Kamis, 17 September 2026

Deepa Malik: Membawa Ikon India Shah Rukh Khan & Amitabh Bachchan ke dalam Gerakan 100 CTFP

Administrator
Kamis, 17 September 2026 17:49 WIB
Deepa Malik: Membawa Ikon India Shah Rukh Khan & Amitabh Bachchan ke dalam Gerakan 100 CTFP


India - Ada saat-saat dalam dunia olahraga ketika sebuah pesan tidak lagi sekadar rangkaian kata. Ia berubah menjadi kekuatan, keyakinan, dan pengingat bahwa seorang atlet tidak pernah berjuang sendirian.

Semangat itulah yang menjadi jiwa 100 CTFP — 100 Celebrities Talk for Para Athletes, sebuah inisiatif yang mempertemukan para atlet paralimpik dengan pesan-pesan inspiratif dari tokoh-tokoh berpengaruh dunia.

Bagi Dr. Deepa Malik, legenda olahraga paralimpik India, perjuangan untuk para atlet difabel bukanlah sesuatu yang jauh dari kehidupannya. Ia mengalaminya sendiri.

Sebagai perempuan India pertama yang memenangkan medali Paralimpik, perjalanan Deepa menuju panggung olahraga dunia lahir dari pengalaman panjang menghadapi disabilitas, kesepian, keterbatasan aksesibilitas, hingga akhirnya menemukan kekuatan melalui olahraga.

Di dalam siaran TV, Perdana Mentri Narendra Modi berkata " I request you all to meet Deepa,she is known as a prominent player in India but very few people know her as an excellent motivator"

Deepa kemudian dipercaya sebagai mantan President of the Paralympic Committee of India dan saat ini menjadi anggota Executive Board of the Asian Paralympic Committee.

Semangat olahraga juga diteruskan kepada keluarganya. Putrinya, Devika Malik, merupakan atlet paralimpik yang meraih medali pada Asian Para Games 2023 dan kini menjabat sebagai President of the Indian Para Kabaddi Association.

Dari Hangzhou, sebuah persahabatan menjadi dukungan untuk 100 CTFP

Pertemuan pertama Deepa Malik dan Natalia Tjahja, pendiri Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) sekaligus pencipta 100 CTFP, berlangsung secara sederhana—saat sarapan di sela-sela Hangzhou Asian Para Games 2023.

Namun, dua tahun kemudian, pertemuan singkat itu berkembang menjadi sebuah dukungan yang jauh lebih besar.

Pada 2025, Deepa dihubungi Natalia ketika Natalia mulai mengumpulkan pesan untuk para atlet melalui 100 CTFP.
Deepa menyambut gagasan tersebut dengan hangat.

«"I am happy to know Natalia. We need sincere people who truly support para sport. We need one voice all over the world for 100 CTFP."» kata Deepa dalam wawancara dengan Voice of Indonesia.

Bagi Deepa, 100 CTFP bukan hanya tentang sebuah kartu. Ini adalah tentang menyatukan suara dunia untuk memberikan semangat kepada para atlet yang telah melewati perjalanan luar biasa.

Preeti Jhangiani, Shah Rukh Khan hingga Amitabh Bachchan.

Salah satunya adalah Preeti Jhangiani, aktris yang dikenal luas melalui film Mohabbatein. Preeti juga memiliki kiprah penting dalam dunia olahraga sebagai President of the Armwrestling Federation India dan Vice President of the Asian Armwrestling Federation.
Preeti telah bergabung dengan 100 CTFP sejak 2025.

Deepa juga mengingat Shah Rukh Khan, yang pernah memberikan dukungan terbuka kepada atlet-atlet paralimpik India menjelang Asian Para Games 2018 di Jakarta. Saat itu, Shah Rukh Khan bertemu dengan kontingen India dan berbicara langsung kepada para atlet tentang kekuatan, keberanian, serta keberanian untuk menaklukkan kata "impossible".

Menurut Deepa, platform televisi ikonik Kaun Banega Crorepati ( KBC) yang dibawakan Amitabh Bachchan memiliki kekuatan luar biasa untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap olahraga paralimpik.

«"I will introduce 100 CTFP to Shah Rukh and Amitabh. I am sure they will give their messages to para athletes."» kata Deepa dalam interview Voice of Indonesia.

