Selasa, 12 Mei 2026

BI, Pemko Medan dan Pemprovsu Inisiasi Pasar Online

Administrator
Rabu, 15 April 2020 06:36 WIB
BI, Pemko Medan dan Pemprovsu Inisiasi Pasar Online

MEDAN , halomedan.co – Bank Indonesia (BI) sedang menginisiasi kerjasama dengan Pemprov Sumut dan Pemko Medan untuk dapat mengimplementasikan Program Pasar Online. Langkah ini dilakukan guna memperkuat ketahanan ekonomi baik dari sisi konsumen, pelaku usaha mikro seperti pedagang pasar dan sektor informal seperti driver transportasi online di Sumut, khususnya di kota Medan. Dan PD Pasar Kota Medan akan menjadi pilot project pertama.

“Program Pasar Online dapat menjadi jalan yang menghubungkan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pedagang pasar serta para pekerja transportasi online dengan para konsumennya sehingga aktivitas ekonomi dan tingkat konsumsi masyarakat tetap terjaga,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut Wiwiek Sisto Widayat, Selasa (14/4/2020).

Lebih lanjut dikatakan Wiwiek, penerapan program dapat diawali dengan pelaksanaan koordinasi antar pihak-pihak terkait diantaranya adalah Pemprov Sumut, Pemko Medan, PD Pasar Kota Medan serta pelaku usaha transportasi online di kota Medan dan Sumatera Utara yaitu Gojek dan Grab.

Pihak PD Pasar Kota Medan, ujar Wiwiek, dapat melakukan pendataan pedagang di pasar-pasar se-kota Medan. Adapun data yang dikumpulkan yaitu nama pedagang, jenis produk/barang yang dijual serta nomor kontak yang bisa dihubungi oleh konsumen.

Kemudian, implementasi Program Pasar Online dapat dilaksanakan setelah dilakukan pendataan secara lengkap. “Seluruh pihak terkait juga terus melakukan publikasi terkait program, daftar pasar serta data dan kontak pedagang sehingga implementasinya di masyarakat dapat berjalan dengan optimal,” ujar Wiwiek Sisto Widayat.

Sebelumnya, sambung orang nomor satu di BI Sumut ini, dalam mendukung pengembangan UMKM pada masa Covid-19, BI telah memfasilitasi pendampingan UMKM melalui whatsapp group sehingga setiap pelaku usaha binaan dapat berkonsultasi dengan pembina yang tersertifikasi mengenai kendala yang dihadapi di tengah pandemi Covid-19.

“Selain itu, juga mendorong UMKM untuk dapat meningkatkan pemasaran dan penjualan secara daring, baik melalui ecommerce maupun aplikasi daring seperti Gojek atau Grab,” tutur Wiwiek Sisto Widayat.

Dilakukan juga fasilitasi business matching antara petani dengan pelaku usaha yang menjual sayur dan buah secara daring.

Selain itu, BI juga melakukan pendataan terhadap UMKM Binaan yang memiliki kewajiban kredit ke Perbankan dan Lembaga Keuangan dan memiliki kendala dalam pembayaran cicilan dan berkoordinasi dengan perbankan, Lembaga keuangan serta Otoritas Jasa Keuangan untuk relaksasi kredit sesuai dengan arahan pemerintah melalui POJK No. 11/POJK.03/2020. (R03)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
4 Begal Terowongan Tembung Ditangkap

4 Begal Terowongan Tembung Ditangkap

77 Peserta Rehab Ikuti Upacara Khidmat, Ketua JMSI Sumut: Jauhi Bahaya Narkoba

77 Peserta Rehab Ikuti Upacara Khidmat, Ketua JMSI Sumut: Jauhi Bahaya Narkoba

Bank Sumut Raih Taxpayer Award dari DJP, Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan Pajak Digital bagi Masyarakat

Bank Sumut Raih Taxpayer Award dari DJP, Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan Pajak Digital bagi Masyarakat

Welcoming Inkubator Bisnis UNPAB Batch 1 Resmi Digelar, Cetak Mahasiswa Inovatif dan Siap Bangun Usaha

Welcoming Inkubator Bisnis UNPAB Batch 1 Resmi Digelar, Cetak Mahasiswa Inovatif dan Siap Bangun Usaha

Machika Luna Debut Lewat “Kupu Lucuku”, Anthem Cinta Pertama yang Siap Kuasai Playlist Gen Z

Machika Luna Debut Lewat “Kupu Lucuku”, Anthem Cinta Pertama yang Siap Kuasai Playlist Gen Z

Jebakan "Visa Turis" dan Ilusi Keamanan Digital: Belajar dari Ratusan WNA Pelaku Judol

Jebakan "Visa Turis" dan Ilusi Keamanan Digital: Belajar dari Ratusan WNA Pelaku Judol

Komentar
Berita Terbaru