Aksi Warga Sigapiton Minta Percepat Pembangunan Pariwisata di Danau Toba
Sigapiton–Masyarakat adat Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba melakukan aksi mendukung pembangunan berbagai fasilitas pariwisata di Kawasan Danau Toba, khususnya di Desa Sigapiton. Hal ini dilakukan warga karena adanya gerakan yang melakukan penolakan pembangunan kawasan tersebut yang mengatasnamakan warga Desa Sigapiton.
“Kami sudah jenuh dengan adanya persoalan penolakan permasalahan lahan dan penolakan pembangunan pariwisata dan seolah itu dari warga Desa Sigapiton. Ini tidak betul. Kami mendukung pembangunan pariwisata disini,” kata tokoh masyarakat Desa Sigapiton, Ojak Sirait, kepada wartawan, Senin (5/10).
Ojak yang didampingi tokoh masyarakat adat lainnya seperti, Mangasi Nadapdap dan Ricad Manurung, beserta ratusan warga Desa Sigapiton, menggelar aksi damai meminta agar persoalan penolakan pembangunan lahan di kawasan pariwisata Danau Toba dihentikan. Mereka juga menyatakan persoalan lahan yang selama ini dikuasai warga telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh pihak Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT).
“Kami prihatin dan ini sangat mengganggu kita warga Sigapiton. Kami ingin segera kawasan ini berkembang dan pariwisata menjadi tujuan disini,:” kata Mangasi Nadapdap.
Sebelumnya, sejak satu pekan ini, sekelompok warga yang mengatasnamakan warga Desa Sigapiton melakukan penolakan terhadap pembangunan berbagai fasilitas pariwisata disana. Mereka memasang spanduk yang berisi penolakan terhadap rencana BPODT membangun kawasan tersebut. Aksi inilah yang kemudian memicu keprihatinan mayoritas masyarakat adat Desa Sigapiton melakukan gerakan ini.