Minggu, 27 September 2026

Penyeludupan Manusia ke LN Berhasil Digagalkan Poldasu

Administrator
Jumat, 12 Juli 2019 07:39 WIB
Penyeludupan Manusia ke LN Berhasil Digagalkan Poldasu

Medan-halomedan.co

Subdit IV/Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 25 orang Warga Negara Indonesia (WNI) dari Teluk Nibung Kota Tanjung Balai, Rabu (10/7).

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Sumut AKBP Donald Simanjuntak menyampaikan, sebanyak 25 orang yang terdiri dari 6 wanita dan 19 pria tersebut rencananya akan dikirim untuk dipekerjakan sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal di Malaysia.

“Mereka diberangkatkan juga tanpa dilengkapi dengan paspor,” ungkapnya didampingi Kasubdit IV/Renakta Kompol Reinhard Nainggolan kepada wartawan di Mapoldasu, Jumat (12/7).

Donald menjelaskan, dalam kasus penyelundupan manusia (people smuggling) ini, pihaknya berhasil menangkap seorang agen penyalurnya, bernama Amirullah Abdullah. Dalam kasus ini lanjutnya, Ditreskrimum Polda Sumut juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit kapal mesin 6 feston, dan uang tunai sebesar Rp 1,6 juta.

“Modusnya, pelaku mencari orang-orang untuk dijadikan tenaga kerja ke Malaysia, namun tidak resmi. Hal ini dilakukan melalui jalur tikus di Tanjung Balai untuk keuntungan pribadi atau kelompok,” jelasnya.

Donald menerangkan, dari para calon TKI Ilegal ini, pelaku meminta uang sebesar Rp 2.200.000 hingga Rp 2.350.000. Karenanya terhadap pelaku akan dijerat dengan Pasal 120 UU RI Nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian.

“Dari 25 korban ini, diantaranya sebanyak 9 orang (4 laki-laki dan 5 perempuan) merupakan asal Sumut, 2 orang laki-laki asal Sulawesi Barat, 4 orang (3 laki-laki dan 1 perempuan) asal Aceh, 1 orang laki-laki asal Riau, dan 9 orang laki-laki asal Jambi,” paparnya.

Sementara itu, Kasubdit IV/Renakta Kompol Reinhard Nainggolan menyebutkan, dalam kasus ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap 2 orang DPO lainnya. Keduanya yakni berinisial A yang berperan untuk mengumpulkan calon TKI dari masing-masing agen, serta S selaku pemilik.

Baca Juga:

“Keduanya masih kita kejar. Sedangkan terhadap tersangka Amirullah Abdullah sudah di tahan,” tandasnya.

Sementara itu, Amirullah mengaku jika dirinya memperoleh keuntungan sebesar Rp 400 ribu rupiah dari 1 orang yang berhasil diberangkatkan. Dimana para calon TKI ini setelah dikumpulkan di Malaysia, selanjutnya akan disebar ke sejumlah daerah untuk bekerja.

“Kalau peran saya hanya mencari saja. Dan saya disuruh A,” sebutnya.

Selain itu, Amirullah juga mengaku jika dirinya baru dua kali melakukan pengiriman calon TKI ke Malaysia ini. Sebelumnya, ia mengatakan dirinya hanya mengirim 2 orang saja yang disebutnya merupakan anaknya.

“Mereka ini sebetulnya sudah pernah bekerja di Malaysia. Jadi ini saya hanya menyalurkan saja,” pungkasnya. (Res)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Abdi dalem Kendal Tampi Ganjaran Pangkat

Abdi dalem Kendal Tampi Ganjaran Pangkat

Usai Electricity Connect 2026, MKI Sumut dan PLN Perkuat Sinergi Transisi Energi

Usai Electricity Connect 2026, MKI Sumut dan PLN Perkuat Sinergi Transisi Energi

Abdul Halim: PT Ayu Septa Perdana Konsisten Profesional, Tuduhan Harus Dibuktikan Secara Hukum

Abdul Halim: PT Ayu Septa Perdana Konsisten Profesional, Tuduhan Harus Dibuktikan Secara Hukum

Temuan Ombudsman, Aktivis 98 Desak Presiden Prabowo Serius Tertibkan Kementerian Imipas

Temuan Ombudsman, Aktivis 98 Desak Presiden Prabowo Serius Tertibkan Kementerian Imipas

Hasyim SE Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Hasyim SE Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Bukan Sekadar Janji, Kadis SDABMBK Khairul Azmi Bergerak Benahi Drainase Medan, FPPSU Siap Kolaborasi

Bukan Sekadar Janji, Kadis SDABMBK Khairul Azmi Bergerak Benahi Drainase Medan, FPPSU Siap Kolaborasi

Komentar
Berita Terbaru