Selasa, 11 Agustus 2026

LIPPSU: Butuh Rp 11 T Wujudkan Jalan Mantap  Di Sumut

Administrator
Selasa, 19 Juli 2022 14:47 WIB
LIPPSU: Butuh Rp 11 T Wujudkan Jalan Mantap  Di Sumut

MEDAN | Halomedan.co
Direktur Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) Azhari AM Sinik berpendapat, anggaran untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur, termasuk sarana dan prasarana jalan yang mantap diperkirakan menelan biaya Rp 11 triliun.

“Idealnya, dibutuhkan dana Rp 11 triliun untuk membuat jalan di Sumut benar-benar mantap dan nyaman dilalui,” kata Azhari (Ari) Sinik kepada Waspada di Medan, Selasa (19/7).

Menurut Ari, saat ini panjang jalan di Sumut berkisar 3.300 km, dan yang akan diperbaiki sekitar 450 km, yang dituangkan melalui anggaran tahun jamak 2022-2023 sebesar Rp 2,7 triliun.

“Sebenarnya masih jauh dari kecukupan, dan dengan dana tersebut belum seluruhnya dapat menuntaskan persoalan infrastruktur di Sumut.

Karena panjang jalan yang dapat di-cover dengan anggaran sebesar itu baru sekitar 450 km. Sementara kondisi jalan rusak, masih lebih panjang dari itu.

Dari perspektif LIPPSU, saat ini kondisi infrastruktur di Sumut sudah sangat memprihatinkan, baik jalan, jembatan nasional,  provinsi maupun kabupaten/ kota. 

Akibat dari kurang mantapnya infrastruktur jalan dan jembatan di Sumut, menimbulkan dampak dari berbagai aspek,  terutama dalam peningkatan ekonomi rakyat dan kurangnya PAD do lima sektor, maupun PAD Kabupaten Kota sendiri. 

Dijelaska Ari, Provinsi Sumatera Utara kaya akan sumber daya alam, budaya dan peradabannya, yang merupakan modal yang sangat signifikan untuk dapat membangun provinsi ini yang maju dan bermartabat.

Bila masyarakat dan Pemprovsu, baik Kabupaten dan Kota dapat bersinergi, dengan mengedepankan semangat kebersamaan, tentunya cita-cita membangun jalan mant akan terwujud.

Baca Juga:

“Kedepankan kebersamaan, bukan mengedepankan ego sentris masing masing daerah,” ujarnya.

Melirik dari program prioritas Gubernur Sumut dengan konsep  “Menata Kota Membangun Desa”, ini merupakan konsep program yang sangat strategis membangun Sumateta Utara secara menyeluruh yang lebih baik. 

Artinya, Pemprovsu tidak membedakan antara Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara. 

“Sayangnya program yang strategis ini di dalam membangun perekonomian rakyat, kurangnya senergitas antara Pemerintah Daerah Provsu dan Kabupaten Kota di Sumatera Utara menjadi kendala utama mewujudkan Sumut yang kaya dan bermartabat,” pungkas Ari.rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Rico Waas Lantik Erfin Fachrur Razi Jadi Pj Sekda Medan, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Rico Waas Lantik Erfin Fachrur Razi Jadi Pj Sekda Medan, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

BAKOPAM SUMUT YAKIN BUNDA YIN MAMPU MEMBAWA WALUBI SUMUT LEBIH BAIK

BAKOPAM SUMUT YAKIN BUNDA YIN MAMPU MEMBAWA WALUBI SUMUT LEBIH BAIK

*KETUM GARDA MUDA PRABOWO / GARUDA 08 SYAMSUL RIZAL : MENGAWAL PRESIDEN PRABOWO SAMA HALNYA MENGAWAL UUD 1945*

*KETUM GARDA MUDA PRABOWO / GARUDA 08 SYAMSUL RIZAL : MENGAWAL PRESIDEN PRABOWO SAMA HALNYA MENGAWAL UUD 1945*

Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto Saksikan Penandatanganan MOU Antara UT dan KSPSI

Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto Saksikan Penandatanganan MOU Antara UT dan KSPSI

Pegadaian Ketuk Pintu Langit, Berbagi Makanan di Lima Wilayah

Pegadaian Ketuk Pintu Langit, Berbagi Makanan di Lima Wilayah

Bupati Asahan Bersama Forkopimda Sambut Hangat Kunjungan Pangdam I/BB, Resmikan Masjid Al-Ikhlas Kodim 0208/Asahan

Bupati Asahan Bersama Forkopimda Sambut Hangat Kunjungan Pangdam I/BB, Resmikan Masjid Al-Ikhlas Kodim 0208/Asahan

Komentar
Berita Terbaru