Deli Serdang — Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Istiqomah bersama Ikatan Remaja Masjid Islam (IRMI) menggelar peringatan
Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H di Masjid Istiqomah, Perumahan Kuis Indah Permai, Desa Paya Gambar, Kecamatan Batang Kuis.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, serta jamaah dari berbagai kalangan.
Dalam sambutannya, Ketua BKM Istiqomah, Budi Hendra, menegaskan bahwa
Isra Mi'raj merupakan peristiwa penting yang mengingatkan umat Islam untuk semakin menjaga shalat dan memperkuat keimanan.
"
Isra Mi'raj mengajarkan kepada kita pentingnya menjaga shalat dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Semoga masjid ini terus menjadi pusat pembinaan umat dan generasi muda," ujar Budi Hendra.
Sementara itu, Kepala Desa Paya Gambar, Harmaini, mengapresiasi kekompakan masyarakat dan panitia dalam menghidupkan syiar Islam di tengah lingkungan desa.
"Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun generasi muda yang religius dan berakhlak mulia. Pemerintah desa akan selalu mendukung kegiatan positif yang mempererat persatuan masyarakat," katanya.
Tokoh masyarakat, Hariro Harahap, juga menekankan bahwa
Isra Mi'raj bukan hanya sekadar peristiwa sejarah, tetapi pelajaran besar untuk memperbaiki diri menjelang Ramadhan.
"Menjelang bulan suci, mari kita jadikan momentum ini untuk membersihkan hati, memperbanyak amal kebaikan, dan memperkuat persaudaraan," ucap Hariro.
Dukungan terhadap pembinaan pemuda juga disampaikan Ketua Yayasan Pengembangan Pemuda Bangsa, Rustam Effendi Siregar. Ia menegaskan komitmen untuk terus membantu umat melalui program pembinaan generasi muda.
"Jika masih ada pejuang yang mau berjuang untuk kebaikan umat, maka kita akan berdiri bersama mereka. Yayasan juga berikhtiar menyiapkan ruang pembinaan serta fasilitas positif bagi anak-anak dan pemuda, termasuk sarana olahraga dan tempat kegiatan," tegas Rustam.
Ustadz Dr. Misnan Al Jawi, SH, MH menyampaikan tausiyah penuh makna dalam sebuah perayaan dan kegiatan kebersamaan yang berlangsung khidmat, dengan menekankan pentingnya bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.
Dalam ceramahnya, Misnan mengingatkan bahwa manusia kerap lalai dan melupakan nikmat yang sudah ada, sehingga tidak mampu menjaga serta memanfaatkannya untuk kebaikan.
"Sungguh, nikmat yang paling sering kita tinggalkan adalah nikmat yang sudah Allah berikan kepada kita. Kita sering lupa bersyukur," ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga mengutip firman Allah dalam Al-Qur'an Surah Ibrahim ayat 7 yang menegaskan bahwa syukur menjadi kunci bertambahnya nikmat.
"Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu," katanya.
Selain itu, Ustadz Misnan menekankan bahwa kehidupan manusia selalu dihadapkan pada berbagai pilihan, baik dalam ucapan, perbuatan, maupun sikap. Karena itu, ia mengajak umat untuk menggunakan lidah dan suara demi kebenaran serta menjauhi hal-hal yang sia-sia.
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan bahwa dunia hanyalah tempat singgah sementara, sedangkan tujuan akhir setiap manusia adalah kembali kepada Allah SWT.
"Rumah kita yang sejati bukanlah dunia ini. Dunia hanyalah tempat ujian dan tempat menanam amal," tegasnya.
Ceramah tersebut ditutup dengan doa agar kegiatan kebersamaan itu membawa keberkahan, mempererat persatuan, serta menjadikan umat Islam sebagai hamba yang pandai bersyukur dan istiqamah dalam kebaikan.red