Selasa, 11 Agustus 2026

KSPSI TOLAK PENGHAPUSAN KOPERASI TKBM DI PELABUHAN LAUT

Administrator
Jumat, 08 Juli 2022 15:00 WIB
KSPSI TOLAK PENGHAPUSAN KOPERASI TKBM DI PELABUHAN LAUT

Jakarta, Halomedan.co
Suasana getir merebak di aula Koperasi Primer TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) Tj. Priok Jakarta Utara saat membahas isu adanya rwmcana pencabutan SKB 2 Dirjen dan 1 Deputi yang menjadi legalitas keberadaan Koperasi TKBM. Mereka sangat khawatir akan menjadi lebih menderita atau bahkan menjadi pengangguran bila pencabutan itu dilakukan.

Namun para pimpinan dari 7 (tujuh) Serikat Pekerja yang menaungi lebih dari 2200 pekerja/buruh bongkar muat di pelabuhan itu sedikit terobati dengan kehadiran Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat, hari ini, Jumat (8/7/22).

Semua keluh kesah disampaikan langsung oleh para pimpinan SP/SB Tj. Priok kepada Jumhur termasuk dari Ketua Primer Koperasinya Asep Slamet. Para Pekerja TKBM resah dengan rencana Pemerintah menghapus eksistensi Koperasi TKBM. “Saya pastikan bahwa saya dan 17 Federasi yang bernaung dalam KSPSI serta para Pimpinan Serikat Buruh/Pekerja lainnya di tingkat nasional adalah bersama dengan saudara-saudara menolak pencabutan SKB 2 Dirjen dan 1 Deputi yang akan menghapus eksistensi TKBM ini”, tegas Jumhur disambut hiruk pikuk para pimpinan serikat pekerja dan mandor TKBM Tj. Priok

Kemudian Jumhur kembali menegaskan tidaklah boleh di negara Pancasila ini pekerja yang aktif di lingkungan negara dalam hal ini PT. PELINDO hidup dalam ketidakpastian dan kesejahteraan yang rendah. “Kita menolak eksploitasi manusia oleh manusia dan kita juga menolak eksploitasi manusia oleh negara dalam hal ini PELINDO. Mereka telah berjasa lebih dari 40 tahun memperlancar arus barang yang nilainya puluhan ribu trilyun selama ini harusnya mendapat kepastian kerja dan bisa menikmati masa pensiun yang layak bagi kemanusiaan”, ungkap Jumhur penuh haru.

Seperti diketahui selama ini para pensiunan pekerja TKBM tidak mendapat pesangon yang layak saat mereka purna bakti yaitu hanya dapat Rp. 30 juta bahkan kurang, padahal telah bekerja lebih dari 30 tahun.

Selanjutnya, Jumhur juga menekankan bahwa kekuatan kaum buruh itu pada kekompakannya. Bila satu sektor buruh disakiti maka sektor yang lainpun akan merasa sakit. “Karena itu tetaplah jaga kekompakan dan jangan sampai ada londo-londo ireng yang memecah belah kekompakan kaum buruh”, pungkas Jumhur mengakhiri dialog. rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Rico Waas dan Zakiyuddin: 17 Bulan Memimpin, Publik Menanti Bukti Bukan Sekadar Janji

Rico Waas dan Zakiyuddin: 17 Bulan Memimpin, Publik Menanti Bukti Bukan Sekadar Janji

APRC 2026 di Simalungun Berakhir, Bupati Anton: Buka Ruang Event Nasional dan Internasional

APRC 2026 di Simalungun Berakhir, Bupati Anton: Buka Ruang Event Nasional dan Internasional

Rico Waas Lantik Erfin Fachrur Razi Jadi Pj Sekda Medan, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Rico Waas Lantik Erfin Fachrur Razi Jadi Pj Sekda Medan, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

BAKOPAM SUMUT YAKIN BUNDA YIN MAMPU MEMBAWA WALUBI SUMUT LEBIH BAIK

BAKOPAM SUMUT YAKIN BUNDA YIN MAMPU MEMBAWA WALUBI SUMUT LEBIH BAIK

*KETUM GARDA MUDA PRABOWO / GARUDA 08 SYAMSUL RIZAL : MENGAWAL PRESIDEN PRABOWO SAMA HALNYA MENGAWAL UUD 1945*

*KETUM GARDA MUDA PRABOWO / GARUDA 08 SYAMSUL RIZAL : MENGAWAL PRESIDEN PRABOWO SAMA HALNYA MENGAWAL UUD 1945*

Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto Saksikan Penandatanganan MOU Antara UT dan KSPSI

Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto Saksikan Penandatanganan MOU Antara UT dan KSPSI

Komentar
Berita Terbaru