Jumat, 26 Juni 2026

Evaluasi Azhar Harahap selaku Kadis Tanaman Pangan dan Hortikutura Sumut

Administrator
Minggu, 27 Agustus 2017 11:54 WIB
Evaluasi Azhar Harahap selaku Kadis Tanaman Pangan dan Hortikutura Sumut

Halomedan | Azhar Harahap selaku Kadis Tanaman Pangan dan Hortikutura Sumut dinilai tidak pantas untuk memimpin Dinas Tanaman Pangan dan Hortikutura Sumut. Selain terlibat dugaan korupsi dan pungli, saat ini kinerja kadis TPH Sumut menjadi buah bibir masyarakat Sumut karena adanya keterlibatan dirinya dalam dugaaan korupsi dan Pungli di Dinas TPH Sumut tersebut. Makanya kita minta kepada Gubsu HT Erry Nuradi agar secepatnya melakukan evaluasi terhadap kinerja Kadis TPH Sumut yang lagi teredus kabar kurang baik tersebut, Ucap Ketua LSM Suara Proletar Ridwanto Simanjuntak kepada SUMUT24, Minggu (27/8). Menurutnya, Dugaan korupsi dan pungutan liar (pungli) di dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara yang dipimpin Azhar Harahap bakal memasuki babak baru, Kejatisu bakal menelusuri dan memanggil Kadis TPH Sumut tersebut.
Evaluasi terhadap Kadis TPH Sumut harus segera dilakukan karena banyak program yang telah diagendakan tidak dapat dijalankan dengan baik, bahkan banyak menyisakan sisa anggaran. “Kami sangat sesalkan banyaknya program yang tidak berjalan di Dinas tersebut. Ini menunjukkan banyak masalah dan kepala dinasnya tidak mampu bekerja dengan baik.
” Gubernur harus berani `mengorbankan` satu orang, demi kebaikan Dinas TPH Sumut tersebut.
Sebelumnya, Dugaan korupsi dan pungutan liar (pungli) di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut yang diduga melibatkan Kadis TPH Sumut Azhar Harahap dinilai sudah membuat citra Pemprovsu buruk, betapa tidak hari ini masih adanya pungutan liar yang diduga dilakukannya kepada bawahannya dan sudah berlangsung tahun lalu sampai sekarang. Begitujuga, Dugaan pungli tersebut diantaranya dalam hal pencairan honor misalnya, mengalami pemotongan sebesar 10%. Begitu juga pembelian Alat Tulis Kantor (ATK), penggandaan berkas, honor nara sumber, honor tim teknis, dan konsumsi saat acara, dikenakan potongan masing-masing sebesar 15%. Sementara, pemotongan untuk perjalanan dinas mencapai 20%. Begitujuga dugaan korupsinya diantaranya program peningkatan nilai tambah daya asing industri hilir pemasaran dan ekspor hasil pertanian tahun 2016. Azhar Harahap pernah diperiksa berdasarkan surat perintah penyelidikan Kepala Kejati Sumut nomor: Print-12/N.2/Fd.2/Fd.1/02/2016 tertanggal 26 Februari 2016.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
AMPERAKSU Desak Polda Sumut Telusuri Dugaan Gudang Rokok Ilegal, Minta Backing Dibongkar

AMPERAKSU Desak Polda Sumut Telusuri Dugaan Gudang Rokok Ilegal, Minta Backing Dibongkar

LTKP Desak Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Makanan Pasien RSU Haji Medan Rp4,3 Miliar

LTKP Desak Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Makanan Pasien RSU Haji Medan Rp4,3 Miliar

Transisi Energi dan Ujian Pemerintahan Ekologis Indonesia

Transisi Energi dan Ujian Pemerintahan Ekologis Indonesia

PWPM Dukung Sukses APEKSI XVIII 2026, Siap Promosikan Potensi Kota Medan

PWPM Dukung Sukses APEKSI XVIII 2026, Siap Promosikan Potensi Kota Medan

PTPN I Regional 1 dan Forkopimcam Tanjung Morawa Tanam 300 Pohon Peringati Hari Bumi dan HUT Deli Serdang ke-80

PTPN I Regional 1 dan Forkopimcam Tanjung Morawa Tanam 300 Pohon Peringati Hari Bumi dan HUT Deli Serdang ke-80

10 Propinsi Berlaga di Sumut Nasional Taekwondo Championship

10 Propinsi Berlaga di Sumut Nasional Taekwondo Championship

Komentar
Berita Terbaru