Rabu, 17 Juni 2026

Ditanya Kesejahteraan Warga Medan Utara, Akhyar-Salman Salahkan Pusat

Administrator
Sabtu, 07 November 2020 10:05 WIB
Ditanya Kesejahteraan Warga Medan Utara, Akhyar-Salman Salahkan Pusat

MEDAN – Halomedan.co

Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Medan nomor urut 1, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi terus menyalahkan pemerintah pusat terkait kesejahteraan yang belum nampak di kawasan Medan Utara.

Hal itu terlihat dalam debat paslon Pilkada Medan 2020, saat menjawab pertanyaan dari Calon Wakil Walikota Medan Nomor Urut 2, H. Aulia Rachman terkait kesejahteraan masyarakat, khususnya di Medan Utara.

“Saat ini kita ketahui kalau di Medan Utara kesejahteraan belum terlihat. Ini disinyalir karena kurangnya perhatian Pemerintah Kota Medan,” ujar Aulia yang notabene penduduk Medan Utara.

Aulia Rachman sendiri menegaskan pihaknya akan melakukan pendataan ulang di kawasan Medan Utara. Tujuannya untuk mengetahui detail potensi sumber daya manusia (SDM) yang ada. “Kita akan lakukan pendataan ulang dan mengembangkan UMKM di kawasan tersebut. Medan Utara itu gerbang perekonomian, tapi masyarakatnya secara umum tidak sejahtera,” tukasnya.

Menyikapi hal ini, Akhyar Nasution sempat menjawab kalau penurunan tingkat kesejahteraan juga terjadi di tingkat nasional. Selain itu, Akhyar menegaskan akan memaksimalkan sistem penangkapan ikan dan akan membuat rumah ikan.

Sementara itu, Salman Alfarisi terus menekankan kalau UU Omnibus Law yang baru disahkan menjadi salah satu penyebab menurunnya tingkat kesejahteraan masyarakat.

“Kita ketahui kalau UU Omnibuslaw ini jelas akan sangat merugikan masyarakat, khususnya kaum buruh dan akan sulit meningkatkan kesejaheraan masyarakat,” tegasnya seperti yang kerap disuarakan Partai Keadilan Sejahtera yang merupakan partai pendukung Akhyar-Salman.

Diberi kesempatan menyanggah, Bobby Nasution mengatakan fakta bahwa industri-industri di Medan Utara yang belum menggunakan warga setempat sebagai pekerja, harus segera diubah. Masyarakat Medan Utara, menurutnya, harus mendapatkan manfaat dari keberadaan industri-industri skala lokal maupun nasional yang ada di daerahnya.

Baca Juga:

“Caranya, kita harus kembangkan pelatihan-pelatihan kerja dengan standar Badan Sertifikasi Profesi. Sehingga, masyarakat Medan Utara punya kualifikasi untuk diterima sebagai pekerja,” timpal Aulia Rachman.

Lebih jauh, sambung jebolan pesantren ini, pihaknya juga akan mengembangkan SDM warga Medan Utara agar tumbuh mandiri mengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Pelatihan-pelatihan kewirausahaan juga akan menjadi fokus Pasangan Bobby-Aulia.

“Syukur-syukur ke depan mereka akan menjadi pengusaha besar dan sukses,” pungkasnya. (Rel)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Laut Bukan Tong Sampah Republik: Catatan dari Likupang

Laut Bukan Tong Sampah Republik: Catatan dari Likupang

Ronni Paslani Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Siapkan Pleidoi

Ronni Paslani Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Siapkan Pleidoi

Gembong Narkoba Diringkus Satres Narkoba Polrestabes Medan, 10.447 Butir Ekstasi, 828 Vape Narkoba, dan Uang Rp 246 Juta Disita

Gembong Narkoba Diringkus Satres Narkoba Polrestabes Medan, 10.447 Butir Ekstasi, 828 Vape Narkoba, dan Uang Rp 246 Juta Disita

Marlis Pohan Usulkan "Tiang Utilitas Bersama" Atasi Kabel Semrawut di Medan

Marlis Pohan Usulkan "Tiang Utilitas Bersama" Atasi Kabel Semrawut di Medan

Dipimpin Rahudman Harahap, Muktamar VIII IPHI di Bali Kembali Percayakan Erman Suparno Nahkodai Organisasi

Dipimpin Rahudman Harahap, Muktamar VIII IPHI di Bali Kembali Percayakan Erman Suparno Nahkodai Organisasi

Bakopam Sumut Ajak Umat Jadikan Tahun Baru Hijriah Momentum Perbaikan Diri

Bakopam Sumut Ajak Umat Jadikan Tahun Baru Hijriah Momentum Perbaikan Diri

Komentar
Berita Terbaru