Minggu, 27 September 2026

Bupati Sergai Tegaskan, Warga Dolok Masihul Meninggal Belum Positif Virus Corona

Administrator
Rabu, 08 April 2020 07:13 WIB
Bupati Sergai Tegaskan, Warga Dolok Masihul Meninggal Belum Positif Virus Corona

SERDANG BEDAGAI , halomedan.co Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman selaku ketua gugus tugas penanganan covid 19 menegaskan, bahwa warga Kecamatan Dolok Masihul yang meninggal dunia di Rumah Sakit Sultan Sulaiman pada minggu (5/4/2020) kemaren belum bisa dinyatakan positif corona.

Sebab menurutnya, untuk menentukan seseorang itu terjangkit corona virus desease (covid 19) atau tidak, hal ini membutuhkan proses yang panjang, karena harus di uji lab terlebih dahulu di Kemenkes RI di Jakarta.

“Sebelumnya, pihak Dinkes juga sudah melakukan rapid test terhadap pasien, namun hasilnya negatif. Sehingga pasien yang meninggal dunia kemaren itu statusnya masih PDP (Pasien Dalam Pengawasan) covid 19,” ungkap Soekirman saat menggelar konferensi pers di posko penanganan covid 19 Kabupaten Sergai di Rumdis Bupati di Sei Rampah, senin (6/4/2020).

Bupati menjelaskan, bahwa hingga saat ini, Kabupaten Sergai belum ada yang terindikasi virus corona (masih negatif). Meski status ODP covid 19 ini sebanyak 618 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 11 orang, namun Sergai masih negatif orang yang terkena virus corona.

Terkait pasien PDP yang meninggal kemaren lanjut Bupati, merupakan pindahan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi. Pasien ini, baru 1 malam mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Sultan Sulaiman.

Namun, pada saat akan dirujuk ke Rumah Sakit Martha Priska Medan, pasien yang merupakan warga Kecamatan Dolok Masihul ini meninggal dunia diperjalanan.

“Pasien meninggal dunia diperjalanan menuju Rumah Sakit Martha Priska Medan. Dari pemeriksaan awal, pasien sebelumnya mempunyai riwayat penyakit sesak nafas, jantung dan ginjal,” jelas Bupati.

Sedangkan terkait proses pemakaman dan pengkemasan jenazah seperti korban virus corona, Bupati menjelaskan, bahwa itu sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) dari WHO. Bagi pasien yang diduga suspect corona harus dilakukan sesuai SOP untuk menghindari penyebarannya.

“Ini sudah sesuai SOP dan wajib kita laksanakan,” ucapnya.

Baca Juga:

Meski begitu, Bupati meminta masyarakat khususnya Kabupaten Sergai untuk tetap tenang dan waspada dengan selalu menjaga kesehatan dan kebersihan. Selain itu juga membatasi aktivitas ke luar kota yang suspect ataupun tempat keramaian.(Bdi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Temuan Ombudsman, Aktivis 98 Desak Presiden Prabowo Serius Tertibkan Kementerian Imipas

Temuan Ombudsman, Aktivis 98 Desak Presiden Prabowo Serius Tertibkan Kementerian Imipas

Hasyim SE Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Hasyim SE Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Bukan Sekadar Janji, Kadis SDABMBK Khairul Azmi Bergerak Benahi Drainase Medan, FPPSU Siap Kolaborasi

Bukan Sekadar Janji, Kadis SDABMBK Khairul Azmi Bergerak Benahi Drainase Medan, FPPSU Siap Kolaborasi

DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara Sampaikan Dukacita Mendalam

DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara Sampaikan Dukacita Mendalam

Ketum PB Pendawa dan Ketua LKBH Dukung Menteri Imipas, Soroti Polemik Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong

Ketum PB Pendawa dan Ketua LKBH Dukung Menteri Imipas, Soroti Polemik Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong

UNPAB Terima Kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk Penguatan Sinergi Pendidikan Tinggi

UNPAB Terima Kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk Penguatan Sinergi Pendidikan Tinggi

Komentar
Berita Terbaru