Jumat, 25 September 2026

Ijeck Benahi Tako dan Tingkatkan Prestasi Atlet, Pengcab Tako Medan, Deliserdang dan Binjai Dilantik

Administrator
Minggu, 21 Agustus 2022 17:39 WIB
Ijeck Benahi Tako dan Tingkatkan Prestasi Atlet, Pengcab Tako Medan, Deliserdang dan Binjai Dilantik

Medan | Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah selaku Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) melantik tiga Pengurus Cabang (Pengcab) Tako di Medan Club, Jalan RA Kartini Medan, Minggu (21/8). Yakni Pengcab Medan, Deliserdang dan Binjai.

Untuk Pengcab Medan, Musa Rajekshah melantik Dewi Maharani Panjaitan sebagai Ketua, Kemudian Bambang S Mawardi sebagai Ketua Pengcab Deliserdang, dan Imelvie Lubis sebagai Ketua Pengcab Binjai.

“Selamat untuk ketua dan para pengurus yang telah dilantik. Perlu kita saling ingatkan bahwa mengurus organisasi olahraga ini pastinya butuh pengorbanan. Bukan hanya waktu tapi juga pikiran dan materi. Semoga ketua yang dilantik sudah siap untuk itu. Kalo gak siap maka sia-sia amanah waktu yang diberikan kepada kita,” ujar pria yang akrab disapa Ijeck tersebut.

Ia juga meminta ketua dan pengurus untuk rela berkorban. Sebagai orang yang diamanahkan menjadi ketua, ke depan Ijeck mengatakan akan memperbaiki internal Tako lebih dahulu. Setelah itu, ia akan meningkatkan Training of Trainer (TOT) pelatihan untuk para juri, pelatih maupun para guru.

“Jika ini telah dilakukan maka baru bisa kita membawa Tako lebih berprestasi lagi dan kembali di urutan pertama seperti tahun 1970 an,” ujar Ijeck.

Karena seperti diketahui bahwa dulunya Sumut itu gudangnya atlet untuk berbagai cabang olahraga. Dan kehadirannya di Tako harus bisa membawa perubahan agar Tako Sumut bisa kembali berprestasi. Apalagi dalam waktu dekat akan dilaksanakannya Pekan Olahraga Nasional (PON), dan Sumut jadi tuan rumah.

“Persiapan para atlet harus dilakukan dari sekarang. Saya sangat berharap banyak atlet-atlet kita nantinya yang bisa membawa harum nama Sumut,” ujarnya.

Menambahkannya, Dewan Guru Besar Tako, Guru Riza Mutiara mengatakan bahwa Tako berdiri tahun 1963. Pada tahun 1964 ia sudah bergabung dengan Tako, dan sekarang menurutnya prestasi Tako menurun.

“Perlu pembinaan ke pelatih dan kami berharap pemerintah daerah segera melakukan sertifikasi untuk pelatih, guru dan wasit. Harusnya pelatih tak bersertifikat tidak boleh mengirim murid ke sabuk hitam. Intinya harus diadakan pelatih bersertifikat,” harapnya. (red-2)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
BP BUMN Salurkan Tali Asih Untuk Keluarga Jurnalis-ABK Arupadatu I

BP BUMN Salurkan Tali Asih Untuk Keluarga Jurnalis-ABK Arupadatu I

Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Muktarrudin Usman Nahkodai KSMI Aceh, Tekad Kembangkan Sepakbola Mini

Muktarrudin Usman Nahkodai KSMI Aceh, Tekad Kembangkan Sepakbola Mini

Polda Sumut Tetapkan 10 Tersangka Pengrusakan dan Penganiayaan di Humbahas

Polda Sumut Tetapkan 10 Tersangka Pengrusakan dan Penganiayaan di Humbahas

Dari Climate Summit PBB, Menteri LH: Presiden Prabowo Subianto Lakukan Langkah Nyata Pengendalian Perubahan Iklim

Dari Climate Summit PBB, Menteri LH: Presiden Prabowo Subianto Lakukan Langkah Nyata Pengendalian Perubahan Iklim

HUT KADIN ke-58 di Medan, Pemprov Sumut dan Dunia Usaha Perkuat Sinergi Ekonomi

HUT KADIN ke-58 di Medan, Pemprov Sumut dan Dunia Usaha Perkuat Sinergi Ekonomi

Komentar
Berita Terbaru