Selasa, 11 Agustus 2026

Caldera Toba World Music Festival 2018, Promosikan Danau Toba Para Dunia

Administrator
Selasa, 16 Oktober 2018 08:02 WIB
Caldera Toba World Music Festival 2018,  Promosikan Danau Toba Para Dunia

MEDAN|SUMUT24.co

Sebagai sebuah langkah inisiatif untuk memperkenalkan dan mempromosikan destinasi wisata Danau Toba secara komprehensif kepada masyarakat di Sumatra Utara, Indonesia dan dunia, digelar Caldera Toba World Music Festival (TCWMF) 2018.

Kegiatan festival ini, sejalan dengan beberapa momentum penting di seputar wilayah Danau Toba pada tahun 2018. Diantaranya, kunjungan asesor dari UNESCO ke Danau Toba dalam rangka pengajuan Geopark Kaldera Toba menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark (UGG); pertemuan para Geologist dunia di Samosir pada bulan lalu yang mendeklarasikan bahwa “Kadera Toba menjadi pusat studi kaldera dunia;” kemudian berlangsungnya pertemuan tingkat dunia “An Annual Meetings of International Monetary-World Bank Group” di Bali Indonesia; dan terbukanya jaringan transportasi penerbangan dari beberapa kota di Asia Tenggara ke bandara Sisingamangaraja di Silangit TAPUT. 

“Kegiatan festival ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan kawasan destinasi kaldera Toba dengan tourism branding  yang baru lewat pertunjukan musik bergenre “World Music,” dengan mengambil tema “Celebrating the Earth: Merayakan Bumi,”terang Director of Festival, Irwansyah Harahap.

Narasi besar terbentuknya kawasan Danau Toba secara geologis-historis, terjadi dalam tiga kurun waktu.Dimana, letusan gunung Toba yang pertama atau tertua (oldest Toba tuff) terjadi lebih kurang 840 ribu tahun lalu trlah membentuk kaldera Porsea, sesudah itu diikuti letusan kedua (middle Toba tuff) lebih kurang 501 ribu tahun lalu membentuk kaldera Haranggaol, dan diakhiri dengan letusan termuda (youngest Toba tuff) lebih kurang 74 ribu tahun membentuk kaldera raksasa Sibadung atau Sibandang. 

Dengan kata lain, Danau Toba adalah sebuah kaldera gunung api yang terbentuk akibat suatu letusan super dahsyat (super volcano), dan menjadikan situs danau kaldera ini memiliki nilai warisan dunia (geoheritage).  

“Ini lah yang menjadi spirit sekaligus alasan dan landasan kenapa kita membawa gagasan festival ini,” papar Irwansyah.

Sementara itu,Co Director Festival  Rithaony Hutajulu menyampaikan,  bahwa festival ini akan menghadirkan empat kelompok musisi dari wilayah Indonesia.

 Kelompok musisi tersebut adalah, Suarasama Irwansyah Harahap; Ayu Laksmi  dari Svara Semesta, Trio UDW (Ubiet, Dian and Windy), dan Mataniari. Keempat kelompok musisi  ini telah memiliki reputasi pentas baik di dalam maupun di luar negeri.

Baca Juga:

 “Kita baru saja memulainya, mudah-mudahan ke depan dapat berlanjut agar para musisi ‘world music’ dari dalam dan luar negeri juga bisa meramaikan festival ini,” kata Rithaony Hutajulu.

Hajatan festival ini dilaksanakan oleh lembaga Rumah Musik Suarasama, dan sepenuhnya didukung oleh lembaga Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) dan Kementrian Pariwisata RI, kemudian  diorganisir oleh CV. Citra Sopo Utama Balige, Toba Samosir. 

Dikesempatan yang sama, Direktur Pemasaran BPOPDT Basar Simanjuntak  menyampaikan, dengan aranya festival ini, pihaknya ingin mempromosikan Danau Toba.

“Dengan festival ini, kami ingin mempromosikan sekaligus mengundang para pendatang baik dari dalam dan luar negeri, khususnya kawasan di Asia Tenggara untuk datang ke Danau Toba. Kita juga berharap para delegasi IMF dan WB yang saat ini sedang mengadakan pertemuan di Bali akan datang berkunjung ke wilayah ini.” katanya.

Toba Caldera World Music Festival 2018,akan betlangsung Kamis (18/10) di  TB Silalahi Center Balige Tobasa.

Agenda kegiatan sehari ini akan diisi dengan berbagai eksebisi kepariwisataan, workshop musik dengan melibatkan para siswa dan musisi tempatan, dan konser musik.  (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Rico Waas dan Zakiyuddin: 17 Bulan Memimpin, Publik Menanti Bukti Bukan Sekadar Janji

Rico Waas dan Zakiyuddin: 17 Bulan Memimpin, Publik Menanti Bukti Bukan Sekadar Janji

APRC 2026 di Simalungun Berakhir, Bupati Anton: Buka Ruang Event Nasional dan Internasional

APRC 2026 di Simalungun Berakhir, Bupati Anton: Buka Ruang Event Nasional dan Internasional

Rico Waas Lantik Erfin Fachrur Razi Jadi Pj Sekda Medan, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Rico Waas Lantik Erfin Fachrur Razi Jadi Pj Sekda Medan, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

BAKOPAM SUMUT YAKIN BUNDA YIN MAMPU MEMBAWA WALUBI SUMUT LEBIH BAIK

BAKOPAM SUMUT YAKIN BUNDA YIN MAMPU MEMBAWA WALUBI SUMUT LEBIH BAIK

*KETUM GARDA MUDA PRABOWO / GARUDA 08 SYAMSUL RIZAL : MENGAWAL PRESIDEN PRABOWO SAMA HALNYA MENGAWAL UUD 1945*

*KETUM GARDA MUDA PRABOWO / GARUDA 08 SYAMSUL RIZAL : MENGAWAL PRESIDEN PRABOWO SAMA HALNYA MENGAWAL UUD 1945*

Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto Saksikan Penandatanganan MOU Antara UT dan KSPSI

Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto Saksikan Penandatanganan MOU Antara UT dan KSPSI

Komentar
Berita Terbaru