Selasa, 25 Agustus 2026

Tokoh Madina H. Syahrir Nasution Soroti Keras Jalan Jembatan Merah–Muara Soma hingga Simpang Gambir

Administrator
Selasa, 25 Agustus 2026 10:36 WIB
Tokoh Madina H. Syahrir Nasution Soroti Keras Jalan Jembatan Merah–Muara Soma hingga Simpang Gambir


MANDAILING NATAL — Kondisi jalan yang menghubungkan Jembatan Merah–Muara Soma hingga Simpang Gambir, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat sorotan keras dari tokoh masyarakat Madina, H. Syahrir Nasution.

Menurut Syahrir, kerusakan ruas jalan tersebut tidak boleh terus dibiarkan karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Jalan itu merupakan salah satu jalur penting yang digunakan masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.

"Pemerintah jangan tutup mata terhadap kondisi jalan ini. Masyarakat membutuhkan jalan yang layak, bukan sekadar janji dan alasan. Jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Kalau jalannya rusak, aktivitas ekonomi rakyat juga ikut terganggu," tegas H. Syahrir Nasution.

Ia meminta pemerintah yang memiliki kewenangan terhadap ruas jalan tersebut segera turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya. Jangan sampai persoalan kerusakan jalan baru mendapat perhatian setelah terjadi kecelakaan atau menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi masyarakat.

Syahrir juga mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam memastikan pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah.

"Jangan pembangunan hanya terlihat di pusat-pusat pemerintahan atau kawasan perkotaan. Masyarakat di pelosok juga memiliki hak yang sama untuk menikmati infrastruktur jalan yang aman dan layak," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah harus transparan mengenai status kewenangan ruas jalan tersebut, termasuk rencana perbaikan dan sumber anggaran yang akan digunakan.

"Kalau kewenangannya sudah jelas, maka jangan saling lempar tanggung jawab. Pemerintah harus hadir dan memberikan solusi. Masyarakat sudah cukup lama menghadapi kondisi jalan yang rusak," katanya.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur seharusnya berorientasi pada kebutuhan rakyat, bukan semata-mata mengejar proyek.

"Yang dibutuhkan masyarakat bukan seremoni, bukan janji, tetapi jalan yang benar-benar diperbaiki dan bisa digunakan dengan aman. Jangan tunggu rakyat mengeluh berkali-kali baru pemerintah bergerak," tegas Syahrir.

Syahrir berharap pemerintah segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap ruas Jembatan Merah–Muara Soma–Simpang Gambir dan mengambil langkah konkret untuk memperbaikinya.

"Jalan adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Pemerintah wajib memastikan urat nadi itu tetap berfungsi dengan baik. Jangan sampai masyarakat Madina terus menjadi korban buruknya infrastruktur," pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tokoh Masyarakat Pantai Barat Madina H. Syahrir Nasution: Jika Pemerintah Terus Abai, Rakyat Siap Perjuangkan Bergabung ke Sumatera Barat

Tokoh Masyarakat Pantai Barat Madina H. Syahrir Nasution: Jika Pemerintah Terus Abai, Rakyat Siap Perjuangkan Bergabung ke Sumatera Barat

Spanduk Kritik Bermunculan di Sejumlah Titik Kota Panyabungan, Nama Bupati Madina Jadi Sorotan

Spanduk Kritik Bermunculan di Sejumlah Titik Kota Panyabungan, Nama Bupati Madina Jadi Sorotan

Warga Huta Namale Madina Dipasung 25 Tahun, Keluarga Minta Perhatian Dinas Kesehatan Sumut

Warga Huta Namale Madina Dipasung 25 Tahun, Keluarga Minta Perhatian Dinas Kesehatan Sumut

Duka Simanguntong dan Kegagalan Tata Kelola PETI di Mandailing Natal

Duka Simanguntong dan Kegagalan Tata Kelola PETI di Mandailing Natal

PEMEKARAN TAPANULI BAGIAN SELATAN (SUMATERA TENGGARA) DAN PEMEKARAN MADINA: ANTARA HARAPAN BESAR DAN TANTANGAN STRUKTURAL

PEMEKARAN TAPANULI BAGIAN SELATAN (SUMATERA TENGGARA) DAN PEMEKARAN MADINA: ANTARA HARAPAN BESAR DAN TANTANGAN STRUKTURAL

Jalan Terjal 7,2 Km Tak Halangi Bupati Madina Jangkau Warga Terdampak Banjir

Jalan Terjal 7,2 Km Tak Halangi Bupati Madina Jangkau Warga Terdampak Banjir

Komentar
Berita Terbaru