Rabu, 12 Agustus 2026

Peringatan HAM, Mahasiswa Tuntut Janji Jokowi- JK

Administrator
Selasa, 11 Desember 2018 12:21 WIB
Peringatan HAM, Mahasiswa Tuntut Janji Jokowi- JK

MEDAN-halomesan.co
Ketika Presiden Jokowi mencalonkan diri sebagai calon Presiden Republik Indonesia pada 2014 lalu, beliau katakan akan segera menyelesaikan kasus-kasus HAM dan kedepan akan menjunjung tinggi HAM, namun fakta saat ini berbeda, seakan negara kehilangan power tak berdaya menghadapi kebenaran, ketidakadilan dan persoalan itu hilang begitu saja dengan meinggalkan luka yang sangat mendalam.

Demikian yang diteriakkan Ketua Bidang Hukum dan HAM Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara Maulana Ibrahim saat menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran jalan Gatot Subroto, Medan, Sumatera Utara (11/12/18).

“Hari ini Badko HMI Sumut kembali unjuk rasa menuntut agar pemerintah segera menyelesaikan persoalan-persoalan HAM yang sudah merajalela dinegeri ini”,teriak Maulana saat memulai orasinya.

Ia menilai bahwa pemerintahan Jokowi-Jk telah gagal dalam merealisasikan janji-janji politiknya saat berkampanye untuk maju menjadi Presiden Republik Indonesia pada 2014 lalu.

“Sampai saat ini pemerintahan Jokowi-Jk tidak mampu menyelesaikan persolan-persoalan HAM di negeri kita ini, karena kita tahu sampai sekarang permasalahan Hak Asasi Manusia di Indonesia seperti tidak ada habisnya, masih segar diingatan kita bagaimana sejarah telah menceritakan pelanggaran Hak Asasi Manusia sebut saja peristiwa di tahun 1998, peristiwa semanggi, kematian Munir yang sampai sekarang belum selesai,” sambung Mahasiswa Hukum ini.

Lebih lanjut maulana mengatakan, misteri kematian Marsinah aktivis buruh yang diculik. Bahkan seorang Novel Baswedan matanya di siram air keras tanpa diketahui siapa pelaku dan yang terbaru Baiq Nuril, ada OPM menyandera warga bahkan sampai terjadinya pembunuhan.

Bukan cuma itu, Maulana juga menyampaikan kebebasan sebagai hak dasar juga hilang. Kritik dianggap anti NKRI, berbeda pendapat dan pilihan bukan menjadi hal yang biasa lagi. Demokrasi seolah imflasi dan klimaksnya baru-baru ini jatuh korban kehilangan nyawa hanya karena berbeda pendapat di media sosial.

“Atas dasar hal-hal diatas kita menagih semua janji-janji kampanye pemerintahan Jokowi-Jk saat maju sebagai calon Presiden dan calon Wakil Presiden, mereka berjanji akan menyelesaikan semua kasus-kasus pelanggaran HAM baik kasus yang lama maupun kasus yang saat ini terjadi, “tutup Maulana.(res/ ril)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
BERTEMU DENGAN WAGUBSUMBAR,JMSI SUMBAR SEGERA DILANTIK

BERTEMU DENGAN WAGUBSUMBAR,JMSI SUMBAR SEGERA DILANTIK

KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO*

KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO*

GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama

GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama

Rico Waas dan Zakiyuddin: 17 Bulan Memimpin, Publik Menanti Bukti Bukan Sekadar Janji

Rico Waas dan Zakiyuddin: 17 Bulan Memimpin, Publik Menanti Bukti Bukan Sekadar Janji

APRC 2026 di Simalungun Berakhir, Bupati Anton: Buka Ruang Event Nasional dan Internasional

APRC 2026 di Simalungun Berakhir, Bupati Anton: Buka Ruang Event Nasional dan Internasional

Rico Waas Lantik Erfin Fachrur Razi Jadi Pj Sekda Medan, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Rico Waas Lantik Erfin Fachrur Razi Jadi Pj Sekda Medan, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Komentar
Berita Terbaru