Selasa, 11 Agustus 2026

Penetapan Tersangka Pembuatan Sumur Bor Dipertanyakan

Administrator
Jumat, 17 Juni 2022 10:05 WIB
Penetapan Tersangka Pembuatan Sumur Bor Dipertanyakan

BATUBARA l Halomedan.co
Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu Bara melalui press releasenya menetapkan A  sebagai tersangka pembuatan sumur bor di Desa Sumber Padi Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara, Sumatra Utara Kamis (16/6/22).
Pengelola pemandian air panas Citra, Citra Muliadi Bangun menyatakan kekecewaannya.
“Kita apresiasi kinerja Kejari Batu Bara yang membongkar kasus korupsi. Namun dalam hal pembuatan sumur bor, dirinya mengaku kecewa dengan penetapan tersangka,”ujar Citra kepada wartawan, Jum’at (17/6/22).
Menurut Citra, terlihat beberapa kejanggalan dalam kasus yang menimpa A. Untuk menghitung kerugian negara hanya dapat dilakukan 4 institusi yakni BPK, BPKP, Inspektorat dan akuntan publik.
“Dalam hal pembuatan sumur bor kita kecewa dengan penetapan tersangka. Karena itu, didorong hati nurani akan kita siapkan pengacara untuk mendampingi A dipersidangan. Ini demi mencari kebenaran dan keadilan,”ungkap Citra.
Masih menurut Citra, pihak kejaksaan melakukan penghitungan kerugian negara melalui perhitungan tenaga ahli yang dipesan Kejari Batubara secara sepihak. Kasus ini juga dinilai Citra karena baru muncul setelah 5 tahun.
Bahkan Kadis Perikanan Kabupaten Batubara saat itu yang merangkap sebagai PA (Pengguna Anggaran) sekaligus PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Pengerjaan pembuatan sumur bor, 5 tahun lalu sudah pensiun dan meninggal.
“Seharusnya ini sudah SP3 dan kasus ditutup karena PA sekaligus PPK telah meninggal. Ini kok malah rekanan dijadikan tumbal,”cetus Citra.
Citra, mudah-mudahan dari sini kedepan Kejari Batubara dapat  melakukan pengungkapan kasus korupsi yang lebih besar.
Dihari yang sama, Kajari Batubara Amru E Siregar SH MH didampingi Kasi Pidsus Jakson Pandiangan SH saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengakui nilai kerugian negara diketahui berdasarkan perhitungan tim ahli dari salah satu institusi.
Hasil penilaian tersebut selanjutnya diserahkan ke Inspektorat Batubara.
“Kalau untuk melakukan perhitungan terkait kerugian negara kitapun berhak,”ucap Kajari.
Saat ditanya tim ahli dari salah satu institusi yang melakukan penghitungan, Amru E Siregar terkesan berkila.
“Untuk siapa tim ahli akan terungkap di persidangan,”jawab Amru.(Jo)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Rico Waas dan Zakiyuddin: 17 Bulan Memimpin, Publik Menanti Bukti Bukan Sekadar Janji

Rico Waas dan Zakiyuddin: 17 Bulan Memimpin, Publik Menanti Bukti Bukan Sekadar Janji

APRC 2026 di Simalungun Berakhir, Bupati Anton: Buka Ruang Event Nasional dan Internasional

APRC 2026 di Simalungun Berakhir, Bupati Anton: Buka Ruang Event Nasional dan Internasional

Rico Waas Lantik Erfin Fachrur Razi Jadi Pj Sekda Medan, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Rico Waas Lantik Erfin Fachrur Razi Jadi Pj Sekda Medan, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

BAKOPAM SUMUT YAKIN BUNDA YIN MAMPU MEMBAWA WALUBI SUMUT LEBIH BAIK

BAKOPAM SUMUT YAKIN BUNDA YIN MAMPU MEMBAWA WALUBI SUMUT LEBIH BAIK

*KETUM GARDA MUDA PRABOWO / GARUDA 08 SYAMSUL RIZAL : MENGAWAL PRESIDEN PRABOWO SAMA HALNYA MENGAWAL UUD 1945*

*KETUM GARDA MUDA PRABOWO / GARUDA 08 SYAMSUL RIZAL : MENGAWAL PRESIDEN PRABOWO SAMA HALNYA MENGAWAL UUD 1945*

Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto Saksikan Penandatanganan MOU Antara UT dan KSPSI

Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto Saksikan Penandatanganan MOU Antara UT dan KSPSI

Komentar
Berita Terbaru