Jumat, 14 Agustus 2026

Pasar Tradisional Marelan Kumuh, Becek Seperti Kubangan Kerbau

Administrator
Selasa, 08 September 2020 09:09 WIB
Pasar Tradisional Marelan Kumuh, Becek Seperti Kubangan Kerbau

MARELAN | Halomedan.co

Pasar Tradisional Marelan jorok, kumuh dan seperti kubangan kerbau, hal itu terbukti dalam pantauan awak Media Sumut24 dilokasi. Senin (7/9), pagi sekitar pukul 08.00 Wib.

Kubangan ini yang berada di dalam pasar tradisional Marelan yang juga aset Pemko Medan yang di kelola PD Pasar Kota Medan, terkesan diabaikan.

Pedagang yang berada di pelataran halaman parkir pasar Marelan yang di dominasi oleh pedagang buah sangat menyesalkan tidak tanggapnya pengelola pasar dalam hal ini kepala pasar Marelan menyikapi kondisi tergenangnya dan seperti kolam di dalam pasar Marelan.

Walau belum resmi sebagai pedagang, karena tempat yang tidak cukup dan segudang permasalahan mulai dari belum keluarnya sebahagian besar surat berjualan pedagang dan yang lainnya menambah total permasalahan yang sangat kompleks di pasar Marelan.

Pedagang meski ada yang tidak resmi, (pedagang buah dan sayuran) namun mereka membayar restribusi harian yang di kutip oleh pengelola pasar, namun tidak sekalipun pengelola membenahi pasar, terlihat di dalam gambar yang di dokumentasikan hari ini.

“Kolam yang ada di pasar Marelan sekali tidak menjadi perhatian pengelola pasar (kepala pasar), ini artinya terjadi pembiaran pembiaran yang akhirnya merusak tatanan pasar sehingga menjadi kumuh dan kotor,” ujar Pedagang di Pasar Tradisional Marelan yang enggan menyebutkan namanya kepada awak Media.

Di mintakan kepada Direksi PD Pasar yang di tunjuk pelaksana tugas Walikota Medan, untuk segera mengevaluasi dan mencopot kepala pasar yang di anggap tak mampu bekerja dalam menciptakan pasar yang bersih dan nyaman.

“Ini aset pemerintah kota medan yang berasal dari uang rakyat, bila tak mampu dan tidak mempunyai kemampuan dalam mengelola pasar, maka jalan satu satunya ya mengundurkan diri,” cetus para pedagang.

Baca Juga:

DPRD Kota Medan, komisi 3 hendaknya melakukan pengawasan terkait kotor dan kumuhnya aset yang di kelola PD Pasar Kota Medan.

“Karena saat ini pedagang di pasar marelan sangat marah dengan kondisi yang ada, tidak ada perbaikan untuk menuju pasar yang lebih baik, bersih dan nyaman, baik untuk pedagang maupun konsumen,” tegasnya.

Terpisah. Kepala Cabang Pasar Marelan Mahyudin ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppny terkait hal tersebut membenarkan lokasi pasar Marelan rusak dan berlubang serta mengakui adanya pengutipan kepada pedagang.

“Memang benar jalan nya rusak, tapi tadi baru saja ditimbun, dan saya akui memamg ada pengutipan itu untuk uang kebersihan,” terangnya singkat.(Dra)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Tempo 24 Jam,Tim Jatanras Polda Sumut Ringkus Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online Pelaku Terpaksa Ditembak Mencoba Melawan Petugas

Tempo 24 Jam,Tim Jatanras Polda Sumut Ringkus Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online Pelaku Terpaksa Ditembak Mencoba Melawan Petugas

Wujudkan Pembelajaran Berkualitas, UNPAB Perbarui RPS dan Bahan Ajar Semester Ganjil 2026/2027

Wujudkan Pembelajaran Berkualitas, UNPAB Perbarui RPS dan Bahan Ajar Semester Ganjil 2026/2027

Ijeck Apresiasi Arah Pembangunan Prabowo, Dorong Program Nasional Berkesinambungan

Ijeck Apresiasi Arah Pembangunan Prabowo, Dorong Program Nasional Berkesinambungan

Ketum PNPI: Negara Harus Tegas terhadap Warga yang Terindikasi Jadi Agen Asing

Ketum PNPI: Negara Harus Tegas terhadap Warga yang Terindikasi Jadi Agen Asing

Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia: Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045

Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia: Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045

Jum’at Berkah Konco Ngopi: Dari Masjid Al Ma’sum Tebar Kepedulian, Konco Ngopi Jum’at Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersamaan

Jum’at Berkah Konco Ngopi: Dari Masjid Al Ma’sum Tebar Kepedulian, Konco Ngopi Jum’at Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersamaan

Komentar
Berita Terbaru