Cafe Bantaran Sungai Ular Meresahkan, Pemkab Deliserdang Tutup Mata
DELISERDANG I Halomedan.co
Sebanyak puluhan cafe remang-remang yang berada dibantaran sungai ular yang menyediakan miras dan wanita penghibur di perbatasan Deliserdang-Sergai, dinilai sudah sangat meresahkan masyarakat, selain sudah didemo masyarakat, juga atas rekomendasi Pemkab Deliserdang kepada Camat Beringin untuk melakukan pembongkaran dan penutupan juga tidak dilakukan. hal itu sama artinya Pemkab Deliserdang tutup mata atas keberadaan cafe tersebut, tegas salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya kepada Wartawan, Kamis (7/10). menurutnya, Cafe dibantaran sungai ular itu sampai hari ini tetap beroperasi tanpa ada tindakan dari satpol PP dan Pemkab Deliserdang sehingga sangat kita sayangkan, ucapnya. kita berharap kepada kepada Pemkab deliserdang agar segera melakukan pembongkaran terhadap cafe-cafe tanpa izin tersebut sebelum masa depan generasi muda hancur akibat minuman keras dan lain sebagainya.
kita minta camat dan bupati jangan hanya diam lakukan segera penutupan dan pembongkaran sebelum masyarakat marah dan demo kembali.
Menurut info cafe-cafe di bantaran sungai ular itu adalah milik pengusaha cafe diantaranya Maya, Fipit, Manullang, Andika dan banyak lagi yang lainnya. tim