Aneh!! Lelang 44 Aset Negara Mobil Dinas di Pemko Sibolga, Ada Kendaraan Onderdil Mobil Sudah Hilang
Medan, Halomedan.co
Lelang aset negara berupa kendaraan bermotor baik itu rida dua dan roda empat di lingkungan Pemerinta Kota Sibolga banyak keanehan ditemukan. Dalam surat lelang nomor 005/1135/BPKPAD tentang pelaksanaan lelang non eksekusi majib BMD melalui e-auction (ALI) open biding dilakukan memang ecara terbuka. Sedikirnya ada 44 mobil dinas milik Pemko Sibloga yang dilelang.

Dari data yang diterima Sumut24 Gorup, pelaksanaan lelang digelar 21 Juni 2022 di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan Aset Daerah Kota Sibolga, Jl S Parman NO 26 Kota Sibloga. Kemudian dari daftar yang ada diantar jenis kendaraan yang di lelang Toyota Kijang Inova V Luxury nopol BB 269 N thn 2013, nilai limit Rp85.107.00, -, uang jaminan Rp34.042.800, . Kemudian Mobil Purtuner nopol BB 232 N tahun 2011 nilai limit Rp 115.264.000, dengan jaminan Rp46.105.600 – dan beberapa jenais mobil seperti camry, avanza dan lainnya.
Dari data yang diterima, ada mobil avanza onderdil mobil seperti kilo meter tempat duduk, dan lain sudah ditukangi atau dicopoti sehingga perlengkap mobil tidak sepenuhnya ada. Menduga bahwa barang tersebut sepertinya telah dicopot oknum-oknum pejabat tertentu yang selama ini mendapat jatah gratis mobil dinas dilingkungan Pemko Sibolga.

Menanggap hal itu LIPSSU Ari meminta agar aset yang dilelang oleh Pemko Sibolga berupa kendaraan dinas tersebut harus utuh kondisinya dan bisa dipertangungjawab para pejabat yang mengunakan mobil dinas selama ini. Karena, kita ketahui yang mengunakan mobil dinas dari mulai Lurah, Kabag, Kadis, Asisten, Sekda maupun Walikota dan Wakl Walikota Sibolga sebelumnya ikut bertangung jaewab atas kendaraan negara itu.

“Kita minta agar pejabat yang selama ini mengunakan mobil dinas untuk mengembalikan secara utuh kendaraannya. Kecuali memang kondisi tersebut memang sudah hilang dan harus menunjukan surat hilang didalam onderdil mobil tersebut. Mendukung Walikota Sibolga saat ini untuk menindak tegas para pejabat yang mengkokang mobil-mobil tersebut, “katanya.
Sayang nya sampai berita ini diturunkan para pejabat lelang belum bisa dihubungi untuk memberikan keterangan. Begitupun LIPPSU akan mengadukan persoalan ini keaparat terkait, kata Ari. Rel
Baca Juga: