Rabu, 12 Agustus 2026

Gubernur Edy Rahmayadi Gelar Rapat dengan DPRD Padanglawas, Bahas Kondisi Daerah Setelah Bupati TSO Alami Sakit

Administrator
Selasa, 19 April 2022 15:05 WIB
Gubernur Edy Rahmayadi Gelar Rapat dengan DPRD Padanglawas, Bahas Kondisi Daerah Setelah Bupati TSO Alami Sakit

MEDAN , Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menerima kunjungan jajaran DPRD Padanglawas (Palas) di Aula Tengku Riza Nurdin, kediaman dinasnya, Jalan Jend Sudirman, 41 Medan, Selasa (19/4) sore. Kedatangan tersebut guna menyampaikan perihal tata kelola pemerintahan di daerah.

Menerima para wakil rakyat dari Palas, Gubernur pun menggelar rapat untuk mendengarkan masukan dan aspirasi dalam hal tata kelola pemerintahan di kabupaten itu. Yang paling utama yakni kondisi kesehatan Bupati Palas Ali Sutan Harahap bergelar Tengku Sutan Oloan (TSO) yang hampir setahun jatuh sakit, belum ada keterangan dapat kembali bertugas sebagai kepala daerah.

Dalam keterangannya, Ketua DPRD Palas Amran Pikal Siregar bersama seluruh anggota dewan lainnya menyebutkan bahwa kondisi kabupaten mereka saat ini membutuhkan uluran tangan pemerintah di atasnya, terutama infrastruktur jalan, serta rasa prihatin melihat kondisi Bupati TSO yang berdampak pada keberlangsungan pemerintahan daerah yang sekarang dipimpin Plt Bupati Ahmad Zarnawi Pasaribu.“Kami berharap ada langkah yang bisa diambil, karena sudah hampir setahun Pak, Padanglawas dipimpin Plt Bupati,” ujarnya.

Menjawab itu, Gubernur pun mengaku memahami bagaimana kondisi kesehatan yang dialami oleh TSO sejak awal hingga kini. Menurutnya, sakit bukanlah satu pilihan bagi manusia. Karena itu, tidak mungkin ada yang menginginkan sakit berkepanjangan.

“Saya tidak akan tutup mata dengan kondisi ini (kondisi Palas dipimpin Plt Bupati). Makanya dari awal, saya angkat itu Plt Bupati, karena yang bersangkutan sakit. Karena kan tidak mungkin kosong,” lanjut Gubernur.

Namun Gubernur meminta agar laporan mengenai kesehatan TSO bisa disampaikan, berikut analisisnya. Apakah yang bersangakutan masih memungkinkan untuk pulih dan menjalankan tugas sebagai kepala daerah atau tidak. Sebab tanpa itu, dikhawatirkan keputusan bisa dipolitisasi.

“Walaupun ini sudah berpolitik (yang bersangkutan), saya tidak mau nanti dipolitisasi. Jadi harus dipastikan bahwa memang beliau itu sakit dan tidak bisa memimpin pemerintahan. Bohong lah kalau alasannya gara-gara (TSO) sakit, pemerintahan tidak jalan,” ungkapnya.

Untuk itu lanjut Gubernur, dirinya meminta waktu selama sepekan kedepan guna mencari solusi bagi kepemimpinan Kabupaten Padanglawas ke depan yang akan berakhir periodenya 2024 mendatang.

Sebagaimana diketahui TSO jatuh sakit sejak Mei 2021 dan berdasarkan laporan per 20 Oktober 2021, dirinya mengalami Post Stroke Iskemia dan membutuhkan fokus pengobatan secara medis. w03

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Ketika Pers Tunduk pada Algoritma

Ketika Pers Tunduk pada Algoritma

BERTEMU DENGAN WAGUBSUMBAR,JMSI SUMBAR SEGERA DILANTIK

BERTEMU DENGAN WAGUBSUMBAR,JMSI SUMBAR SEGERA DILANTIK

KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO*

KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO*

GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama

GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama

Rico Waas dan Zakiyuddin: 17 Bulan Memimpin, Publik Menanti Bukti Bukan Sekadar Janji

Rico Waas dan Zakiyuddin: 17 Bulan Memimpin, Publik Menanti Bukti Bukan Sekadar Janji

APRC 2026 di Simalungun Berakhir, Bupati Anton: Buka Ruang Event Nasional dan Internasional

APRC 2026 di Simalungun Berakhir, Bupati Anton: Buka Ruang Event Nasional dan Internasional

Komentar
Berita Terbaru