Operasi Pekat Satpol PP : Seorang Pria Pilih Langkah Seribu, Pasangan di Tinggal Telanjang
Padang Sidempuan, Halomedan.co
Seorang pria warga Sabungan yang bernama AS ( 21 ) pilih ambil langkah seribu dengan posisi hanya memakai celana pendek saat mengetahui adanya operasi pekat yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ) Kota Padang Sidempuan bersama dengan TNI, Polri di Bukit Simarsayang Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara, Selasa ( 27 /9 ) sekitar jam 17.45 wib.
Parahnya, AS ini meninggalkan pasangannya yang bernama YH ( 19 ) warga Sihitang yang diketahui berstatus mahasiswi ini dalam keadaan telanjang di salah satu kamar pondok yang diduga dijadikan tempat mesum.
Kejadian ini dibenarkan Kasatpol PP Kota Padang Sidempuan Zulkifli Lubis yang disampaikan Kabid PPUD Satpol PP Akhyar Ramadhan Siregar.
“Saat kita melakukan operasi pekat di Bukit Simarsayang, kita melihat di salah satu pondok parkir sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam dengan Nopol 6384 L, saat didekati, tiba – tiba seorang laki – laki terbirit – birit lari kearah hutan dengan hanya memakai celana pendek.
Curiga dengan gelagat pria tersebut, Personel Satpol PP yang didampingi TNI dan Polri ini langsung menuju kamar pondok asal pria tadi keluar, alhasil, Personel Satpol PP mendapati seorang wanita berada dikamar pondok tersebut dalam keadaan telanjang ( tanpa busana ).
Spontan salah satu anggota Satpol PP ini menyuruh wanita tersebut untuk memakai busana.
“Tolong, pakai baju, Ucap salah seorang anggota Satpol PP Kota Padang Sidempuan ini.”
Baca Juga:
Kepada wartawan, Kasatpol PP Kota Padang Sidempuan Zulkifli Lubis diwakili Kepala Bidang ( Kabid ) PPUD Satpol PP Akhyar Ramadhan Siregar mengatakan diwarung, Giat ini merupakan kegiatan rutin yang kita laksanakan dalam rangka meminimalisir tempat – tempat yang diduga dijadikan penyakit masyarakat di Kota Padang Sidempuan ini, Papar Akhyar Ramadhan Siregar.
Masih lanjut Akhyar, kita akan lanjutkan operasi pekat ini ketempat – tempat yang kita duga dijadikan sebagai tempat penyakit masyarakat, Jelas Akhyar Ramadhan Siregar saat mau meninggalkan Bukit Simarsayang. (Rahmat Nst)