Jumat, 14 Agustus 2026

Seorang Gadis Tewas Terapung di Waduk PT PMKS Indo Sepadan Jaya Labuhanbatu

Administrator
Selasa, 07 Juli 2020 09:14 WIB
Seorang Gadis Tewas Terapung di Waduk PT PMKS Indo Sepadan Jaya Labuhanbatu

LABUHANBATU, Halomedan.co

Seorang gadis bermain air di kolam waduk PT. PMKS Indo Sepadan Jaya Dusun Aek Nauli, Desa Kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu berujung tragis.

Diketahui, korban berinisial LS (20) warga Desa Perbaungan, Kecamatan Bilah Hulu tewas tenggelam kemudian di dalam waduk pada Kamis (2/7/2020) sekira pukul 15.30 wib sore.

Kejadian itu berawal pada hari kamis (2/7/2020) sekira pukul 15.30 LS (korban) bersama dua temannya MM (19) warga Dusun Aek Nauli, dan TB (19) warga Dusun Pondok Batu, Labuhanbatu pergi bermain-main di waduk air PT. PMKS Indo Sepadan Jaya.

Sesampainya di waduk kedua teman korban lebih dahulu masuk ke kolam tersebut untuk mandi, Selanjutnya kedua temannya mengajak korban untuk ikut bersama mandi di kolam waduk tersebut. Namun, korban menjawab “Aku dari sini sajalah” mengatakan dari balik sebatang pohon beringin sebut temannya menirukan ucapan korban.

Kemudian saat korban berdiri di pinggir waduk dengan menginjak akar pohon beringin tiba-tiba akar pohon beringin tersebut patah dan korban terjatuh kedalam waduk, Hingga akhirnya kedua orang teman korban MM dan TB langsung berusaha untuk menolong korban, akan tetapi korban pada saat itu tidak dapat ditolong oleh kedua temannya.

Akhirnya kedua orang teman korban memutuskan untuk naik keatas dan berteriak minta tolong hingga terdengar oleh Martua Pasaribu (49) seorang karyawan PT. PMKS Indo Sepadan Jaya, Kemudian Martua Pasaribu melihat korban sudah mengapung di tengah waduk, Martua pun langsung berusaha berenang ke tengah waduk untuk mengevakuasi korban.

Selanjutnya pada pukul 17.00 wib Personil Polsek Bilah Hilir yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bilah Hilir AKP H. A. Syafei Lubis langsung mengevakuasi korban dari TKP menuju ke Puskesmas Pangkatan untuk dilakukan Pemeriksaan di tubuh korban ternyata tidak ada didapati tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban ternyata tidak ada di temukan tanda-tanda kekerasan” Sebut Syafei.

Baca Juga:

Korban langsung di bawa kerumah duka untuk di semayamkan, keluarga korban juga tidak meminta untuk dilakukan Otopsi.”Keluarga korban juga tidak meminta untuk dilakukan Otopsi dan membuat surat pernyataan” timpal Syafei. (w28)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia: Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045

Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia: Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045

Jum’at Berkah Konco Ngopi: Dari Masjid Al Ma’sum Tebar Kepedulian, Konco Ngopi Jum’at Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersamaan

Jum’at Berkah Konco Ngopi: Dari Masjid Al Ma’sum Tebar Kepedulian, Konco Ngopi Jum’at Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersamaan

Makna Berbagi Berkah di Hari Jum’at

Makna Berbagi Berkah di Hari Jum’at

Dari Gerakan Ekonomi Syariah Menuju Kekuatan Ekonomi Nasional

Dari Gerakan Ekonomi Syariah Menuju Kekuatan Ekonomi Nasional

PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi di Samosir, Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor DPC Samosir

PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi di Samosir, Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor DPC Samosir

Komisi B DPRD Sumut Diduga Kecolongan, Ketua KTH Pantai Labu Firestey Disebut Eks Napi Kasus Curanmor

Komisi B DPRD Sumut Diduga Kecolongan, Ketua KTH Pantai Labu Firestey Disebut Eks Napi Kasus Curanmor

Komentar
Berita Terbaru