Konsep 100 CTFP sebenarnya sederhana.
Sebuah kartu kecil membawa pesan dari seorang tokoh yang dihormati, kemudian diberikan langsung kepada seorang atlet paralimpik.

Natalia bahkan membuka kemungkinan agar seorang penerima kartu dapat bertemu langsung dengan tokoh yang memberikan pesan tersebut.

Perjalanan 100 CTFP kini telah melintasi berbagai negara dan ada 660 tokoh dunia yang sudah bergabung.

Natalia menyampaikan penghargaan khusus kepada Andrew Parsons, President of the International Paralympic Committee (IPC)dan seluruh team IPC , yang memberi dukungan sepenuhnya kepada 100 CTFP dan MMLWF.

"Andrew Parsons sebagai " Bapak 100 CTFP Dunia" Legacy Card No. 00001. Pada bagian belakang setiap kartu 100 CTFP juga terdapat penghargaan kepadanya beserta tiga pesan inspirasionalnya."ujar Natalia

Di China, Natalia memberikan apresiasi kepada penyair ternama dan Chairman of Actor Committee, Cao Shui, yang membantu memperkenalkan 100 CTFP kepada sejumlah tokoh besar, termasuk aktor Tang Guoqiang, Hou Yong dan Hou Tianlai dan empat media besar China: China Urban Headlines, Chinese Poetry Network, Chinese Writers Network, dan Great Poetry Journal.

Di kawasan Timur Tengah, Natalia mengapresiasi Dr. Ashraf Aboul-Yazid .Ia adalah President, Asia Journalist Association & Secretary General of Congress African American.Ia membantu memperkenalkan 100 CTFP dalam bahasa Arab di kawasan tersebut.


Di Indonesia, dukungan datang dari Raja Sapta Oktohari, President of the Indonesian Olympic Committee, yang mendapat penghargaan sebagai Sports Leader 100 CTFP Indonesia 2026, serta Benny Butarbutar, President Director of ANTARA News Agency, sebagai Media Leader 100 CTFP Indonesia 2026.

Di Jepang, Maki Starfield menjadi sosok pertama yang mengumpulkan tokoh-tokoh internasional untuk 100 CTFP dan mendapat penghargaan Women of Influence 100 CTFP Asia 2026. Penghargaan yang sama diberikan kepada Jenny O atas dukungannya terhadap berbagai kegiatan kemanusiaan.

Sementara Deepa Malik sendiri dinobatkan sebagai:
Para Sports Leader 100 CTFP Asia 2026.

Ashraf di nobatkan sebagai Regional Media Leader 100 CTFP - Asia & Middle East

Cao Shui sebagai Asian Literary Leader 100 CTFP 2026

Menuju Aichi-Nagoya 2026

Menjelang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Natalia melakukan perjalanan ke berbagai negara Asia untuk bertemu dengan para pemimpin National Paralympic Committee (NPC) dan menyerahkan kartu 100 CTFP kepada sejumlah para atlet nasional yang akan bertanding di Asian Para Games Aichi Nagoya.

Ketika perjalanan atau kondisi cuaca membuat pertemuan langsung tidak memungkinkan, kartu-kartu tersebut dapat dikirim melalui layanan pos nasional kepada NPC masing-masing.

Untuk menjadikan pesan tersebut sebagai kenang-kenangan yang bernilai, kartu 100 CTFP dibuat dalam berbagai material, termasuk acrylic dan PVC, sementara kartu Legacy dibuat dalam crystal.

Namun sekali lagi, bagi Natalia, perjalanan ini bukanlah sekadar tentang sebuah kartu.
Ini adalah tentang membawa suara orang-orang berpengaruh lebih dekat kepada para atlet yang telah melewati perjuangan luar biasa.

Dan di tanggal 15 September 2026, President NPC Chinese Taipei, Dr Mu Ming Chu telah memberikan pesan 100 CTFPnya kepada atlit paralimpik sedunia

"Everything is because of God's power. Thank God always in every journey of 100 CTFP and MMLWF."kata Natalia menutup interview.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan

Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan

Konsulat India Apresiasi Kapolrestabes Medan atas Pengamanan Hari Republik India ke-76 di Medan

Konsulat India Apresiasi Kapolrestabes Medan atas Pengamanan Hari Republik India ke-76 di Medan

Komentar
Berita Terbaru