Minggu, 28 Juni 2026

UAS Dijemput Keluarga dan Wakapolda di KNIA

Administrator
Senin, 18 Maret 2019 13:33 WIB
UAS Dijemput Keluarga dan Wakapolda di KNIA

MEDAN-halomedan.co
Ustad Kondang Abdul Somad tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang pukul 17.15 wib dengan menggunakan maskapai Garuda Boing 190 dari Surabaya. Setelah itu, rencanannya Abdul Somad melanjutkan perjalanan ke Desa Silau Laut, Kota Kisaran, Kabupaten Asahan untuk melayat ibunda tercinta almarhumah Hajjah Rohanan Binti Nuruddin yang meninggal pada Senin pagi dini hari, (18/3/2019).

Terlihat keluarga, kerabat dan pejabat Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin D, Irwasda Kombes Eko, Karo Ops Kombes Makmur Ginting, Kabid Humas Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Gubernur Edi Rahmayadi, Wagub Musa Rajekshah dan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menunggu kedatangan Abdul Somad. Namun, terlihat salah satu perwira polisi berpangkat Ipda yang mondar mandir di Bandara mempersiapkan segala sesuatunya.

Ipda Muhammad Khomaini, Kanit Jatanras Polres Asahan yang bertutur keluarga dari Ibu Nuraini, kakak sepupu Abdul Somad yang akrab disapa UAS.

Khomaini mempunyai adik yang juga sahabat UAS yakni Muhammad Fadli (24) yang sedang memperdalam ilmu agama di sekolah Buya Syehk Sayyid Ahmad Ibn Sayyid Muhammad Ibn Sayyid Alawy Ibn Sayyid Abbas yang nasabnya sampai pada Syaidina Al Hasan Ibn Syaidatuna Fathimah Binti Syaidina Wa Maulana Muhammad SAW (dikutip dari instagram UAS).

Khomaini pernah mendampingi UAS saat menyampaikan ceramah di Kota Tebing Tinggi beberapa waktu lalu. Dimana ia (Khomaini) selalu mendampingi almarhumah orangtua dari UAS.

Ucapan belasungkawa terus membanjiri akun media sosial Instagram UAS diantara dari artis Teuku Wisnu, Ifan Seventin dan Melli Goeslow.

Ustad Somad dalam statusnya di instagram menulis :

seperti biasa setelah tahajud dan witir, mak membaca Quran dan zikir yang biasa beliau baca, setelah itu makan sahur. Selesai santap sahur, mak menonton tausiah UAS di Youtube. Kemudian mak mandi terasa sakit kepala.

Beliau terus wudhu’ persiapan salat subuh. Lalu pingsan, dibawa ke rumah sakit menghembuskan nafas terakhir.

Baca Juga:

PersiS seperti ucapan emak selama ini, “aku kalo bisa, mati jangan pakai sakit lamo lamo. Kalau bisa mandi dulu, jadi jasad awak bersih. Mandi, ambil aye sembahyang, poneng, mati”.

Jenazah akan dimakamkan di Silau Laut, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara.

71 tahun Allah berikan usia kepada mak. Terimakasih tak terhingga kepada seluruh masyarakat yang telah mendoakan mak. Mohon dimaafkan segala khilaf dan salah mak kami Hajja Rohana Binti Nuruddin.(res)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan

Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan

Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah

Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah

Strategi Komunikasi Pemerintah: Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik

Strategi Komunikasi Pemerintah: Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik

Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov

Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov

Achirudin Hasibuan Mengamuk, Wartawan Dipiting dan Dada Dipukul, Dilaporkan ke Polda Sumut

Achirudin Hasibuan Mengamuk, Wartawan Dipiting dan Dada Dipukul, Dilaporkan ke Polda Sumut

Rahmat Gobel Menilai PENAS Petani Nelayan Titik Balik Kurangi Impor dan Bangun Kemandirian Pangan Nasional

Rahmat Gobel Menilai PENAS Petani Nelayan Titik Balik Kurangi Impor dan Bangun Kemandirian Pangan Nasional

Komentar
Berita Terbaru