Selasa, 12 Mei 2026

Pemuda Lira Sumut Minta Kadis JJ Tindak Kontraktor Nakal

Administrator
Sabtu, 17 November 2018 12:35 WIB
Pemuda Lira Sumut Minta Kadis JJ Tindak Kontraktor Nakal

MEDAN, Halomedan.co

Ketua Pemuda LIRA Sumatera Utara, Bachtiar atau yang akrab disapa dengan panggilan Ahok menyatakan bahwa, pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor sebagai pelaksana pekerjaan proyek, sudah tidak maksimal lagi.

Menurutnya, Hal  ini dikarenakan, dari harga penawaran para kontraktor tersebut berani menurunkan 18-20 persen dari harga penawaran.

“Nah, sekarang ASN di Pokja tidak bisa lagi  seperti yang dulu. Panitia tidak bisa main, dan tidak mungkin bisa bermain lagi, karena banyaknya pengawasan.Seperti saber pungli an kPK, mau gak mau itu  dilepas semua. Karena itu Kadis PU JJ harus tindak dan blacklist kontraktor nakal, ” tegas Ahok kepada SUMUT24 Group, Sabtu(17/11).

Sebagai pemuda yang konsen melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan, korupsi dan persolan yang lain, Ahok selanjutnya menyampaikan, bahwa sudah beberapa tahun ini, Dina’s  PU melepas sistem tender kepada Pokja. Jadi, Dinas PU sekarang ini hanya memperketat pengawasan saja, 

“Kalau kontraktor memang  tidak bisa maksimal bekerja sesuai dengan yang ditawarkan di LPSE tender, hanya bisa memutuskan kontraktor, tidak bisa melakukan tindakan tegas. Paling hanya di black list perusahaan tersebut,” terangnya.

Sekarang ini, lanjut Ahok, pimpinan Dinas PU Bina Marga telah membuat tim pengawasan yang langsung dibawah pengawasan Kepala Dinas, tim ini langsung turun kelapangan untuk melihat kinerja kontraktor di lapangan. Apabila menyalah, mereka akan langsung melakukan tindakan.

“Dan samapi dengan saat ini,  BPK sudah dua kali turun memeriksa, yah kita tengok saja nanti hasil yang dilakukan oleh BPK,” ungkapnya.

Disinggung seperti apa kinerja kontraktor melihat kondisi seperti ini, menurut Ahok, Hal itu tidak dapat diintervensi.

Baca Juga:

” Sekarang ini,  penawaran proses tender itu pihak dinas tidak bisa lagi mengintervensi, karena itu semua dipulangkan kepada Pokja. kemudian Pokjalah yang menilai perusahaan perusahaan mana yang bonafide dan profesional dalam pekerjaan,” terangnya.

Dikatakanya, saat ini anggara di Dina’s PU Bina Marga mencapai Rp 800 Miliar.

Sebagai Ketua LIRA yang turut serta melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah, seperti apa masukan yang ingin disampaikan terhadap kontraktor.

” Kontraktor harus profesional, jangan sembarangan melakukan penawaran tapi tidak bisa mengerjakanya, bisa berbahaya sendiri,” katanya

Makanya, lanjut Ahok, di tahun 2017  hingga 2018, banyak kontraktor yang tidak bisa melakukan pekerjaan yang maksimal. Karena penawaran yang mereka Lakukan terlalu rendah atau dibawah standard.

” Kontraktor harus berani mengambil resiko sehingga mutu pekerjaan itu bagus,” sebutnya

Selalu Ketua LIRA, seperti apa melihat kinerja Kadis PU Bina Marga saat ini, menanggapi Hal ini Ahok menuturkan, bahwa Kadis sudah sangat profesional dan tidak melakukan intervensi dalam pelaksanaan kegiatan.

“Tetapi dapat melakukan tekanan, agar mutu pekerjaan itu maksimal, kalau tidak putus kontraktor, sesuai dengan spesiikasi yang ada,” pungkasnya.(red).

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
4 Begal Terowongan Tembung Ditangkap

4 Begal Terowongan Tembung Ditangkap

77 Peserta Rehab Ikuti Upacara Khidmat, Ketua JMSI Sumut: Jauhi Bahaya Narkoba

77 Peserta Rehab Ikuti Upacara Khidmat, Ketua JMSI Sumut: Jauhi Bahaya Narkoba

Bank Sumut Raih Taxpayer Award dari DJP, Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan Pajak Digital bagi Masyarakat

Bank Sumut Raih Taxpayer Award dari DJP, Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan Pajak Digital bagi Masyarakat

Welcoming Inkubator Bisnis UNPAB Batch 1 Resmi Digelar, Cetak Mahasiswa Inovatif dan Siap Bangun Usaha

Welcoming Inkubator Bisnis UNPAB Batch 1 Resmi Digelar, Cetak Mahasiswa Inovatif dan Siap Bangun Usaha

Machika Luna Debut Lewat “Kupu Lucuku”, Anthem Cinta Pertama yang Siap Kuasai Playlist Gen Z

Machika Luna Debut Lewat “Kupu Lucuku”, Anthem Cinta Pertama yang Siap Kuasai Playlist Gen Z

Jebakan "Visa Turis" dan Ilusi Keamanan Digital: Belajar dari Ratusan WNA Pelaku Judol

Jebakan "Visa Turis" dan Ilusi Keamanan Digital: Belajar dari Ratusan WNA Pelaku Judol

Komentar
Berita Terbaru