPC Samosir

PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi di Samosir, Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor DPC Samosir

Komisi B DPRD Sumut Diduga Kecolongan, Ketua KTH Pantai Labu Firestey Disebut Eks Napi Kasus Curanmor

Komisi B DPRD Sumut Diduga Kecolongan, Ketua KTH Pantai Labu Firestey Disebut Eks Napi Kasus Curanmor

JNE dan Penerbit GRASINDO Luncurkan Komik Pengantar Kebahagiaan, Mengangkat Kisah Para Kurir yang Menghubungkan Kebahagiaan

JNE dan Penerbit GRASINDO Luncurkan Komik Pengantar Kebahagiaan, Mengangkat Kisah Para Kurir yang Menghubungkan Kebahagiaan

Tobat Ekologis dari Balik Tembok Lapas

Tobat Ekologis dari Balik Tembok Lapas

Menjaga Setiap Rupiah Dana BOS, Bank Sumut dan Disdik Dorong Tata Kelola Sekolah Berbasis Digital

Menjaga Setiap Rupiah Dana BOS, Bank Sumut dan Disdik Dorong Tata Kelola Sekolah Berbasis Digital

Penanaman Tanaman Pohon Pelindung MPW PP Sumatera Utara, Ijeck Ajak Jaga Lingkungan dan Perkuat Kader dengan Pelatihan SAR

Penanaman Tanaman Pohon Pelindung MPW PP Sumatera Utara, Ijeck Ajak Jaga Lingkungan dan Perkuat Kader dengan Pelatihan SAR

Komentar
Berita Terbaru