Jumat, 06 Februari 2026

Tak Paham Kelola Anggaran, H. A. Jabidi Ritonga : 600 Kades Masuk Penjara

Administrator
Selasa, 17 Mei 2022 01:58 WIB
Tak Paham Kelola Anggaran, H. A. Jabidi Ritonga : 600 Kades Masuk Penjara

Langkat I Halomedan.co

H. A. Jabidi Ritonga Putra kelahiran Desa Besilam Babussalam Kecamatan Padangtualang Langkat berharap, agar masyarakat khususnya pemuda untuk ikut serta dan mengawal proses dan tahapan Pilkades sampai pemilihan 19 Juni 2022 mendatang, waktunya memberikan pendidikan politik, kesadaran pembangunan serta perubahan ditingkat Desa masing masing, ini penting, karena Desa sekarang ini menjadi tujuan pembangunan secara Nasional, yang terpenting lagi, jaga kerukunan, kekompakan ditengah masyarakat, hindari perpecahan, mari bangun semangat kebersamaan dalam membangun Daerah

Mencermati sosok calon kepala Desa, saya melihat banyak fiqur anak muda, dengan setatus lulus akademik, punya semangat tinggi, peduli dengan pembangunan kampung halaman, ucapnya. Apalagi sekarang ini era perubahan sangat cepat, membutuhkan Sumber Daya Manusia yang kuat, sehat, energi, memiliki semangat.

Seperti di Desa Dogang Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat, ada sosok Hendrik Hasibuan, nomor 5, kata A. Jabidi Ritonga, mantan Staf Khusus Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tersebut.

Ada lagi nama Puputsah Putra, SH, Desa Pematang cengal Kecamatan Tanjungpura Langkat, nomor 2, ada nama Muhammad Syafri, SE nomor urut 4 di Desa Paya Perupuk Kecamatan Tanjungpura, ada Riza Ansyari, SPd,i Desa Teluk Bakung Tanjungpura Langkat, nomor 5.

Saya kira mereka anak anak muda yang punya visi besar, semangat yang ingin memajukan kampung halamannya, harus kita do’akan, dan dukung, sampaikan pada masyarakat, agar apa yang menjadi tujuan dapat tercapai.

Ingat, pemerintah secara nasional sangat serius untuk membangunan desa, jangan salah kasih amanah, jangan sampai anggaran Desa habis, kondisinya begitu begitu saja.

Lebih dari 600 kepala Desa di Indonesia sudah bersetatus terpidana dan penjara, tidak semua mereka karena korupsi dana Desa, melainkan karena mereka tidak faham mengelola, sehingga ini penting menjadi catatan kita, bahwa seorang kepala Desa harus memiliki pendidikan jelas, mampu melihat perubahan yang ada sekarang ini tutup lulusan Pondok Pesantren Ar Raudhatul Hasanah Medan tersebut.red

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga Meninggal, Ketua Pewarta Melayat dan Berikan Bantuan

Warga Meninggal, Ketua Pewarta Melayat dan Berikan Bantuan

Bakopam Bersama Polda Sumut Sukses Gelar Desiminasi Pemilu Damai 2024 di Kota Sibolga

Bakopam Bersama Polda Sumut Sukses Gelar Desiminasi Pemilu Damai 2024 di Kota Sibolga

Kapolsek Tegaskan tidak Ada Judi Tembak Ikan di Wilkum Polsek Delitua

Kapolsek Tegaskan tidak Ada Judi Tembak Ikan di Wilkum Polsek Delitua

Polda Sumut Atensi Kasus Pelemparan Bom Molotov Ke Rumah Wartawan di Pancur Batu

Polda Sumut Atensi Kasus Pelemparan Bom Molotov Ke Rumah Wartawan di Pancur Batu

GKN di Pemukiman Padat Penduduk, Satresnarkoba Polrestabes Medan Tangkap Pengedar Narkoba

GKN di Pemukiman Padat Penduduk, Satresnarkoba Polrestabes Medan Tangkap Pengedar Narkoba

Polres Madina Bakar Ganja Hasil Operasi Oktober- Desember 2023

Polres Madina Bakar Ganja Hasil Operasi Oktober- Desember 2023

Komentar
Berita Terbaru