Kamis, 18 Juni 2026

PD Pasar Medan Merugi Rp 1,4 milyar, Aidil Syofyan Didakwa Dugaan Korupsi

Administrator
Senin, 13 September 2021 11:22 WIB
PD Pasar Medan Merugi Rp 1,4 milyar, Aidil Syofyan Didakwa Dugaan Korupsi

Medan, Halomedan.co
Aidil Syofyan SE (45), Kepala subbagian  Kas / Pajak Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan didakwa dalam perkara dugaan korupsi Uang kontribusi Biaya Sewa Pasar Induk Lau Cih, Medan Tuntungan.

Dakwaan disampaikan JPU Dessy Belinda dalam sidang secara virtual di ruang Cakra-4 Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Senin (13/9/2021).

Persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan dipimpin hakim ketua Sulhanuddin Nasution yang dihadiri penasehat hukum terdakwa Iwaluddin Simatupang dan Asril Hariyanto Siregar .

Menurut JPU, terdakwa secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp. 1.483.000.000,-

Peristiwanya, dalam kurun waktu 2015 sampai dengan tahun 2017  yang bertempat di Pasar Induk Lau Cih Tuntungan pada PD. Pasar Kota Medan.

Disebutkan, Pasar Induk Kau Cih
Tuntungan memiliki tempat bedagang 1.213 unit. Besaran sewa tempat berdagang yang harus dibayar penyewa pertahunnya, Grosir Rp. 7.000.000, Grosir Sub I Rp. 9.000.000, Grosir Sub II Rp. 9.000.000, Wisata Buah Rp. 5.000.000, Ruko Rp. 20 juta dan Kantin Rp. 20 juta.

Kemudian uang yang telah dikutip dari pedagang disetor kepada terdakwa. Sedangkan kewajiban terdakwa menyetor uang ke kas PD Pasar Tuntungan sebagai pemasukan.

Tahun Anggara 2015 dan 2016, terdakwa telah menerima setoran uang konstribusi sewa pasar sebesar Rp. 9.348.000.000,00. Ternyata yang disetor kerekening PD Pasar Kota Medan hanyalah sebesar Rp. 7.865.000.000,00, sehingga ada sisa yang belum disetor sebesar Rp. 1.483.000.000,00

Hasil audit oleh Inspektorat Kota Medan terhadap PD Pasar Medan. Berdasarkan metode perhitungan kerugian keuangan Negara nilai kerugian keuangan Negara/Daerah sebesar Rp. 1.483.000.000,00

Baca Juga:

Perbuatan terdakwa diancam Pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 yang diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (zul)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia

Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia

Transformasi Mutu Layanan: Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional

Transformasi Mutu Layanan: Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional

DPC Pendawa Deli Serdang Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Pancur Batu

DPC Pendawa Deli Serdang Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Pancur Batu

Program TSM Pertama di MA Sumut, TPI Targetkan Jadi Madrasah Aliyah Unggulan Entrepreneur

Program TSM Pertama di MA Sumut, TPI Targetkan Jadi Madrasah Aliyah Unggulan Entrepreneur

Asta Cita Hijau: Membangun Indonesia Emas Tanpa Merusak Bumi

Asta Cita Hijau: Membangun Indonesia Emas Tanpa Merusak Bumi

Terima Pendataan BPS, Rico Waas Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Terima Pendataan BPS, Rico Waas Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Komentar
Berita Terbaru