Kamis, 05 Februari 2026

Kawasan Wisata Tomok Masih Ditutup Untuk Umum

Administrator
Senin, 13 Juli 2020 08:33 WIB
Kawasan Wisata Tomok Masih Ditutup Untuk Umum

PARAPAT, Halomedan.co

Kawasan wisata Danau Toba sudah mulai ramai dikunjungi masyarakat terutama menuju penerapan new normal (tatanan kehidupan baru), bahkan seperti disampaikan Ketua Taruna Merah Putih Kota Medan Drs Wong Chun Sen Tarigan, M.PdB yang berkesempatan mengunjungi kawasan wisata Parapat sudah ramai pengunjung.

“Tempat kami menginap di Niagara Hotel full, kabarnya, beberapa hotel lainnya juga ramai pengunjung dari Medan, serta dari kota-kota lainnya di Sumatera Utara,” kata Wong Chun Sen.

Hanya saja, kata Wong yang juga Anggota DPRD Medan ini tak bisa menyeberang ke Tomok, Samosir. Karena, kawasan wisata di sana masih ditutup untuk wisatawan lokal maupun mancanegara.

Melansir pemberitaan di berbagai media, bahwa Dinas Pariwisata Samosir beberapa waktu lalu menutup seluruh objek wisata yang dikelola pemerintah daerahnya demi untuk mencegah semakin meluaskan wabah virus corona (Covid-19).

Dalam sebuah kesempatan, Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Samosir, Dumosch Pandingan, menyampaikan bahwa di pintu masuk obyek wisata dipasang spanduk yang bertuliskan: “Demi keselamatan kita bersama” lokasi ini ditutup untuk sementara”.

Penutupan lokasi kata Pandiangan untuk mengantisipasi kumpulan orang yang berwisata dan yang akan berkunjung ke Samosir, baik itu wisatawan luar maupun wisatawan lokal.

Adapun obyek wisata yang ditutup untuk umum beberapa waktu lalu, seperti Kawasan Menara Pandang Tele, Kawasan Hutan Pinus Tele, Aek Sipitu Dai, Batu Sawan, Batu Hobon, Jabu Parsaktian si Raja Batal, Kawasan Sigulatti-Pusat informasi Geopark, Aek Rangat (air panas), Pasir Putih Parbaba, Pantai Pasir Putih Siungkir, Kawasan Dermaga Jetty, Museum Hutan Bolon, Batu kursi Parsidangan Siallagan, Kawasan Tomok, Aek Natonang, Air terjun Naisogop, Air terjun Efrata dan Taman Putri Kopian, Pangururan.

Menyikapi masih tutupnya kawasan wisata di Tomok, menurut Wong Chun Sen itu adalah kebijakan dari pemerintah setempat yang wajib kita dukung dan hargai demi untuk memutus penyebaran Covid-19.

Baca Juga:

“Beberapa kawasan yang sudah dibuka untuk umum pun perlu menjalankan protokol kesehatan dengan ketat dan penting bagi warga yang hendak berkunjung ke salah satu kawasan wisata agar mempersiapkan diri dan melengkapi peralatan protokol kesehatan seperti masker, hand sanitizer atau sabun cuci tangan dan tetap menjaga jarak saat berada di objek wisata yang dituju,” katanya. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Kejati Sumut Diminta  Ambil Alih Pemeriksaan Dugaan Korupsi Perlengkapan Siswa Miskin Rp 16 Miliar di Dinas Pendidikan Medan

Kejati Sumut Diminta Ambil Alih Pemeriksaan Dugaan Korupsi Perlengkapan Siswa Miskin Rp 16 Miliar di Dinas Pendidikan Medan

Perumda Tirtanadi–BPKP Sumut Sinkronkan Status Aset KSO Lewat FGD

Perumda Tirtanadi–BPKP Sumut Sinkronkan Status Aset KSO Lewat FGD

Bela Mesjid Jadi Tersangka, LBH Medan: Desak Kapolrestabes Medan Hentikan Dugaan Kriminalisasi Terhadap Pembela Tanah Wakaf

Bela Mesjid Jadi Tersangka, LBH Medan: Desak Kapolrestabes Medan Hentikan Dugaan Kriminalisasi Terhadap Pembela Tanah Wakaf

Rektor UNPAB Silaturahmi dengan Komisaris Utama Bank Sumut

Rektor UNPAB Silaturahmi dengan Komisaris Utama Bank Sumut

Warga Aceh Tamiang Korban Bencana Disebut “TMK”: Pengamat Nilai Negara Kehilangan Nurani

Warga Aceh Tamiang Korban Bencana Disebut “TMK”: Pengamat Nilai Negara Kehilangan Nurani

Bobby Nasution Minta Dirut Baru Bawa Bank Sumut Lebih Progresif di Sektor Keuangan

Bobby Nasution Minta Dirut Baru Bawa Bank Sumut Lebih Progresif di Sektor Keuangan

Komentar
Berita Terbaru