Kamis, 18 Juni 2026

Wakil Wali Kota Medan Tinjau Ruangan yang akan dijadikan IGD di Ex Hotel Soechi

Administrator
Minggu, 18 Juli 2021 12:46 WIB
Wakil Wali Kota Medan Tinjau Ruangan yang akan dijadikan IGD di Ex Hotel Soechi

Medan, Halomedan.co
Jelang dioperasikannya Ex Hotel Soechi Medan di Jalan Cirebon sebagai tempat alternatif untuk isolasi pasien Covid-19, Pemko Medan terus melakukan persiapan dan pembenahan baik Gedung maupun ruangan. Salah satunya ruangan restoran yang akan difungsikan sebagai ruangan IGD atau tempat penanganan awal pasien Covid-19 untuk dilakukan observasi sehingga akan diketahui tingkat kerawanan penyakit yang diderita pasien.

Guna memaksimalkan persiapan tersebut, Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Wakil Wali Kota Aulia Rahman meninjau ex Hotel Soechi, Minggu (18/7). Peninjauan ini dilakukan Wakil Wali Kota Medan bersama Pihak Perwakilan dari Kementerian PUPR, Danis Hidayat Sumadilaga dan Perwakilan Kementerian Kesehatan, Abdul kadir dan Heru Prasetyo.

Saat tiba di hotel Soechi, Wakil Wali Kota didampingi Sekda  Wiriya Alrahman dan Kepala Bappeda Benny Iskandar bersama Pihak Kementerian PUPR dan Kementerian Kesehatan langsung menuju lantai bawah gedung ruangan restoran. Dalam peninjauan tersebut Kementerian PUPR siap mendukung Pemko Medan dalam menjadikan ex Hotel Soechi sebagai tempat isolasi dengan melakukan kajian secara detail agar ruangan ini dapat difungsikan sebagai tempat IGD. Sedangkan Kementerian Kesehatan akan menyediakan tempat tidur untuk ruangan IGD tersebut.

Dijelaskan Wakil Wali Kota kepada pihak kementerian PUPR dan Kementerian Kesehatan, bahwa dalam pengoperasian gedung ini dibutuhkan beberapa pembenahan untuk sarana dan prasarana. Salah satunya efektifitas lift, dimana saat ini lift yang ada hanya mampu membawa pasien Covid-19 dalam kondisi tingkat kerawanan rendah. Artinya, usai melewati observasi dan penanganan awal, pasien dengan tingkat kerawanan rendah dan sedang dapat dibawa menggunakan kursi roda untuk selanjutnya menuju kamar agar dapat isolasi dan .mendapatkan perawatan medis lebih lanjut

“Pembentukan fungsi IGD di ex Hotel Soechi lebih kepada penerapan 3T (testing, tracing dan treatment), terutama treatment (perawatannya). Oleh karenanya, Pak Wali Kota dan saya berharap, dengan kolaborasi yang terbangun antara Pemko Medan beserta pemerintah pusat melalui kementerian terkait dapat segera mempercepat progress penyelesaian,” Kata Wakil Wali Kota Medan.

Dijelaskan Aulia Rahman, bangunan Ex Hotel Soechi yang merupakan aset Pemko Medan dengan ketinggian 12 lantai serta kapasitas sebanyak 247 kamar ini menjadi tempat alternatif yang telah kita tetapkan guna mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien Covid-19 di Kota Medan. Artinya upaya ini sebagai bentuk antisipasi kita jika terjadi lonjakan. Maka dari itu, perlu dipersiapkan tempat sebagai ruang isolasi dan perawatannya. “Mudah-mudahan pembenahan ini dapat segera selesai sehingga gedung ini nantinya akan siap menajdi tempat alternatif untuk pasien Covid-19 jika terjadi lonjakan,” Ujar Wakil Wali Kota.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Terima Pendataan BPS, Rico Waas Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Terima Pendataan BPS, Rico Waas Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Tiba di Asrama Haji, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Sambut Hangat Kepulangan Jemaah Haji Kloter 14 Asal Kota Medan

Tiba di Asrama Haji, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Sambut Hangat Kepulangan Jemaah Haji Kloter 14 Asal Kota Medan

Puluhan Massa Geruduk Kejatisu Minta Periksa HD dan  AD Atas Dugaan Korupsi di PUTR Simalungun

Puluhan Massa Geruduk Kejatisu Minta Periksa HD dan AD Atas Dugaan Korupsi di PUTR Simalungun

Waket Komisi XIII Nilai Komnas HAM Keliru Sebut Program MBG Langgar HAM

Waket Komisi XIII Nilai Komnas HAM Keliru Sebut Program MBG Langgar HAM

Polemik Imum Chiek Abu Indrapuri Kian Membesar, Ketidakhadiran Bupati dalam Klarifikasi Ombudsman Jadi Sorotan

Polemik Imum Chiek Abu Indrapuri Kian Membesar, Ketidakhadiran Bupati dalam Klarifikasi Ombudsman Jadi Sorotan

Wiriya Serahkan Penentuan Pengganti kepada Wali Kota, Bantah Ada Nama Titipan

Wiriya Serahkan Penentuan Pengganti kepada Wali Kota, Bantah Ada Nama Titipan

Komentar
Berita Terbaru