Wow.. Wajib Setor Rp 5juta Perorang Ikuti Bimtek Kab Madina
Medan, Halomedan.co
Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kabupaten Madina yang diadakan pada gelombang pertama tanggal 24-27 Mei 2021 di Hotel Grand Antares Medan, menuai tanda tanya.
Pasalnya Peserta dari aparat desa harus merogok kocek Rp 5juta per orang kalau mengikuti bimtek. Tak tangung-tangung pada gelombang kedua ini dilaksanakan mulai tanggal 27-30 Mei 2021 di Hotel Le Polonia Medan. Padahal, menurut peserta dari Dana Desa sebagian belum keluar. Aneh
Amatan wartawan, Bimtek ini seperti dipaksakan dan terkesan hanya sebatas ajang untuk meraup keuntungan bagi pihak-pihak tertentu. Pasalnya, dalam kegiatan tersebut tampak dari kurangnya antusias para peserta yang tidak serius dalam mengikuti bimtek tersebut.
“Sebenarnya kami bosan dengan bimtek ini karena hampir tiap tahun diadakan dan cuma menghabiskan anggaran saja. Dan kami mengikutinya pun sebatas formalitas saja biar urusan tidak dipersulit” kata salah satu peserta bimtek dari Desa Huta Bangun, Kecamatan Panyabungan Timur.
Saat acara di hotel Le Polonia, awalnya wartawan sempat dilarang masuk ke dalam ruangan oleh petugas security, karena ada perintah dari panitia. Terjadi sedikit perdebatan, akhirnya wartawan bisa masuk dalam ruangan acara.
Tapi pihak panitia pelaksana yaitu ICON Training Center Guntur engan ditemui wartawan. Bahkan saat dihubungi melalui seluler pun langsung diblokir oleh pihak panitia yang mengaku bernama Guntur.
Mengenai hal ini, Haris Nasution dari Lembaga Pemantau Aset dan Keuangan Negara (LPAKN) meminta pihak Panitia agar transparan dan tidak melakukan hal-hal yang mencurigakan.
“Karena ini menyangkut dana masyarakat yang mestinya tepat sasaran, “pungkasnya. (Fahrul)
Baca Juga: