Jumat, 06 Februari 2026

Bupati Madina: Provokator Jangan Mencederai Perdamaian antara Korban, Keluarga Korban dengan PT SMGP

Administrator
Selasa, 16 Februari 2021 07:41 WIB
Bupati Madina: Provokator Jangan Mencederai Perdamaian antara Korban, Keluarga Korban dengan PT SMGP

PANYABUNGAN I Halomedan.co
Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution meminta pihak-pihak yang tidak terkait dengan tragedi paparan gas dari sumur PT SGMP pada 25 Januari 2021 lalu, tidak menjadi provokator dan merusak kekondusifan Kabupaten Mandailing Natal. 

Apalagi, antara pihak PT. Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) dengan warga yang menjadi korban serta keluarga korban meninggal dunia, telah ada perdamaian, yang turut juga diketahui dan ditandatangani Forkopimda setempat. 

Sehingga Bupati mengharapkan agar pihak-pihak lain yang tidak berhubungan langsung dengan peristiwa tersebut tidak mencederai atau menjadi provokator. 

Pasalnya, perkembangan terkini di tengah-tengah masyarakat di sekitar Desa Sibanggor Julu, Sibanggor Jae dan Sibanggor Tonga Kecamatan Puncak Sorik Marapi, muncul gejala yang akan dapat mencederai kekondusifan dan merusak perdamaian tersebut. 

Diketahui, pada Senin (15/2/2021) kemarin, sekitar 21 orang masyarakat memaksa untuk diperiksa/Rontgen dan diopname di RSU Daerah Panyabungan. Padahal hampir dapat dipastikan dampak H2S di lokasi proyek PT SMGP di Desa Sibanggor Julu tidak ada lagi. Hal itu sesuai Berita Acara Verifikasi 2 Februari 2021 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan didampingi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mandailing Natal.

Apalagi, sejak musibah terjadi pada 25 Januari 2021 lalu, para petugas baik dari Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kodam I/BB maupun Satuan Brimob yang di BKO kan telah melaksanakan tugas selama berhari-hari dan tidak ada menerima keluhan apapun dari warga sekitar. 

Setelah ditelusuri ternyata, masyarakat yang meminta diperiksa kesehatan atau dirontgen serta diopname di RSUD Panyabungan kemarin, tidak ada dalam daftar atau tidak pernah melapor sebagai masyarakat yang terpapar Gas H2S. 

Berkaitan dengan isu-isu tersebut, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, berharap partisipasi aktif Forkopimda plus untuk memberikan pencerahan dan sekaligus pencegahan agar isu-isu yang tidak jelas kebenarannya tidak menjadi meluas serta dapat diluruskan secara bersama-sama. 

“Pemerintah dan masyarakat butuh listrik, pada sisi lain perusahaan butuh kekondusifan untuk dapat beroperasi kembali. Masyarakat juga butuh perusahaan untuk mendapatkan lapangan kerja. Selama ini masyarakat juga sebagai pensuplai berbagai macam barang/kebutuhan yang diperlukan oleh perusahaan. Apalagi pada 12 April mendatang kita sudah masuk bila Ramadhan dan bulan Mei sudah Idul Fitri. Ini perlu menjadi pertimbangan kita semua sehingga kebutuhan masyarakat tidak terabaikan,” ungkap Bupati merinci berbagai pertimbangan situasi, Selasa (16/2/2021).(red)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga Meninggal, Ketua Pewarta Melayat dan Berikan Bantuan

Warga Meninggal, Ketua Pewarta Melayat dan Berikan Bantuan

Bakopam Bersama Polda Sumut Sukses Gelar Desiminasi Pemilu Damai 2024 di Kota Sibolga

Bakopam Bersama Polda Sumut Sukses Gelar Desiminasi Pemilu Damai 2024 di Kota Sibolga

Kapolsek Tegaskan tidak Ada Judi Tembak Ikan di Wilkum Polsek Delitua

Kapolsek Tegaskan tidak Ada Judi Tembak Ikan di Wilkum Polsek Delitua

Polda Sumut Atensi Kasus Pelemparan Bom Molotov Ke Rumah Wartawan di Pancur Batu

Polda Sumut Atensi Kasus Pelemparan Bom Molotov Ke Rumah Wartawan di Pancur Batu

GKN di Pemukiman Padat Penduduk, Satresnarkoba Polrestabes Medan Tangkap Pengedar Narkoba

GKN di Pemukiman Padat Penduduk, Satresnarkoba Polrestabes Medan Tangkap Pengedar Narkoba

Polres Madina Bakar Ganja Hasil Operasi Oktober- Desember 2023

Polres Madina Bakar Ganja Hasil Operasi Oktober- Desember 2023

Komentar
Berita Terbaru