MEDAN | Penetapan PT ASP sebagai pemenang tender proyek
Fasade Stadion Teladan senilai Rp64,13 miliar memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Selain besarnya nilai proyek yang bersumber dari APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2026, publik juga mulai menyoroti rekam jejak perusahaan serta sosok yang berada di balik badan usaha tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun pada Rabu (17/6/2026) melalui Website LPSE Kota Medan, proyek yang dilelang oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan itu diikuti sebanyak 27 peserta. Dari puluhan perusahaan yang bersaing, PT ASP akhirnya ditetapkan sebagai pemenang dengan nilai penawaran terkoreksi sebesar Rp64.130.317.745,96.
Nilai tersebut hanya terpaut sekitar Rp864 juta atau sekitar 1,33 persen dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang ditetapkan sebesar Rp64.994.432.000. Sementara pagu anggaran proyek tercatat sebesar Rp64.994.600.000.
Selisih penawaran yang relatif tipis dari HPS tersebut menjadi perhatian sejumlah kalangan. Pasalnya, proyek bernilai puluhan miliar rupiah itu menggunakan anggaran daerah sehingga diharapkan berlangsung secara transparan dan akuntabel.
Di tengah proses pembangunan Stadion Teladan yang menjadi salah satu proyek strategis Kota Medan, perhatian publik kini tidak hanya tertuju pada pelaksanaan pekerjaan, tetapi juga pada profil perusahaan pemenang tender.
PT ASP diketahui beralamat di Jalan STM/Pembangunan No. 12/18, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan. Berdasarkan data perusahaan yang dapat diakses publik, badan usaha tersebut bergerak di bidang jasa konstruksi dan telah berdiri sejak 9 November 2016.
Meski demikian, informasi mengenai pemegang saham, komisaris, direktur maupun pemilik manfaat (beneficial owner) perusahaan belum banyak diketahui masyarakat. Kondisi ini memunculkan rasa ingin tahu publik mengenai siapa pihak yang sesungguhnya berada di balik perusahaan yang dipercaya mengerjakan proyek
Fasade Stadion Teladan bernilai Rp64,1 miliar tersebut.
Selain proyek Stadion Teladan, PT ASP juga disebut pernah terlibat dalam sejumlah pekerjaan infrastruktur di Sumatera Utara, termasuk pembangunan venue voli indoor PON dan beberapa proyek peningkatan jalan.
Dengan nilai proyek yang besar serta tingginya perhatian masyarakat terhadap penggunaan anggaran daerah, transparansi mengenai profil dan rekam jejak perusahaan pemenang tender dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Nomor kontak kantor PT ASP saat dihubungi tidak ada sahutan sampai berita ini diterbitkan.red